Petualangan Philae Dimulai

Touchdown!!!! Dan luapan kegembiraan di penghujung hari menjadi obat dari semua penantian. Yup! Pendarat Philae berhasil mendarat di Komet 67P setelah menempuh 7 jam perjalanan sejak dilepaskan dari Rosetta yang membawanya dari Bumi.  Keberhasilan itu berhasil dikonfirmasi oleh Philae lewat orbiter Rosetta dan diterima Bumi pada jam 16.03 UT atau 23.03 Wib.

touchdown euforia
Kegembiraan saat menerima konfirmasi pendaratan dari Philae. Kredit: ESA

Yak! Perjalanan panjang Rosetta membawa Philae ke komet 67P pun berakhir, dan petualangan Philae akan dimulai. Petualangan di dunia baru untuk mempelajari sejarah keberadaan tata surya.

Misi Rosetta menorehkan sejarah baru dalam catatan perjalanan misi antariksa. Sejarah mencatat Philae menjadi pendarat pertama di komet. Belum pernah ada misi serupa sebelumnya, dan menjadi tonggak baru untuk misi antariksa di benda kecil dalam Tata Surya.

Dalam pidato sambutan untuk keberhasilan Philae, Direktur ESA, Jean-Jacques Dordain, menyatakan, “Misi ambisius Rosetta telah berhasil menempatkan dirinya dalam catatan sejarah: bukan hanya sebagai yang pertama bertemu dan mengorbit komet, namun juga sebagai yang pertama membawa pendarat ke permukaan komet. Bersama Rosetta, kita telah membuka pintu menuju asal mula Bumi dan membawa manusia menuju pemahaman yang lebih baik akan masa depan. Hari ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi ESA dan semua partner misi Rosetta.

Philae saat terpisah dari Rosetta. Kredit: ESA/Rosetta/MPS for OSIRIS Team MPS/UPD/LAM/IAA/SSO/INTA/UPM/DASP/IDA

Pendaratan Philae merupakan langkah besar bagi umat manusia. Persiapan panjang yang dimulai 25 tahun lalu dan perjalanan Rosetta selama 10 tahun menjadi catatan kesabaran dalam mencapai sebuah mimpi. Dan tidak berhenti sampai pada pendaratan saja, karena misi sesungguhnya baru dimulai. Philae akan mulai bertugas untuk menelusuri jejak masa lalu Tata Surya dan Rosetta diharapkan akan menjadi pemain penting dalam eksplorasi komet.

Philae menjadi lompatan raksasa lainnya bagi kemanusiaan. Satu lompatan penuh teror selama 7 jam bagi pendarat mungil itu merupakan lompatan besar bagi manusia dan yang pasti Eropa, yang kini menempatkan diri di depan dalam perlombaan antariksa ini.

Pendaratan Philae
Philae memang berhasil mendarat di komet 67P. Tapi bukan berarti masalah selesai. Di tengah sorak kegembiraan itu, Philae juga mengabarkan kalau tombak pengaitnya tidak berfungsi. Jadi selain 7 jam teror setelah lepas dari Rosetta, maka pendaratan di komet 67P juga tak semudah itu.

Gravitasi komet yang kecil menyebabkan Philae harus punya cara untuk tetap bertahan dan menempel dengan komet tersebut. Untuk itu, saat mendarat idealnya Philae akan menembakkan dua tombak berpengait ke permukaan komet dan agar tetap kokoh maka ia juga akan melakukan pengeboran dan menanamkan jangkar.

Tampaknya, setelah mengarungi perjalanan 6,4 milyar km bersama Rosetta, Philae masih harus berhadapan dengan sejumlah masalah saat pendaratan.

Dalam konferensi pers setelah pendaratan, Manajer Pendarat Philae, Stephan Ulamec menyatakan kalau sinyal yang mereka terima dari Philae menyatakan pendarat tersebut sudah berada di permukaan komet aka sudah mendarat. Tapi, ia kemudian memantul dan kembali ke permukaan karena jangkar yang disiapkan tidak berfungsi. Selain itu, Philae juga diketahui mengalami kerusakan pada sistem pendorong cold jet. Untuk bisa tetap stabil dan tidak lepas dari komet, yang bisa diharapkan adalah adalah lewat pengeboran yang seharusnya dilakukan oleh Philae saat mendarat.

Analisa medan magnetik dari ROMAP (ROsetta lander Magnetometer and Plasma monitor) menunjukan terjadinya 3 pendaratan yakni pada jam 15:33, 17:26 and 17:33 UTC atau 22:33, 00:26 dan 00:33 wib. Masih perlu analisa lebih lanjut terkait pantulan yang terjadi pada Philae termasuk juga apakah pendarat tersebut bisa tetap stabil berada di komet 67P atau tidak. Untuk bisa mengetahui hasilnya, dibutuhkan data tambahan yang masih terus dikirim Philae dan dianalisa terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan spekulasi. Tapi yang pasti, saat ini Philae sudah mendarat di permukaan komet 67P dan diduga tidak cukup stabil sehingga ada kemungkinan Philae mengalami pergeseran lokasi.

Bagaimana kondisi Philae saat ini? Kita tunggu kabar dari Komet 67P. Tapi sebelum itu, Philae mengirimkan foto pertamanya yang diambil oleh instrumen ROLIS (ROsetta Lander Imaging System) dari ketinggian 3km di atas permukaan Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko.

Citra komet 67P yang dipotret instrumen ROLIS yang dibawa Philae dari ketinggian 3km di atas permukaan komet 67P. Kredit: ESA/Rosetta/Philae/ROLIS/DLR

Meskipun ada masalah dalam pendaratan, dan hal tersebut memang tidak mengherankan dan sekaligus tidak diharapkan juga, tapi seperti kata direktur ESA, Jean-Jacques Dordain, “keberhasilan misi Rosetta tidak turun dari langit melainkan hasil kerjasama dan kolaborasi dari para ahli!

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.