Asteroid Yang Melintasi Afrika Timur Bukanlah Ancaman

By ivie • Oct 7th, 2008 at 8:45 am • Category: Asteroid, Meteor

Asteroid yang melintasi Afrika Timur. Kredit : CfA/ NASA
Asteroid yang melintasi Afrika Timur. Kredit : CfA/ NASA
Sebuah asteroid kecil yang baru saja ditemukan beberapa jam lalu di Observatorium Arizona, akan memasuki atmosfer Bumi pada pukul 2.46 UT dini hari atau pukul 7.46 bbwi pagi tadi. Tidak akan ada bahaya apapun karena asteroid tersebut tidak akan menyentuh tanah alias tidak akan jatuh menabrak bumi.

Asteroid yang lewat tersebut memiliki diameter 1-5 meter dan akan terbakar di lapisan atmosfer Bumi, jauh di atas ketinggian pesawat terbang. Hasilnya, akan terlihat sebuah bola api yang sangat indah. Menurut Dr. Timothy Spahr, objek tersebut bukanlah ancaman.

Saat meteorit (asteroid kecil) memasuki atmosfer, ia akan menekan udara yang ada di depannya. Penekanan tersebut akan menyebabkan terjadinya pemanasan pada udara yang kemudian juga memanaskan objek itu sendiri, sehingga objek akan bersinar dan mengalami penguapan. Saat si ojek itu mulai bersinar, saat itulah ia disebut meteor.

Meteor seperti ini biasanya berupa objek berukuran butiran pasir, namun dalam perjalanannya melintasi Bumi ia akan menarik perhatian banyak orang.

Nah si meteor yang pagi tadi melintas itu, diperkirakan tampak di area Afrika Timur sebagi sebuah bola api yang sangat terang bergerak cepat melintasi angkasa dari timur laut menuju barat daya. Berdasarkan perhitungan objek tersebut bergerak di atas Sudan bagian utara.

Sumber : CfA



Share/Save/Bookmark

Tagged as: , ,

ivie Astronom dan Sains komunikator yang aktif menulis di langitselatan dan netsains. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Terlibat dalam riset KK Tata Surya Astronomi ITB untuk tinjauan pembentukan sistem Tata Surya dan Extrasolar Planet.
Email this author | All posts by ivie

«« Prof. Dr. Bambang Hidayat : Sosok Intelektual Yang Setia Berkarya
Penemuan Objek Masif: Planet atau Bintang Gagal? »»

Leave a Reply