Tahukah kalian bahwa Matahari dan teman-teman masa kecilnya dilahirkan di dekat pusat Galaksi kita?

Selama beberapa lama, mereka berjalan cepat di angkasa pada jarak hampir 10.000 tahun cahaya dari pusat Galaksi. Para astronom menyebutnya ‘migrasi massal’ bintang, seperti halnya migrasi kawanan burung. Bagaimana dan kapan kawanan bintang ini bermigrasi ke tempatnya sekarang?
Untuk mencari jawabannya, para astronom memanfaatkan arkeologi galaksi dengan menyusuri sejarah bintang-bintang di Galaksi kita. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan Teleskop Gaia, mereka menemukan lebih dari 6.000 bintang yang mirip Matahari. Mereka menyebut bintang-bintang ini ‘saudara-saudara kembar matahari.’ Para astronom menemukan banyak kembaran Matahari di dekat Tata Surya kita yang umurnya sebaya dengan Matahari. Artinya, bintang-bintang itu berasal dari satu ‘geng’ yang meninggalkan pusat Galaksi 4-6 miliar tahun lalu.
Nah, di sini serunya! Galaksi Bimasakti kita memiliki semacam batang di pusatnya. Bayangkan saja cokelat batang atau wafer. Kalau cokelat batang dan wafer manis, batang di pusat Galaksi kita adalah tempat yang penuh kegaduhan. Banyak bintang terbentuk di sana. Gravitasi di sana sangat kuat sampai-sampai terciptalah batas yang tidak dapat dilewati bintang-bintang di dalamnya. Jadi, kalau Matahari kita dan saudara-saudara kembarnya memang terbentuk di dekat pusat Galaksi, di dalam area ini, bagaimana mereka bisa lolos dan menuju lokasinya sekarang?
Para astronom memperkirakan bagaimana ini terjadi dan ternyata berkaitan dengan sejarah pembentukan batang itu sendiri. Seumpama batang galaksi terbentuk sekitar 6-7 miliar tahun lalu, mungkin saja Matahari dan kawan-kawannya terbentuk di daerah yang lebih dekat ke pusat Galaksi sekitar 4-6 miliar tahun lalu. Pada mulanya batang galaksi kurang stabil dan tidak sekokoh sekarang sehingga memungkinkan Matahari dan kawan-kawan lolos dan bepergian ke pinggiran Galaksi yang kini menjadi tempat tinggalnya.
Penemuan ini menguak bagaimana perpindahan bintang secara besar-besaran terjadi dan menunjukkan perkiraan waktu terbentuknya batang galaksi. Pembentukan batang ini berperan penting dalam perpindahan Matahari ke tempat nyamannya sekarang, yang memungkinkan planet-planet, kehidupan, dan kita semua berevolusi. Siapa tahu saudara-saudara kembar matahari juga ada yang mendukung kehidupan.
Dengan adanya misi JASMINE yang akan dimulai, astronom bersemangat ingin mencari saudara-saudara Matahari lainnya yang dilahirkan di tempat dan waktu yang sama, menandai tempat kelahiran Tata Surya, dan menyusuri rute perjalanan bintang-bintang itu melintasi Galaksi kita.
Fakta Keren
Tata Surya kita kini berada di piringan galaksi saat mengitari pusat Bimasakti pada jarak sekitar 27.000 tahun cahaya.















Tulis Komentar