Galaksi Remaja yang Rakus Reviewed by Momizat on . Selama beberapa waktu astronom sudah tahu kalau galaksi-galaksi itu ukurannya jauh lebih kecil ketika Alam Semesta masih muda. Di sepanjang masa Alam Semesta, g Selama beberapa waktu astronom sudah tahu kalau galaksi-galaksi itu ukurannya jauh lebih kecil ketika Alam Semesta masih muda. Di sepanjang masa Alam Semesta, g Rating:

Galaksi Remaja yang Rakus



Selama beberapa waktu astronom sudah tahu kalau galaksi-galaksi itu ukurannya jauh lebih kecil ketika Alam Semesta masih muda. Di sepanjang masa Alam Semesta, galaksi-galaksi terus bertambah berat, tapi pola makan dan juga apa yang mereka makan masih misteri.

Galaksi-galaksi jauh yang diamati dirasi Cetus yang saat remaja melahap galaksi lebih kecil. Kredit : ESO/CFHT

Saat ini, ada tim astronom yang memata-matai galaksi saat mereka sedang makan malam. Caranya, galaksi-galaksi ini dilihat dengan menggunakan teropong bernama Very Large Telescope. Hasilnya adalah foto di atas yang menunjukkan beberapa galaksi ( tanda silang merah) yang sedang diamati para astronom.

Very Large Telescope adalah sebuah teleskop yang hebat yang bisa melihat ke masa lalu, masa ketika galaksi-galaksi itu masih remaja. Melihat kembali ke masa lalu, terdengar seperti cerita fiksi sains bukan? Padahal sebetulnya idenya sangat sederhana: Cahaya dari galaksi yang sangat jauh membutuhkan waktu miliaran tahun untuk bisa tiba di Bumi. Karena itu, apa yang dilihat para pengamat adalah galaksi-galaksi itu ketika berumur miliaran tahun lalu ! (Untuk informasi lebih lanjut, klik disini.)

Dari hasil pengamatan, para astronom menemukan kalau galaksi ketika baru memasuki usia remaja sangat suka memakan gas. Tapi, galaksi di akhir masa remaja lebih suka makanan yang lebih besar dan mereka melahap galaksi yang lebih kecil.  Pada umumnya, galaksi-galaksi akan semakin rakus ketika usianya bertambah dan bahkan mereka berubah menjadi kanibal atau pemakan sesama!

Fakta Menarik: Galaksi yang diamati ini memiliki nafsu makan yang luar biasa besar seperti monster. Ia ditemukan di langit malam di Rasi bintang “Cetus” yang artinya “Monster Langit”!

Sumber : Universe Awareness Space Scoop




Profil Penulis

Astronom Komunikator / Project Manager

astronom komunikator dan pengelola langitselatan yang lahir dan dibesarkan di Ambon. Menggemari sistem keplanetan sebagai kajian utama saat kuliah di Astronomi ITB dan akhirnya sadar ia lebih menyukai dunia komunikasi astronomi lewat media baru di dunia maya. Punya sampingan sebagai Project Manager 365 Days of Astronomy yang memperkenalkan astronomi lewat podcast & Editor Pelaksana di Majalah Astronomi. Jalan-jalan, nongkrong dan makan merupakan kegemarannya selain bermain game dan menulis cerita abstrak plus aktif di Astronomer Without Border, Galileo Teacher Training Project, Universe Awareness dan Global Hands on Universe.

Tulisan di LS : 691

Tulis komentar dan diskusi...


3 Komentar di artikel ini

  • Erwin Permadi

    Bisa diartikan bahwa galaxy Bimasakti pun dulunya kecil dan sama – sama “memakan” galaxy lain, sehingga besar seperti skr ini… dan tdk tertutup kemungkinan Bumi yg kita tinggali saat ini pun bisa jadi dari galaksi lain yg di makan oleh galaxy bimasakti.

    Reply
  • mubarak

    admin, bisa di kasih search engine ga?
    biar gampang lagi nyari artikelnya

    Reply
    • ivie

      itu di sidebar plg atas mang bukan search engine? kalau itu bukan seacrh engine ya saya juga ga tau mau masang yg mana lagi biar jd search engine

      Reply

Log in | disclaimer | kontak kami | tanya LS © 2007 - langitselatan. All rights reserved

Scroll to top