Perubahan Misterius Di Eris
By ivie • Nov 15th, 2008 • Category: Tata SuryaPermukaan plutoid terbesar tampaknya mengalami perubahan. Perubahan ini diketahui dari pengukuran lapisan-lapisan elemen di permukaan esnya.
Permukaan plutoid terbesar tampaknya mengalami perubahan. Perubahan ini diketahui dari pengukuran lapisan-lapisan elemen di permukaan esnya.
Saat para pencari harta karun pulang dengan tangan hampa, mereka pasti sangat kecewa. Namun tidak demikian dengan para astronom. Saat mereka tak menemukan yang dicari, kekalahan itu bisa memberi sejumlah informasi sama sepeerti saat mereka berhasil menemukan yang dicari.
Sebuah planet minor bernama 2006 SQ372 dengan jarak sekitar lebih dari 3 milyar km dari Bumi atau sedikit lebih dekat dari Neptunus, tengah melintasi orbit Neptunus dalam perjalanannya mengitari Matahari.
Setelah menunggu 3 tahun lamanya, akhirnya objek sabuk kuiper 2005 FY9 yang juga disebut sebagai kelinci paskah mendapatkan nama resminya.
International Astronomical Union (IAU) pada akhirnya memutuskan sebutan plutoid untuk planet katai seperti Pluto pada pertemuan Komite Eksekutif di Oslo.
Masa Pluto menjadi objek terbesar dalam jajaran objek Sabuk Kuiper ataupun dalam jajaran Planet Katai akhirnya berakhir. Hasil pengamatan dan perhitungan terbaru menunjukkan kalau Eris 27% lebih masif dibanding Pluto. Dengan demikian impian para pecinta Pluto sebagai planet pupus sudah.
Penemuan Sedna dan Eris memang pada akhirnya membawa kembali perdebatan mengenai definisi planet ke permukaan, apalagi [...]