Galaksi Sextans B & Beragam Objek Menarik di Dalamnya

Foto Galaksi katai Sextans B yang dipotret teleskop Nicholas U. Mayall menyajikan kumpulan bintang terang hingga galaksi jauh yang tersembunyi.

Galaksi katai Sextans B dan beragam objek menarik lainnya. Kredit:  KPNO/NOIRLab/NSF/AURA. Data diproleh dan diolah oleh: P. Massey (Lowell Obs.), G. Jacoby, K. Olsen, & C. Smith (AURA/NSF). Olah citra: T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF’s NOIRLab), M. Zamani (NSF’s NOIRLab) & D. de Martin (NSF’s NOIRLab)
Galaksi katai Sextans B dan beragam objek menarik lainnya. Kredit: KPNO/NOIRLab/NSF/AURA. Data diproleh dan diolah oleh: P. Massey (Lowell Obs.), G. Jacoby, K. Olsen, & C. Smith (AURA/NSF). Olah citra: T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF’s NOIRLab), M. Zamani (NSF’s NOIRLab) & D. de Martin (NSF’s NOIRLab)

Astronomi itu ilmu yang menyenangkan, bukan saja karena kita bisa mencari jawaban pertanyaan seperti dari mana kita berasal, apa yang membentuk makhluk hidup, atau apa yang ada di Alam Semesta. Orang tertarik dengan astronomi karena keindahannya. Siapa yang tidak kagum atau jatuh cinta pada foto-foto dari Teleskop Hubble?

Kali ini giliran teleskop Nicholas U. Mayall di Observatorium Nasional Kitt Peak, Arizona, Amerika Serikat, yang menyajikan foto Sextans B yang luar biasa indah. Sextans B adalah sebuah galaksi katai tak beraturan yang jaraknya 4,5 juta tahun cahaya dari Bumi dan massanya 200 kali massa Matahari.

Yang menarik, ada beragam objek astronomi di dalam galaksi katai Sextans B. Kalau dari foto, awan merah bak permata merupakan palung kelahiran bintang yang jadi lokasi pembentukan bintang-bintang terang. Supernova dan angin bintang dari bintang-bintang muda inilah yang menyapu awan hidrogen dingin dan menyisakan gugus bintang yang memiliki usia dan karakteristik yang mirip.

Lainnya adalah nebula planetari yang bisa kita sebut juga kuburan bintang adalah selubung bintang raksasa merah yang terlontar ke angkasa saat bintang hampir mati.

Dalam foto juga tampak galaksi jauh yang tampak kabur di latar belakang, sementara bintang-bintang dari Bima Sakti bersinar terang di latar depan. 

Nama Sextans B berasal dari rasi bintang Sextans tempat galaksi katai ini berada. Adalah astronom Polandia, Johannes Hevelius yang mengidentifikasi rasi bintang Sextans untuk pertama kalinya pada tahun 1687. Johannes Hevelius memberi nama Sextans dari nama instrumen pengukur ketinggian yang ia gunakan bersama Elisabeth, istrinya, dalam pengamatan tanpa teleskop!

Fakta Keren

Elisabeth Hevelius adalah salah satu astronom perempuan pertama, dan para astronom mengabadikan namanya sebagai nama asteroid dan kawah di Venus.


Sumber: Artikel ini merupakan publikasi ulang yang dikembangkan dari Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi Indonesia diterjemahkan oleh langitselatan.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...