Berbagi Visi Jagat Raya!

Langit malam nan luas dihiasi milyaran benda-benda eksotis sekaligus aneh! Saking banyaknya, untuk menjelajah keajaiban kosmik tidak bisa hanya dilakukan oleh stau orang saja. Karena itu para astronom bekerja sama. Tidak hanya itu. Dibutuhkan juga banyak orang pintar dan teleskop hebat untuk melihat obyek-obyek jauh di alam semesta.

KOlase lingkungan padat galaksi dimana AGN banyak ditemukan, Kredit: NAOJ
KOlase lingkungan padat galaksi dimana AGN banyak ditemukan, Kredit: NAOJ

Artinyaaaa, negara-negara di dunia harus memiliki visi bersama dan juga bekerjasama dalam keuangan untuk bisa mendanai pengembangan teknologi mutakhir unutk melihat alam semesta sekaligus juga sama-sama berbagi waktu unutk menggunakan teknologi tersebut. Dengan cara ini,  bersama-sama, mereka bisa mewujudkan proyek besar seperti survei langit yang membutuhkan ratusan jam pengamatan di seluruh langit malam. Setelah hasil pengamatan dikumpulkan, tim yang bekerja akan berbagi penemuannya lewat dunia maya.

Berkat jasa Virtual Observatory, sejumlah besar informasi survey astronomi yang sudah terkumpul tidak terbuang sia-sia. Astronom maupun masyarakat dari seluruh dunia dapat mengakses data tersebut lewat internet! Satu tim diantarnya mempelajari kondisi lingkungan dimana sebuah lubang hitam bisa ditemukan di pusat galaksi.

Para astronom ini menggunakan Virtual Observatory untuk mengakses data di 10000  pusat (yang kita sebut nuklei atau inti) galaksi aktif, atau “Nuklei Galaksi Aktif” (AGN).

Dari data tersebut, para astronom menemukan kalau lubang hitam yang lebih gendut dan besar, cenderung ditemukan di daerah padat galaksi. Galaksi-galaksi yang berada saling berdekatan memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk saling bertabrakan. Tabrakan antar galaksi inilah yang menjadi pemicu tumbuhnya lubang hitam. Jadi ketika dua galaksi bertabrakan, lubang hitam yang sudah ada di pusat masing-masing galaksi akan bergabung membentuk lubang hitam yang lebih besar.

Fakta menarik : Kamu pun bisa ikut bergabung melakukan penelitian! Proyek seperti Galaxy Zoo juga mengijinkan anak-anak menjelajah obyek-obyek yang tak terhitung banyaknya di langit malam, tanpa perlu ada akses ke teleskop profesional. Cobalah salah satu proyek menarik ini! Siapa tahu kamu bisa menemukan sesuatu yang baru dan spektakuler di alam semesta!

Sumber: Cross Post Space Scoop Universe Awareness

Ditulis oleh

Avatar

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...