Ya, Anda diperbolehkan menamai satelit. NASA mengundang Anda di seluruh penjuru dunia untuk menamai satelit barunya sebelum diluncurkan pertengahan tahun ini. Sebelumnya satelit ini dipanggil GLAST, kependekan dari Gamma-ray Large Area Space Telescope.

Ilustrasi wahana GLAST (credit: NASA and General Dynamics).
Alan Stern dari markas NASA di Washington DC mengatakan bahwa NASA sedang mencari-cari nama yang akan mencitrakan grengseng misi GLAST dan mensinyalir (observasi) sinar gamma dan energi tinggi. Nama yang diharapkan muncul adalah yang mudah diingat, gampang diucapkan, dan akan menjadikan satelit dan misi ini menjadi topik pembicaraan di meja makan dan diskusi di kelas.
Tujuan utama teleskop tersebut meliputi:
Nama baru yang diusulkan boleh berupa singkatan, namun itu tidak menjadi persyaratan. Teleskop juga boleh dinamai dengan nama ilmuwan terkenal dan belum pernah dipakai untuk nama misi-misi NASA sebelumnya. Seluruh saran nama akan dipertimbangkan. Anda pun boleh mengusulkan lebih dari satu nama. Berminat? Ajukan usulan Anda ke http://glast.sonoma.edu/glastname. Jangan lewat dari 31 Mei 2008 ya!
Sumber: Science@NASA
Ratna Ratna menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.
bumi terlihat sangat bagus ya dari sini…
smoga bumi kita awet slamanya…
Hmmm, salut deh buat mbak ratna, moga2 astronomi indonesia jadi lebih maju.
wah qwe mo ikT…
blEh g…??