Astronom menemukan sesuatu yang membingungkan. Gelombang kejut warna-warni terbentuk di sekitar bintang mati dan tampak berbeda dengan apa yang pernah ia lihat sebelumnya.

intang kecil yang dinamai RXJ0528+2838 terletak sekitar 730 tahun cahaya dari kita. Bintang ini mengitari pusat Galaksi kita seperti yang dilakukan Matahari dan bintang-bintang lain. Dalam perjalanannya, biasanya mereka menghembuskan material yang berinteraksi dengan gas di sekitarnya. Akibatnya, terbentuklah apa yang disebut gelombang-kejut haluan.
Gelombang kejut terjadi ketika sebuah objek bergerak sangat cepat lalu menabrak gas di sekitarnya yang tidak sempat menghindar. Tabrakan ini menghasilkan busur cahaya di sekeliling bintang, mirip dengan gelombang yang kalian lihat di depan perahu yang bergerak. Hal yang sama terjadi ketika peluru meriam ditembakkan: peluru terbang melampaui kecepatan suara, dan terciptalah gelombang kejut yang kita dengar sebagai dentuman keras. Udara pun memiliki gelombang, tapi kita tidak dapat melihatnya!
Nah, mengapa gelombang kejut di ruang angkasa ini menyebabkan para astronom kebingungan? Rupanya, bintang mati ini adalah sisa-sisa pusat bintang seperti Matahari yang sekarat (atau disebut katai putih) dan mempunyai bintang pasangan yang juga seperti Matahari. Bintang katai putih di pasangan bintang seperti ini biasanya akan mencuri materi dari pasangannya yang lebih besar sehingga terbentuk piringan gas dan debu di sekelilingnya lalu melemparkan sebagian materi itu ke ruang angkasa. Tapi, RXJ0528+2838 tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki piringan seperti itu. Jadi, tampaknya bintang ini tidak melepaskan materi ke ruang angkasa, yang merupakan tahap penting dalam pembentukan gelombang-kejut haluan.
Kalau bintang itu tidak melepaskan sisa-sisa materi, bagaimana si bintang bisa menciptakan gelombang kejut yang menakjubkan?
Para astronom tidak yakin, tapi mereka menduga seperti ini: si katai putih memiliki medan magnet kuat yang menarik materi-materi dari bintang pasangannya langsung ke arah dirinya tanpa membentuk piringan. Ide ini saja tidak cukup untuk menjelaskan kekuatan gelombang kejut tersebut sehingga masih perlu penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan ini dimungkinkan berkat Very Large Telescope (VLT) milik ESO setelah para astronom memperhatikan awan aneh di sekitar bintang. Mereka dapat memetakan gelombang-kejut haluan ini secara mendetail dan menyelidiki bahan-bahan penyusunnya. Pendeknya, penemuan ini membantu kita semakin memahami sumber energi untuk pemandangan seperti pelangi ini.
Fakta Keren
Bumi kita memiliki gelombang kejut permanen yang melindungi kita dari tiupan partikel-partikel berenergi tinggi dari Matahari, yang dikenal sebagai angin matahari. Tameng ini terbentuk akibat interaksi antara medan magnet Bumi dan angin matahari, dan sangat penting dalam hubungan antara Matahari dan Bumi.
















Tulis Komentar