The 2nd IOAA pun berakhir sudah
By ivie • Aug 29th, 2008 at 10:19 am • Category: News
Maskot Pameran the 2nd IOAA. Kredit : langitselatan
2nd IOAA memang telah berakhir dengan hasil yang cukup menggembirakan. Kedua tim dari Indonesia (Tim A dan B) berhasil membawa pulang 4 emas, 3 perak, 2 perunggu, dan 1 honorable mention. Dari Indonesia, emas diraih oleh Lorenz Van Gugelberg da Silva dan Ady Suwardi (Tim A), Ridlo Wahyudi Wibowo, dan Amar Kusuma (Tim B). Medali Perak diraih oleh Esther Brigitta (Tim A), Yudho Ahmad Diponegoro dan Marshiella (Tim B), medali perunggu diraih oleh Eky Valentian Febrianto (Tim A) dan Veena Salim (Tim B). Untuk honorable mention diberikan pada Mikha Benanta Purba dari Tim A.
The 2nd IOAA memperlombakan 3 kategori yakni, teori, analisis data dan observasi. Hasil dari ketiga perlombaan tersebut menunjukan kalau India berhasil membawa pulang penghargaan sebagai juara umum, absolute winner, dan best practical. Dalam kompetisi ini, Thailand berhasil meraih penghargaan sebagai the best observation, sedangkan Iran berhasil meraih yang terbaik dalam data analisis dan best theory. Untuk solusi kreatif berhasil diraih oleh Indonesia dan Iran.

Pengunjung stand langitselatan. Kredit : langitselatan

Bermain ular tangga raksasa. Kredit : langitselatan
Setelah acara penutupan, diadakan farewell party untuk peserta, leader, juri dan seluruh panitia. Acara ini bertujuan untuk mencairkan suasana dan mempertemukan kembali olympian dan leader masing-masing setelah dipisahkan selama lomba berlangsung. Farewell party ini sekaligus merupakan acara keakraban antar peserta, leader, panitia dan juri.

Olympian Korea menampilkan kemampuannya bernyanyi dan mendapat bunga dari para pengunjung. Kredit: langitselatan
Tak kalah menarik adalah peserta dari Singapura yang mempertunjukan kemampuannya bermain sulap dengan kartu. Dan Indonesia yang mempersembahkan tari saman dengan iringan lagu berbagai daerah. Jam 11 malam, acara farewell party berakhir dan satu persatu negara bersiap untuk kembali ke negaranya masing-masing. Kompetisi memang berakhir dan hasil akhir telah diumumkan namun prestise bukanlah yang utama, karena yang lebih penting adalah jalinan persahabatan yang telah terjalin yang tak akan pupus di lekang waktu.
Di dalam kegiatan seperti ini, jaringan persahabatan dan kerjasama yang terjalin akan sangat berarti untuk mengembangkan pendidikan dan riset astronomi di masa mendatang. Bagaimanapun, emas, perak, perunggu dan berbagai penghargaan hanyalah sesaat dan bersifat perorangan namun persahabatan dan jaringan kerja yang terjalin akan membawa dampak yang sangat besar untuk seluruh masyarakat.
Sampai bertemu dalam the 3rd IOAA di Iran tahun 2009.
ivie Astronom dan Sains komunikator yang aktif menulis di langitselatan dan netsains. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Terlibat dalam riset KK Tata Surya Astronomi ITB untuk tinjauan pembentukan sistem Tata Surya dan Extrasolar Planet.
Email this author | All posts by ivie






