Sebuah asteroid kecil yang baru saja ditemukan beberapa jam lalu di Observatorium Arizona, akan memasuki atmosfer Bumi pada pukul 2.46 UT dini hari atau pukul 7.46 bbwi pagi tadi. Tidak akan ada bahaya apapun karena asteroid tersebut tidak akan menyentuh tanah alias tidak akan jatuh menabrak bumi.

Asteroid yang melintasi Afrika Timur. Kredit : CfA/ NASA
Asteroid yang lewat tersebut memiliki diameter 1-5 meter dan akan terbakar di lapisan atmosfer Bumi, jauh di atas ketinggian pesawat terbang. Hasilnya, akan terlihat sebuah bola api yang sangat indah. Menurut Dr. Timothy Spahr, objek tersebut bukanlah ancaman.
Saat meteorit (asteroid kecil) memasuki atmosfer, ia akan menekan udara yang ada di depannya. Penekanan tersebut akan menyebabkan terjadinya pemanasan pada udara yang kemudian juga memanaskan objek itu sendiri, sehingga objek akan bersinar dan mengalami penguapan. Saat si ojek itu mulai bersinar, saat itulah ia disebut meteor.
Meteor seperti ini biasanya berupa objek berukuran butiran pasir, namun dalam perjalanannya melintasi Bumi ia akan menarik perhatian banyak orang.
Nah si meteor yang pagi tadi melintas itu, diperkirakan tampak di area Afrika Timur sebagi sebuah bola api yang sangat terang bergerak cepat melintasi angkasa dari timur laut menuju barat daya. Berdasarkan perhitungan objek tersebut bergerak di atas Sudan bagian utara.
Sumber : CfA
ivie Astronom Komunikator dan pengelola langitselatan. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Sampai saat ini masih aktif dalam melakukan penelitian yang terkait dengan dinamika sistem keplanetan.