fbpx
langitselatan
Beranda » Singa di Taman Kosmik

Singa di Taman Kosmik

Foto menakjubkan yang ditampilkan di bawah ini diambil menggunakan teleskop bernama VST (VLT Survey Telescope).  Pada foto itu, ada 3 galaksi yang dikenal sebagai Leo Triplet.  Teleskop besar normalnya hanya mempelajari salah satu dari galaksi-galaksi tersebut pada satu waktu. Tapi, dengan VST ketiga anggota galaksi dalam grup tersebut hanya dalam 1 foto.

Tiga galaksi terang di rasi Leo sang singa. Kredit : ESO/INAF-VST/OmegaCAM. Acknowledgement: OmegaCen/Astro-WISE/Kapteyn Institute

Kelompok tiga galaksi itu disebut Leo Triplet karena di malam hari, mereka bisa ditemukan di kumpulan bintang-bintang yang membentuk rasi Leo. Konstelasi atau rasi bintang adalah gambaran yang dibuat dari reka imajinasi manusia yang berbentuk benda, manusia, atau hewan dengan menarik garis imajinasi untuk menghubungkan titik-titik bintang di langit malam.  Leo, kata ini berasal dari bahasa latin yang artinya “Singa”, artinya rasi bintang ini tampak seperti singa.  Tapi kalau kita melihat sendiri, garis yang ditarik antara bintang-bintang itu tidak akan benar-benar tampak seperti singa. Butuh lebih banyak imajinasi untuk memperlihatkan bentuk si raja hutan tersebut.

Mungkin pembaca sudah terbiasa dengan nama rasi bintang seperti Leo, Virgo, Pisces, Capricorn, Gemini, Aquarius, Taurus, Aries, Sagittarius, Cancer, Libra dan Scorpio dari horoskop majalah. Nah, rasi-rasi bintang tersebut disebut konstelasi zodiak.

Di majalah ada yang namanya horoskop yang menggunakan zodiak untuk meramal masa depan orang lain. Ini disebut astrologi. Tapi para astronom tentu tau kalau itu semua tidak benar. Konstelasi zodiak tidak pernah punya kaitan apalagi pengaruh dengan hidup manusia.

Memang masih banyak orang yang mencampuradukkan astronomi dan astrologi, tapi keduanya sebenarnya sangat berbeda. Astronomi adalah sains sedangkan astrologi bukan!

Fakta menarik : Meskipun sebenarnya ada 13 rasi bintang dalam zodiak, astrologer tidak menghiraukan keberadaan rasi bintang bernama Ophiuchus dan menyatakan kalau zodiak hanya terdiri dari 12 rasi bintang!

Sumber : Space Scoop Universe Awareness

Baca juga:  Planet Laik Huni Yang Bukan Planet
Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis Komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini