Tes Noda Tinta

Betapa indahnya gambar sebidang bintang-bintang dari European Southern Observatory ini! Tapi, tunggu sebentar, kelihatannya seseorang menumpahkan sesuatu di tengah gambar. Setidaknya, itulah yang ada di pikiran sang astronom, yang menemukan sebidang langit ini untuk pertama kalinya. Istilah sang astronom lebih puitis: dia menggambarkannya sebagai “setetes tinta di langit cemerlang”.

Gugus bintang terang NGC 6520 dan awan gelap Barnard 86. Kredit: ESO
Gugus bintang terang NGC 6520 dan awan gelap Barnard 86. Kredit: ESO

Yang sebenarnya kita lihat di gambar ini adalah jutaan bintang berkelap-kelip dari bagian paling terang dalam galaksi kita, Bima Sakti. Sebidang langit ini begitu penuh oleh bintang sehingga titik-titik gelap mana pun sulit terlihat di seluruh bagian gambar. Namun, di bagian tengah, di sebelah sebuah gugus bintang biru yang sangat terang, kau bisa melihat segumpal awan gelap yang ganjil.

Mungkin ini terlihat seperti sebuah lubang kosong di depan latar bintang-bintang, tetapi noda gelap ini sebenarnya merupakan sebuah awan debu berukuran kecil dan terisolasi di bagian depan bintang-bintang. Kita menyebut awan-awan seperti ini dengan nama “awan Bok”. Awan ini terbentuk dari butiran-butiran kecil debu yang menghalangi cahaya bintang dari belakang dan membuat daerah tersebut tampak kosong.

Awan Bok adalah sisa-sisa awan yang jauh lebih besar, dikenal sebagai “awan-awan molekular”. Atau, ada satu nama yang mudah diingat bagi mereka, yaitu “rumah bersalin bintang”, karena bintang-bintang lahir di awan-awan besar tersebut! Sekitar 10 juta bintang seukuran Matahari bisa terbentuk hanya dari satu awan molekular! Seluruh bintang di dalam gugus bintang terang di bagian tengah foto terbentuk dari awan molekular yang sama, dan awan Bok di sampingnya adalah sedikit materi yang tersisa.

Fakta Menarik: Beberapa psikolog meminta pasien-pasien mereka melakukan “tes noda tinta” untuk memeriksa kesehatan mental para pasien tersebut. Dari bentuk-bentuk yang dilihat para pasien pada setiap noda tinta, psikolog memperkirakan karakteristik kepribadian mereka. Apa yang kaubayangkan tentang noda gelap ini? Kami melihat seekor kadal. Menurutmu, seperti apa kepribadian kami?

Sumber: Space Scoop Univer Awareness

Ditulis oleh

Maria M. Lubis

Maria M. Lubis

Alumnus Astronomi ITB, pegawai tetap Bos Kecil Sakya, dan penerjemah/editor buku fiksi freelance yg akhirnya mendapat jawaban mengapa harus belajar Astronomi.