fbpx
langitselatan
Beranda » Kilang Minyak dan Gas Alam Raksasa di Nebula Kepala Kuda

Kilang Minyak dan Gas Alam Raksasa di Nebula Kepala Kuda

Minyak bumi dan gas alam atau gas bumi adalah sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Ingat pelajaran bagian pelajaran itu di sekolah? Artinya keduanya bisa saja habis karena terpakai oleh manusia. Tapi bagaimana kalau ternyata, minyak bumi dan gas alam yang selama ini kita kenal itu ternyata ada di luar angkasa?

Apakah ini cuma kisah dalam fiksi sains? Tampaknya tidak.

Untuk pertama kalinya para astronom dari Institute for Radio Astronomy (IRAM) maupun Max Planck Institute for Radio Astronomy berhasil mendeteksi keberadaan molekul antar bintang C3H+ di galaksi Bima Sakti melalui pengamatan pada panjang gelombang milimeter menggunakan teleskop radio 30 meter milik  IRAM di dekat Pico del Veleta, Sierra Nevada, Spanyol,

Molekul C3H+  merupakan bagian dari hidrokarbon yang memegang peranan penting di Bumi yakni Minyak Bumi dan Gas Alam. Dan yang lebih mengejutkan, molekul tersebut berhasil ditemukan di Nebula Kepala Kuda di rasi Otion yang sangat terkenal itu. Artinya, area di palung kelahiran bintang tersebut merupakan area yang sangat aktif.

Nebula Kepala Kuda. Kredit : ESO
Nebula Kepala Kuda. Kredit : ESO

Tapi meskipun setiap malam kita bisa menikmati indahnya Rasi Orion di langit, Nebula Kepala Kuda yang menjadi lokasi kilang minyak dan ladang gas alam baru tersebut letaknya sangat jauh, yakni 1300 tahun cahaya dari Bumi. Atau bisa dikatakan kita baru bisa tiba disana setelah menempuh perjalanan 1300 tahun dengan kecepatan cahaya. Ups… jauhnya! Jadi cita-cita membawa minyak dan gas alam tersebut hanyalah mimpi.  Namun yang menarik disini, penemuan molekul hidrokarbon tersebut menunjukkan kalau Nebula Kepala Kuda merupakan laboratorium kimia anta bintang yang luar biasa. Bagaimana tidak? Disini gas dengan kerapatan tinggi berinteraksi terus menerus dengan intensnya cahaya bintang dan memicu terjadinya berbagai reaksi kimia.

Pengamatan dilakukan menggunakan teleskop radio 30 meter milik IRAM dalam sebuah proyek bernama Whisper.  Dalam survei yang dilakukan Jérôme Pety dari IRAM beserta timnya berhasil mendeteksi 30 molekul di area Nebula Kepala Kuda, termasuk di dalamnya banyak sekali hidrokarbon kecil. Dan molekul terkecil yang mereka temukan justru merupakan “harta karun” penting karena molekul inilah yang menyusun minyak dan gas alam yang di Bumi menjadi sumber energi.
Tak hanya itu. Para astronom ini berhasil juga mengetahui jumlah hidrokarbon tersebut di Nebula Kepala Kuda. Jumlahnya 200 kali lebih banyak dari total air di Bumi atau sebesar 155.238.095.238.095.250.000 barrel.

Selain itu, untuk pertama kalinya ion propynylidyne atau C3H+ juga berhasil dideteksi keberadaannya di luar angkasa. Ion ini memegang peran yang sangat penting untuk mengikat hidrokarbon tersebut.

Bagaimana hidrokarbon bisa terbentuk? Menurut Jérôme Pety dan rekan-rekannya, hidrokarbon tersebut terbentuk dari fragmentasi molekul karbon raksasa yang disebut PAHs. Molekul raksasa tersebut tampaknya terkikis oleh cahaya ultra ungu dan menghasilkan sejumlah besar hidrokarbon kecil. Mekanisme ini dianggap efektif terutama di Nebula Kepala Kuda yang secara langsung menerima sinar bintang masif yang ada di dekatnya.

Baca juga:  Mengintip Jerawat di Wajah Matahari

Sekarang kalau kita ingin menambang mintak dan gas alam mungkin sebaiknya kita mempersiapkan perjalanan panjang ke Nebula Kepala Kuda di rasi Orion. Karena di Nebula Kepala Kuda-lah, ditemukan kilang minyak raksasa. Tapi meskipun tidak bisa kesana, setidaknya para astronom bisa mempelajari proses yang terjadi di palung kelahiran bintang tersebut!

Sumber : Max Planck Institute for Radio Astronomy

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

6 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

  • mbak, apakah nebula kepala kuda di atas dulunya juga terbentuk dari supernova?

  • Mbak Ivi terbentuknya molekul hidrokarbon itu tidak harus dari fosil hewan dong ya……apakah molekul seperti itu bisa dibuat di laboratorium oleh para ahli?

    • bagaimana kalau dibalik, ingridents of lifenya berasal dari nebula terus terbawa kebumi dan dibumi memfosil kembali membentuk “minyak bumi”

  • Yg terlihat dr bumi kan kilang minyak raksasa 1300thn yg lalu.
    Kondisi skrg mungkin sudah di tambang oleh alien 😀

  • sudah saatnya manusia mulai melakakun pertambangan diluar bumi, kasian bumi ini di keruk terus.. apalagi mineral2 di asteroid kan banyak sekali.. tapi ya begitulah manusia, makhluk yang hanya bisa merusak alam.. 🙁