langitselatan
Beranda » Fenomena Langit 2026: Gerhana Matahari & Gerhana Bulan

Fenomena Langit 2026: Gerhana Matahari & Gerhana Bulan

Selamat datang di tahun 2026! Buat pengamat di Indonesia, jangan lewatkan Gerhana Bulan Total tahun ini. 

Gerhana Bulan Total 8 September 2025 yang dipotret dari bandung. Kredit: langitselatan
Gerhana Bulan Total 8 September 2025 yang dipotret dari bandung. Kredit: langitselatan

Musim gerhana tahun akan diwarnai oleh 4 gerhana dengan konfigurasi dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari. Ini adalah konfigurasi minimal gerhana yang terjadi setiap tahun. Sementara itu, jumlah maksimal gerhana yang bisa terjadi dalam satu tahun adalah 7 gerhana. Konfigurasinya bisa 4 gerhana Matahari dan 3 gerhana Bulan atau sebaliknya, dan 5 gerhana Matahari dan 2 gerhana Bulan atau sebaliknya. 

Paling dekat, pada tahun 2027 dan 2028, para pengamat bisa menikmati 3 gerhana Bulan dan 2 gerhana Matahari. Setahun kemudian, pada tahun 2029 para pemburu gerhana bisa menyaksikan 4 gerhana Matahari dan 2 gerhana Bulan dalam setahun. Sementara itu, di tahun 2038, akan ada 7 gerhana dengan komposisi 3 gerhana Matahari dan 4 gerhana Bulan. Untuk 5 gerhana Matahari dalam satu tahun, kita perlu menunggu sampai tahun 2206. 

Untuk tahun 2026, musim pertama gerhana akan dimulai dengan Gerhana Matahari Cincin yang terjadi tanggal 17 Februari bertepatan dengan perayaan Imlek. Gerhana berikutnya adalah Gerhana Bulan Total tanggal 3 Maret dan gerhana ini bisa disaksikan oleh pengamat di Indonesia setelah Matahari terbenam. Musim kedua gerhana akan diawali oleh Gerhana Matahari Total pada 12-13 Agustus dan ditutup oleh Gerhana Bulan Sebagian tanggal 28 Agustus. 

17 Februari — Gerhana Matahari Cincin

Cincin Api di siang hari akan jadi gerhana pembuka di tahun 2026. Gerhana Matahari Cincin yang terjadi bertepatan dengan perayaan Imlek pada tanggal 17 Februari 2026. Akan tetapi, peristiwa cincin di siang hari ini hanya bisa disaksikan oleh para pengamat yang berada di Antarktika, atau lebih spesifik lagi di Stasiun Concordia, Antarktika, pangkalan riset Perancis-Italia.  

Sementara itu, Gerhana Matahari Sebagian hanya bisa disaksikan oleh pengamat di selatan Argentina, Chile, dan selatan Afrika. Di antaranya adalah Argentina, Bostwana, Chile, Komoros, Eswatini, Lesoto, Madagaskar, Wilayah Samudra Hindia Britania Raya, Daratan Selatan dan Antarktika Prancis, Malawi, Mauritius, Mayotte, Mozambik, Namibia, Reunion, Seychelles, Afrika Selatan, Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan, Tanzania, Zambia, dan Zimbabwe. 

Kontak pertama saat Gerhana Matahari Sebagian dimulai terjadi pada pukul 16:56 WIB dan kontak terakhir pada pukul 21:27 WIB. Sementara itu, gerhana cincin dimulai pukul 18:42 WIB dengan puncak gerhana saat cincin api bertengger di langit terjadi pada pukul 19:12 WIB, dan akhirnya berakhir pada pukul 19:41 WIB. Durasi gerhana cincin selama 2 menit 5 detik di Antarktika. 

3 Maret — Gerhana Bulan Total

Dua minggu setelah Gerhana Matahari, para pengamat di area malam bisa menyaksikan Gerhana Bulan. Gerhana Bulan pertama tahun ini merupakan Gerhana Bulan Total yang terjadi tanggal 3 Maret 2026. Gerhana Bulan ini bisa diamati oleh seluruh masyarakat Indonesia dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Gerhana Bulan Total 3 Maret bisa disaksikan oleh pengamat di negara-negara yang berada di timur Asia, Australia, di Samudera Pasifik, dan Amerika. Seluruh proses gerhana tanpa kecuali bisa disaksikan oleh pengamat di Australia, Papua New Guinea, Selandia Baru, negara-negara kepulauan di Pasifik, dan sebagian Amerika. 

Untuk Indonesia, ada S&K yang berlaku. Gerhana Bulan Total 3 Maret sudah berlangsung sejak sore hari dengan kontak pertama atau Gerhana Penumbra dimulai pada pukul 15:44 WIB. Pengamat di sebagian besar wilayah Indonesia yakni di Indonesia bagian tengah dan barat masih sore. Sementara untuk wilayah Indonesia timur, Bulan terbit dalam kondisi gerhana penumbra. Karena itu untuk pengamat di Indonesia timur, gerhana bisa diamati sejak gerhana penumbra sampai seluruh proses gerhana berakhir.

Saat kontak kedua atau saat gerhana sebagian dimulai pada pukul 16:50 WIB, pengamat di Indonesia tengah akan melihat Bulan terbit dalam kondisi gerhana sebagian. Dan saat gerhana Bulan total dimulai atau kontak ketiga pada pukul 18:04 WIB, saatnya tiba untuk pengamat di Indonesia bagian barat untuk bisa menyaksikan peristiwa ini saat Bulan terbit dalam kondisi gerhana total. 

Gerhana total berlangsung selama 58 menit 19 detik dan berakhir pukul 19:02 WIB. Gerhana sebagian terus berlangsung saat Bulan meninggalkan umbra atau bayang-bayang inti Bumi. Gerhana sebagian berakhir pukul 20:17 WIB saat Bulan masuk dalam bayang kabur atau penumbra. Seluruh proses gerhana berakhir pada pukul 21:22 WIB saat Bulan meninggalkan penumbra Bumi. 

Untuk mengamati peristiwa ini, yang diperlukan adalah area timur yang bebas dari bangunan tinggi dan pohon karena Bulan sudah dalam kondisi gerhana saat terbit. Itu artinya kita akan menyaksikan gerhana sejak saat Bulan terbit dan masih rendah di ufuk timur. 

PeristiwaWIB WITAWIT
P1: GBP dimulai15:4416:4417:44
U1: GBS dimulai16:5017:5018:50
U2: GBT dimulai18:0419:0420:04
Maksimum18:3419:3420:34
U3: GBT berakhir19:02 20:02 21:02
U4: GBS berakhir20:1721:1722:17
P4: GBP berakhir21:2222:2223:22
Catatan: GBP: Gerhana Bulan Penumbra; GBS: Gerhana Bulan Sebagian; GBT: Gerhana Bulan Total

12-13 Agustus — Gerhana Matahari Total

Musim kedua gerhana dimulai dengan Gerhana Matahari Total pada 12-13 Agustus 2026. gerhana ini sekaligus jadi yang pertama dari 3 gerhana Matahari total yang bisa diamati selama 3 tahun berturut-turut dari 2026-2028. Yang pasti, gerhana Matahari total ini tidak bisa diamati dari Indonesia. Pengamat di Indonesia bisa ikut menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian saat Gerhana Matahari Total 2028.

Gerhana Matahari Total 12-13 Agustus hanya melintasi wilayah utara Amerika Utara, wilayah barat Afrika, dan Eropa. Sementara jalur totalitas hanya melintasi wilayah Arktik, Tanah Hijau alias Greenland, Islandia, Spanyol, Portugal, Rusia. 

Gerhana dimulai pukul 22:34 WIB pada tanggal 12 Agustus dan berakhir pada tanggal 13 Agustus pukul 02:57 WIB. Durasi gerhana total selama 2 menit 18 detik pada 13 Agustus pukul 00:47 WIB. 

28 Agustus — Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana terakhir tahun ini akan diisi oleh Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi 28 Agustus 2026. Gerhana ini tidak bisa diamati di Indonesia karena terjadi di siang hari, dan hanya bisa diamati oleh pengamat di wilayah timur Pasifik, Amerika, Eropa, dan Afrika. 

Gerhana Bulan Sebagian ini akan berlangsung selama 3 jam 18 menit sementara seluruh proses gerhana dari saat gerhana penumbra sampai selesai akan berlangsung selama 5 jam 37 menit. Kontak pertama atau saat bulan masuk dalam penumbra Bumi terjadi pukul 08: 23 WIB. Kontak kedua saat Bulan masuk dalam penumbra Bumi yang menandai dimulainya gerhana sebagian terjadi pukul 09:33 WIB. Gerhana sebagian selesai saat bulan meninggalkan umbra Bumi pada pukul 12:51 WIB, dan seluruh gerhana berakhir saat Bulan keluar dari penumbra pada pukul 14:01 WIB. 

Gerhana ini menutup musim gerhana tahun 2026. Meskipun pengamat di Indonesia hanya bisa menyaksikan gerhana Bulan total, tapi jika ingin berburu gerhana lain di lokasi berbeda juga masih bisa.

Clear Sky!

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Manager 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute.

Tulis Komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

Kanal LS

Error 403 The request cannot be completed because you have exceeded your quota. : quotaExceeded
Toko LS
tanya LS

Paling Banyak Dicari

Fenomena Langit Bulan Januari 2026
Di Balik Layar
Fenomena Langit 2026: Gerhana Matahari & Gerhana Bulan
Planet Bumi, Si Kelereng Biru Rumah Kita
Kisah penemuan Galaksi Bima Sakti (Bagian Pertama)
Cincin Raksasa di Planet Asing J1407b

Langanan LS