Swafoto Zhu Rong, Hadiah dari Permukaan Mars

Serangkaian swafoto a.k.a foto selfie dikirim Zhu Rong, si robot penjelajah China yang sudah menjejak Mars sejak 22 Mei 2021.

Swafoto Zhu Rong bersama Patroli Pendarat Tianwen-1. Kredit: CNSA
Swafoto Zhu Rong bersama Patroli Pendarat Tianwen-1. Kredit: CNSA

No pic, hoax! Tidak ada foto, hoaks. Sepertinya ungkapan ini yang menginspirasi ide swafoto para robot penjelajah di Mars. Lokasi yang dipilih tak tanggung-tanggung. Mars, si planet merah tetangga Bumi. Dari lokasi yang belum bisa dijejak manusia, para robot penjelajah di Mars ini menunjukan eksistensinya di planet merah yang tak kalah instagramable dibanding lokasi di Bumi.

Sebelum Zhu Rong, robot penjelajah Curiosity, Perseverance dan Ingenuity juga pernah melakukan swafoto dari planet merah tersebut.  

Ide swafoto memang diterapkan pada misi Tianwen-1 bahkan sejak masih dalam perjalanan ke Mars.  Tianwen-1 membawa kamera terentang yang digunakan untuk melakukan swafoto dalam perjalanan!

Swafoto kedua dilakukan di permukaan Mars!

Menjejak Mars

Foto panorama Mars yang dipotret Zhu Rong sebelum turun dari pendarat. Kredit: CNSA
Foto panorama Mars yang dipotret Zhu Rong sebelum turun dari pendarat. Kredit: CNSA

Setelah tiba di Mars, Zhu Rong memang tidak langsung berkelana di permukaan Mars. Ada jeda waktu persiapan sampai akhirnya Zhu Rong bisa memulai petualangannya di Mars. 

Sebelum turun dari patroli pendarat Tianwen-1, Zhu Rong memotret area permukaan Mars di sekelilingnya dalam foto panoramik 360ยบ dengan kamera navigasi medan. Foto yang dirilis kemudian pada tanggal 11 juni 2021 ini memperlihatkan permukaan Mars yang datar dengan horison di kejauhan. 

Hari bersejarah itu tiba untuk Zhu Rong yang direncanakan berkelana selama 90 hari untuk mempelajari Mars. Tanggal 22 Mei 2021 pukul 09:40 WIB, robot penjelajah Zhu Rong yang sudah tiba di Mars akhirnya turun dari rampa patroli pendarat dan menjejakkan rodanya di permukaan Mars!

Zhu Rong pun siap untuk melakukan tugasnya menjelajah dan mempelajari planet Mars. China bukan saja menandai dirinya sebagai negara ketiga di Mars melainkan juga negara yang berhasil mengirimkan pengorbit, pendarat, dan robot penjelajah dalam misi pertamanya. 

Foto patroli pendarat tampak depan dengan rampa yang sudah diturunkan ke permukaan dipotret Zhu Rong dan dikirim ke Bumi.

Selama tiga hari pertama setelah turun ke permukaan Mars, Zhu Rong mempelajari area di sekeliling pendaratan dengan melakukan rute perjalanan pendek dan lambat. Robot penjelajah ini tidak pernah berkelana lebih dari 10 meter dalam satu kali perjalanan. Kemajuannya mungkin tampak lambat, tapi ini karena pemahaman permukaan Mars masih minim. Bagaimanapun, Zhu Rong merupakan penjelajah pertama China yang menjejak Mars. 

Swafoto di Mars

Foto yang menarik perhatian tentu saja swafoto Zhu Rong bersama patroli pendaratnya di Mars. Swafoto ini bukan yang pertama. 

Yang pertama dilakukan saat Tianwen-1 dalam perjalanan ke Mars oleh satelit kecil dengan dua kamera yang dilepaskan dari wantariksa khusus ketika berada pada jarak 24 juta km dari Bumi.  Setelah dilepas, kamera terentang memotret wantariksa yang sedang dalam perjalanan itu dan mengirimkannya ke wahana sebelum berakhir jadi sampah antariksa. 

Foto Patroli Pendarat Tianwen-1 dengan bendera China. Kredit: CNSA
Foto Patroli Pendarat Tianwen-1 dengan bendera China. Kredit: CNSA

Swafoto kedua merupakan foto bersama Zhu Rong dan Patroli Pendarat Tianwen-1. Untuk bisa menghasilkan foto ini, Zhu Rong bukan memotret sendiri seperti Curiosity ataupun Perseverance yang memotret dengan lengan robotiknya. 

Untuk misi ini, Zhu Rong bergerak sejauh 10 meter ke selatan dari area pendaratan. Ia kemudian meletakkan kamera wireless yang tadinya dipasang pada bagian bawah wahana, di permukaan Mars. Setelah itu, Zhu Rong pun kembali ke samping Patroli Pendarat untuk berswafoto pada tanggal 6 Juni 2021.

Selamat berkelana Zhu Rong!

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...