Exoplanet Kepler-452b, Saudara Sepupu Bumi

Menandai 20 tahun perjalanan perburuan exoplanet, Wahana Kepler memberi Bumi hadiah yang sangat menarik!

Penasaran? Hadiah itu tentu saja sebuah planet baru yang diamati oleh wahana Kepler di rasi Cygnus si burung Angsa.

Dan tidak ada hadiah yang tidak spesial.

Kalau di tahun 1995 Bumi memperoleh hadiah planet gas raksasa di dekat sebuah bintang bernama Pegasi 51 yang menandai awal perjalanan pencarian planet di bintang lain, maka di tahun yang 20 ini Kepler memperkenalkan Bumi pada planet sepupunya. Dan meskipun sepupu, planet ini memiliki kemiripan yang sangat dekat dengan Bumi. Satu langkah maju untuk menemukan planet Bumi 2.0.

Ilustrasi Planet Kepler-452b. Kredit: NASA/JPL-Caltech/T. Pyle
Ilustrasi Planet Kepler-452b. Kredit: NASA/JPL-Caltech/T. Pyle

Planet sepupu atau planet kembar? Planet serupa Bumi? Planet seukuran Bumi?

Planet yang ditemukan Kepler sedang mengitari bintang Kepler 452 dan merupakan planet pertama yang paling mirip dengan Bumi! Sebelumnya sudah ada planet seukuran Bumi atau serupa Bumi lainnya yang ditemukan, tapi belum ada yang benar-benar mirip. Tidak juga Planet Kepler 186f.

Bintang Kepler 452 merupakan bintang tipe G2 yang serupa dengan Matahari. Ia berada pada jarak 1400 tahun cahaya dari bumi di rasi Angsa. Karena berada pada tipe kelas yang sama dengan Matahari maka tentunya keduanya akan memiliki banyak karakteristik yang juga mirip. Di antaranya adalah temperatur yang sama. Tapi exoplanet Kepler-452b diketahui 20% lebih terang dan 10% lebih besar dibanding Matahari.

Jadi, dimana saja kemiripannya?

Planet Batuan Kepler-452b
Planet Kepler-452b merupakan planet kebumian pertama yang ditemukan berada di zona laik huni di bintang serupa Matahari.  Artinya planet ini berpotensi untuk bisa memiliki air dalam wujud cair di permukaannya sebagai syarat utama dari planet yang berpotensi memiliki kehidupan. Mirip Bumi.

Perbandingan Bumi dan Kepler-452b yang 60% lebih besar. Kredit: NASA/JPL-Caltech/T. Pyle
Perbandingan Bumi dan Kepler-452b yang 60% lebih besar. Kredit: NASA/JPL-Caltech/T. Pyle

Dari sisi ukuran, planet Kepler-452b diperkirakan 60% lebih besar dibanding Bumi, atau planet Bumi super.  Ia mengorbit bintang induknya pada jarak yang hampir sama dengan jarak Bumi – Matahari. Kepler-452b tidak hanya 5% lebih jauh dari jarak Bumi ke Matahari, tapi juga 5% lebih panjang waktunya dalam setahun. Planet Bumi Super ini membutuhkan waktu 385 hari untuk menyelesaikan revolusinya pada bintang Kepler 452. Satu tahun di Kepler-452b memang lebih panjang 20 hari dibanding setahun di Bumi.

Pertanyaan berikutnya, apakah planet Kepler-452b memiliki komposisi seperti Bumi? Massa dari planet Kepler-452b memang tidak bisa ditentukan secara langsung. Tapi hasil pemodelan memperkirakan massa Kepler-452b lima kali lebih masif dari Bumi. Dengan demikian bisa diperkirakan kalau Kepler-452b juga memiliki komposisi batuan seperti halnya Bumi.

Ada hal lain yang menarik. Usia dari bintang Kepler 452 diperkirakan sudah mencapai 6 miliar tahun atau 1,5 tahun lebih tua dari usia Matahari. Dalam 5 miliar tahun pertamanya, Kepler-452b menerima energi lebih sedikit dari bintangnya dibanding Bumi. Tapi mengingat bintang Kepler-452 memiliki tipe yang sama dengan Matahari, maka kita bisa “mengintip” masa depan Bumi di sistem ini.

Perbandingan sistem Kepler-452, Tata Surya dan Kepler-186. Kredit: NASA/JPL-CalTech/R. Hurt

Seperti halnya Matahari, Kepler-452b juga akan melalui proses evolusi yang sama. Ia akan mengembang menjadi raksasa merah dan kemudian berakhir sebagai bintang katai putih. Dari usianya yang 1,5 miliar tahun lebih tua maka sistem Kepler-452 akan menjadi cermin masa depan bagi Bumi ketika Matahari berevolusi. Dan jika ada kehidupan disana, maka mereka akan menjadi saksi ketika dunia yang mereka tinggali mengering saat bintang Kepler-452 mengembang dan semakin terang dan panas. Sama seperti Bumi kelak, ketika Matahari berevolusi.

Meskipun berada di zona laik huni dan merupakan kandidat planet laik huni, Kepler-452b belum tentu memiliki kehidupan. Kehadiran air dalam wujud cair yang menjadi syarat utama kehidupan di Bumi memang dapat dipertahankan ketika berada di zona laik huni. Akan tetapi, komposisi atmosfer juga harus dipelajari lebih lanjut untuk bisa menyatakan apakah saudara sepupu Bumi ini memang sungguh planet laik huni.

Seribu Planet dan terus…
Kehadiran exoplanet Kepler-452b telah menempatkan Kepler untuk memastikan kehadiran 1030 exoplanet yang ia temukan lewat pengamatan transit. Dan masih ada 4660 kandidat lainnya yang menunggu untuk dikonfirmasi.

Tapi, planet Kepler-452b bukan satu-satunya planet yang dilaporkan oleh Kepler kali ini. Ada 11 planet kecil lainnya yang juga ditemukan dan menjadi kandidat planet laik huni. Ke-11 planet tersebut diketahui memiliki ukuran kurang dari 2 kali ukuran Bumi.

Ditulis oleh

Avatar

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

Tulis komentar dan diskusi...