List/Grid

Tokoh Subscribe to Tokoh

ps_the_1960_cropped

Perjuangan Pak Thé mengarungi masa sulit Observatorium Bosscha

Suatu siang di Observatorium Bosscha, pada tahun 1959. Pejabat Sementara Direktur Observatorium Bosscha, Prof. Dr. Ong Pik Hok, memanggil beberapa pegawainya dan menunjuk seorang astronom muda, seraya berkata ialah yang akan memelihara Observatorium mulai saat itu. Astronom tersebut, Pik Sin Thé…

Manuskrip pengamatan transit venus tahun 1969 yang dibuat Mohr. Kredit : Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen, Haarlem.

Transit Venus (1761 & 1769) dari Tanah Batavia

Astronomi di Indonesia bukan baru dimulai awal tahun 1900-an ketika Observatorium Boscha didirikan. Satu setengah abad sebelumnya di tahun 1761 dan 1769, astronomi di Indonesia dimulai dan ditandai dengan penggunaan instrumentasi untuk pengamatan.

Permulaan tradisi independen astronomi di Indonesia: Sejarah Observatorium Bosscha 1919–1939

Pendirian Observatorium Bosscha di Lembang pada dekade 1920an dapat dilihat dalam konteks merembesnya ilmu pengetahuan modern keluar dari Eropa dan pelaksanaan riset ilmu alam dalam situasi kolonial. Kolonialisme, bagaimanapun, adalah… Read more »

Observatorium Bosscha. kredit : ivie

Nama-Nama Indonesia pun Tertera di Angkasa

Pada bulan November 2010, IAU memberikan 4 nama Indonesia sebagai nama 4 asteroid yang berada di Sabuk Utama Asteroid. Ke-4 nama tersebut merupakan nama-nama mantan kepala Observatorium Bosscha.

Dr. Hakim L. Malasan berfoto bersama Teleskop GAO-ITB RTS

Hakim L. Malasan : Bosscha, Observatorium Riset Yang Akan Terus Berkarya

Apa yang terlintas saat nama Observatorium Bosscha disebutkan. Tempat peneropongan bintang? lokasi film Sherina? area pendidikan? ataukah lokasi wisata?

Dr. Djoni N. Dawanas. Kredit : AS ITB

Obituari Djoni N. Dawanas (1949 – 2009) : Bintang Masif Itu Pun Tutup Usia

Bagi mahasiswa-mahasiswa astronomi, kata “Astrofisika” akan diasosiasikan dengan dua orang: Profesor Winardi Soetantyo dan Profesor Djoni N. Dawanas. Pak Winardi (alm.) adalah penulis buku teks “Astrofisika: Mengenal Bintang” yang dikenal sebagai “buku sakti” atau “buku suci” para mahasiswa astronomi—karena isinya yang menyeluruh dan penjelasannya yang singkat namun jelas dan padat—dan Pak Djoni (demikian kami memanggilnya) adalah dosen yang selama bertahun-tahun telah mengajar mata kuliah Astrofisika.

Vitaly Ginzburg usia 80 tahun

Obituari Vitaly Ginzburg (1916 – 2009): Superkonduktivitas dan partikel kosmik

Ahli fisika Rusia, Vitaly Ginzburg, meninggal dunia dalam usia 93 pada tanggal 8 November 2009.

Maria Mitchell, astronom wanita pertama di Amerika yang menemukan komet. Kredit : Barkeley

Potret Astronom Perempuan Dari Masa Ke Masa

Astronomi memang telah melangkah jauh dibanding berabad-abad lampau ketika para astronom memulai perjalanan ini dari pengamatan sederhana dan perhitungan-perhitungan sederhana yang justru membuka jalan bagi pengetahuan maha dasyat tentang alam semesta.

Galileo Galilei, Bapak Astronomi Modern

Galileo, Bapak Astronomi Modern

400 Tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1609, seorang astronom italia bernama Galileo Galilei berhasil merampungkan teleskop astronomi pertamanya, dan kemudian mengarahkan teleskop itu ke langit. Hari itu ia berhasil melihat sebuah dunia baru yang penuh misteri yakni Jupiter si planet raksasa di Tata Surya.

Prof. Dr. Winardi Sutantyo, saat menjabat sebagai ketua pengarah APRIM 2005 di Bali. Kredit : APRIM 2005

Prof. Dr. Winardi Sutantyo : Sosok Pendidik Yang Tak Kenal Lelah

“Apakah Anda sudah mengerti? Apakah ada yang ingin Anda tanyakan?” Sejenak kelas itu pun terdiam dalam hening, dan sang guru kembali bertanya kepada satu per satu peserta kuliah, “Apakah ada yang kurang dipahami?” Kembali hening saat sang guru menantikan respon setiap peserta kuliah. Ia baru akan melanjutkan kuliahnya setelah meyakini tidak ada yang belum memahami penjelasannya.

Saat diwawancarai di kediamannya. Kredit : Hanindyo K.

Prof. Dr. Bambang Hidayat : Sosok Intelektual Yang Setia Berkarya

Berbicara tentang astronomi di Indonesia, kita tak akan bisa lepas dari sosok yang satu ini. Ia adalah Bambang Hidayat, astronom generasi awal Indonesia yang telah mendedikasikan hidupnya mengembangkan astronomi di Indonesia.

Wormhole

Sebetulnya ingin mendengarkan lanjutan cerita petualangan Asa menempuh perjalanan yang jauhhhh banget, tapi mungkin Asa lagi mencoba perjalanan melewati wurmhole kali ya? Soalnya ada beberapa komentar yang mengarah pada kata-kata ajaib itu. Jadi menggelitik, apa sih sebetulnya wormhole itu?