Air Ditemukan di Lima Planet Asing

Di Bumi ini kehidupan bisa ditemukan di hampir semua tempat: dari kutub hingga khatulistiwa, dari dasar laut hingga puncak gunung, dan dari lembah tandus hingga tepi kawah gunung berapi. Lebih dari 3,7 milyar tahun kehidupan di Bumi telah menyesuaikan diri dengan segala macam keadaan lingkungan yang ada pada masa itu. Apa istimewanya Bumi sehingga planet ini cocok sebagai tempat tumbuh kembangnya kehidupan? Ada banyak hal, tapi di urutan pertama adalah air.

Ilustrasi salah satu dari lima planet asing yang dideteksi mengandung air di atmosfernya oleh teleskop Hubble. Kredit: NASA Goddard space Flight Center.
Ilustrasi salah satu dari lima planet asing yang dideteksi mengandung air di atmosfernya oleh teleskop Hubble. Kredit: NASA Goddard space Flight Center.

Kita belum menemukan makhluk hidup di Bumi ini yang tidak membutuhkan air untuk hidup. Sebagai contoh, hampir 60% tubuh manusia tersusun dari air dan kita tidak bisa bertahan hidup jika tanpa air selama beberapa hari. Untungnya Bumi berada di jarak yang pas dari Matahari supaya air ada dalam wujud cair. Kalau Bumi berada terlalu dekat dengan Matahari, lautan akan menguap habis; sedangkan kalau terlalu jauh, lautan akan membeku.

Nah, adakah air di planet lain? Dengan menggunakan teleskop ruang angkasa Hubble milik NASA, para ilmuwan baru-baru ini menemukan air di atmosfer lima planet asing! (Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti planet, seperti udara yang kita hirup dan melingkupi Bumi.)

Artinya planet-planet itu seperti Bumi tempat tinggal kita? Sayangnya tidak. Semua planet tadi disebut “Jupiter panas”. Massanya ratusan kali lipat lebih besar daripada massa Bumi, berada sangat dekat dengan bintang yang dikelilinginya dan dilingkupi dengan pusaran gas yang sangaaaaaaaaaaaaaat panas. Penemuan ini membuka pintu untuk penelitian mendalam mengenai seberapa banyak air di atmosfer planet yang berada sangat jauh dari Tata Surya kita, terutama planet-planet yang mirip dengan Bumi.

Fakta Menarik : Atmosfer Bumi tidak cuma berisi oksigen. Sebagian besar penyusun atmosfer malahan gas nitrogen. Atmosfer Bumi juga mengandung air. Kalau temperatur di tempat kalian pas, kalian bisa melihat air berkumpul di udara berupa kabut atau bahkan jatuh sebagai hujan.

Sumber: Universe Awareness Space Scoop

Ditulis oleh

Ratna Satyaningsih

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.