Kisah Pasangan Bintang VFTS 352 di Penghujung Kehidupan

Ada sepasang bintang ganda yang sedang menuju akhir hidupnya. Atau kita katakan saja kalau keduanya sedang menunggu ajal menjemput. Meskipun akhir hidupnya hampir tiba, kedua bintang tak mau kehilangan momen indah di antara keduanya. Setidaknya begitulah dalam imajinasi mereka yang mengenal sistem bintang VFTS 352 tersebut.

Lokasi VFTS 352 di Awan Magellan Besar. Kredit: ESo
Lokasi VFTS 352 di Awan Magellan Besar. Kredit: ESo

Sistem VFTS 352 merupakan sistem bintang ganda yang sangat masif dan panas. Kedua bintang tersebut ditemukan sedang berpelukan dan berciuman berbagi materinya, sembari menanti akhir dari perjalanan hidup mereka. Bahkan apakah mereka akan bergabung menjadi sebuah bintang raksasa ataukah berakhir sebagai sepasang lubang hitam ganda masih belum diketahui. Yang pasti akan ada malapetaka dasyat di penghujung hidup keduanya.

Saat melakukan pengamatan 900 bintang di area Doradus di Awan Magellan Besar, Very Large Telescope (VLT) milik ESO berhasil menemukan sistem bintang ganda VFTS 352.  Pasangan bintang yang muda dan panas ini menarik perhatian para pengamat karena keduanya berada sangat dekat satu sama lainnya. Bahkan tampak seperti pasangan yang sedang berpelukan dan berciuman. Keduanya berada pada jarak 160000 tahun cahaya dari Bumi di Nebula Tarantula, palung kelahiran bintang paling aktif.

Jauh tapi keduanya menceritakan kisah hidup yang tak kalah menarik untuk diketahui.

Pasangan Bintang Ganda VFTS 352
VFTS 352 terdiri dari dua bintang muda yang sangat panas, terang dan juga masif. Kedua komponen bintang merupakan bintang kelas O yang panas dengan massa antara 15 sampai 80 massa Matahari. Bahkan kecerlangannya bisa jutaan kali lebih terang dari Matahari. Jangan ditanya temperatur permukaannya! Sangat panas!

Temperatur permukaan kedua bintang di sistem VFTS 352 diketahui lebih dari 40000ºC dan gabungan massa kedua bintang mencapai 57 massa Matahari! Keduanya juga bukan bintang ganda yang berjauhan melainkan berada sangat dekat satu sama lainnya dan pusat kedua bintang hanya terpisah 12 juta km.

Bintang ganda masif yang akan mengakhiri hidupnya dalam ledakan dasyat. Kredit: ESO/L. Calçada
Bintang ganda masif yang akan mengakhiri hidupnya dalam ledakan dasyat. Kredit: ESO/L. Calçada

Untuk dua bintang ini, jarak 12 juta km sangatlah dekat. Ingat ini jarak antara pusat kedua bintang bukan jarak antar bintang. Artinya kedua bintang ini berada terlalu dekat satu sama lainnya dan tidak ada jarak antar keduanya. Atau lebih sederhana, kedua bintang ini permukaannya saling tumpang tindih dan akibatnya terbentuklah jembatan di antara keduanya. Bintang ganda seperti ini digolongkan sebagai bintang ganda kontak berlebihan (overcontact binary). Meskipun tergolong ekstrim, bintang ganda seperti ini berperan penting dalam evolusi galaksi.  Mereka merupakan penghasil elemen seperti oksigen di alam semesta.

Dengan jarak yang sedemikian dekat, interaksi keduanya juga jadi menarik. Dalam interaksi bintang ganda dekat, transfer materi merupakan hal yang lumrah terjadi. Untuk bintang ganda jenis bintang vampir, bintang yang lebih kecil akan menghisap materi dari permukaan bintang pasangannya yang lebih besar.

Pada sistem VFTS 352, kedua bintang memiliki ukuran yang hampir sama. Akibatnya tidak terjadi transfer materi seperti yang kita kenal, yakni dari satu bintang ke bintang lain. Yang terjadi adalah, kedua bintang ini justru saling berbagi materi di antara keduanya. Diperkirakan masing-masing komponen bintang berbagi 30% materinya kepada bintang pasangannya. Dengan demikian ada kemungkinan terjadi percampuran materi di interior bintang.

Menanti Akhir Kehidupan..
Sistem bintang ganda seperti VFTS 352 tidak hanya eksotik tapi juga sangat langka. Bintang-bintang kelas O biasanya membakar hidrogennya dengan sangat cepat dan memiliki kala hidup yang lebih pendek.  Akibatnya tidak mudah untuk bisa menangkap basah aksi bintang-bintang seperti kedua bintang di sistem VFTS 352.

Pertanyaannya, bagaimana kedua bintang akan mengakhiri hidupnya? Jarak yang dekat di antara kedua bintang memberi pengaruh yang besar untuk menentukan akhir hidup keduanya. Diperkirakan sistem bintang ganda VFTS 352 akan menghadapi akhir kehidupan yang sangat eksotik dan berbahaya.

Diperkirakan bintang ganda VFTS 352 akan memiliki dua kemungkinan nasib yang berbeda di penghujung kehidupannya.

Yang pertama, kisah mesra mereka akan berakhir dengan bergabungnya kedua bintang tersebut menjadi satu bintang magnetik mahabesar yang berotasi sangat cepat. Setelah bergabung dan menjadi bintang mahabesar, jika bintang baru ini masih terus berotasi sangat cepat, maka bintang baru ini akan mengakhii hidupnya dalam ledakan dasyat sinar gamma yang berdurasi panjang.

Nasib lainnya yang akan dihadapi, jika kedua bintang berinteraksi dengan baik, keduanya akan tetap kompak dan tidak akan terjadi penggabungan. Keduanya akan menjalani jejak evolusi baru yang berbeda dari prediksi evolusi bintang klasik. Untuk kasus VFTS 352, kedua bintang akan mengakhiri hidup dalam ledakan supernova dan keduanya akan berakhir sebagai sepasang lubang hitam yang memiliki gravitasi yang sangat besar dan kuat!

[divider_line]

Versi anak-anak dari artikel ini bisa dibaca di rubrik space scoop.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...