Mensosialisasikan astronomi dengan mading sekolah

Setelah mendapat izn untuk menggunakan tempat mading yang ada di sekolah, kami bergegas untuk membuat dan menerbitkan mading astronomi. Hal itu karena pembuatan mading astronomi bulanan ini memang sudah menjadi program kerja kami dan seharusnya sudah terbit bulan Januari lalu, namun karena ada sesuatu hal baru bisa dilaksanakan bulan Maret ini. Adapun tujuan kami membuat mading astronomi ini adalah untuk mensosialisasikan astronomi di lingkungan sekolah kami, SMAN 38 Jakarta.

Mading Kastro Polaris. Kredit : Indra
Mading Kastro Polaris. Kredit : Indra

Hari ini, 2 Maret 2009 kami berencana untuk menerbitkan mading astronomi perdana kami. Seperti biasa, kami berkumpul di lab. Fisika yang memang sudah menjadi basecam kami setelah bel pulang sekolah berbunyi. Setelah berkumpul, kami lalu menurunkan tempat mading yang sudah lama tak terpakai dan penuh dengan debu dari tempatnya. Setelah di turunkan dari tempatnya dan berhasil membuka kaca pelindungnya, kami lalu ‘kerja bakti’ untuk membersihkannya. Walaupun tempat mading tidak terlalu besar, kami tetap harus mengeluarkan tidak sedikit tenaga untuk membersihkannya. Karena tempat mading ini sudah lama tak terpakai sehingga debunya cukup tebal dan kebetulan banyak sisa doubletip di kaca pelindungnya.

Setelah menghabiskan waktu beberapa lama, akhirnya tempat mading tersebut berhasil kami bersihkan. Lalu kami melanjutkan dengan membuat mading itu sendiri. Tema sekaligus judul untuk mading perdana kami adalah ‘International Year of Astronomy 2009’. Mading kami kali ini berisi tentang program-program yang akan dilakukan/ dikerjakan untuk memeriahkan tahun astronomi internasional kali ini, yaitu: Astro and World Heritage, Developing Astronomy Globally, Universe Awareness, Dark Skies Awareness, Cosmic Diary, 100 Hours of Astronomy, & Galileo Teacher Training Program. Mading kami kali ini juga sedikit membahas tentang issue kiamat tahun 2012 yang akan dibahas lebih lanjut di artikel mingguan yang akan kami sebarkan di setiap kelas. Mading kami dalam edisi international year of astronomy ini bernuansa hijau dan biru dengan ‘diselipi’ dengan beberapa gambar objek-objek astronomyi

Tim Kastro Polaris dan Mading Astronomi. Kredit : Indra
Tim Kastro Polaris dan Mading Astronomi. Kredit : Indra

Setelah seluruh isi mading tersusun dengan rapi, kami menempelkannya dan meletakannya di tempat mading yang sebelumnya telah susah payah kami bersihkan. Saat kami ingin mengunci tempat mading, kami mendapatkan dedikit masalah. Yaitu tetap tidak bisa terkunci walaupun kuncinya telad di putar ke berbagai arah. Dan ternyata hal tersebut terjadi karena kami terbalik memasangnya. 😀 Lalu setelah selesai, kami mengembalikan tempat mading tersebut ke tempatnya semula. Tentu saja dengan keadaan yang lebih baik dari keadaan awalnya yaitu sudah bersih dari debu, sudah tidak ada doubletip di kaca pelindungnya dan yang paling penting sudah terisi dengan mading astronomi perdana kami.

Walaupun penerbitan mading astronomi perdana kami masih banyak kekurangannya, kami cukup puas dengan hasil kerja kami. Dan kami berharap mading astronomi ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh warga SMAN 38, sehingga maksud dan tujuan kami untuk menerbitkan mading ini dapat terwujud.

Ditulis oleh

Indra Firdaus

Indra Firdaus

aka Indra Firdaus, Seorang pelajar di SMAN 38 Jakarta. Sangat menyukai Astronomi sejak ia kecil. Astrofotografi adalah hobby yang sedang ia Jalani. Saat ini ia sedang aktif sebagai pembina Klub Astronomi di sekolahnya dan sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Kelompok Ilmiah Remaja Sejabodetabek.

4 thoughts on “Mensosialisasikan astronomi dengan mading sekolah

  1. Sy mau coba di sekolah, mungkin di kelas dulu deh. Kalo dah dapet izin baru pindah ke mading sekolah.
    Semoga…
    Buat yg masih sekolah, coba dulu buat mading kaya gitu, OK!

Tulis komentar dan diskusi...