fbpx
langitselatan
Beranda » Gerhana Venus di Bulan Mei 2010

Gerhana Venus di Bulan Mei 2010

Astronomi memang senantiasa menarik, penuh misteri namun juga indah dan membawa decak kagum bagi manusia Bumi. Berbagai peristiwa alam menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Ada yang ingin tahu, ada yang khawatir namun ada juga yang sangat antusias untuk mengabadikannya dalam lensa kamera.

Okultasi planet Venus oleh Bulan pada tanggal 16 Mei 2010. Kredit : Stellarium

Setelah bulan April kita diajak berburu meteor, di pertengahan bulan Mei ini ada satu fenomena alam lainnya yang cukup menarik untuk diamati. Apa itu? Nah, bagi orang astronomi, peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa okultasi atau peristiwa saat sebuah benda langit dilintasi benda langit lainnya dan tak nampak oleh pengamat yang melihatnya.

Okultasi yang akan terjadi pada tanggal 16 Mei 2010 ini merupakan okultasi Venus oleh Bulan. Pada saat terjadi okultasi, Venus akan dilintasi piringan Bulan sehingga tidak nampak oleh para pengamat langit. Pada saat Venus menghilang itulah yang disebut okultasi. Kejadian ini oleh masyarakat awam juga dikenal sebagai Gerhana Venus. Tapi sebenarnya istilah gerhana ini tidak begitu tepat walau kondisinya memang hampir sama.

Dalam pergerakan benda-benda langit, ada saat dimana 3 benda langit atau lebih berada dalam posisi sejajar. Untuk kasus ketika Bumi dan 2 benda lainnya mengalami kesejajaran, Peristiwa seperti ini dikenal sebagai okultasi, Peristiwa mirip lainnya yakni transit merupakan peristiwa di saat sebuah benda langit dekat yang tampak lebih kecil melintasi piringan obyek jauh yang lebih besar, seperti transit Venus atau Merkurius ketika melintasi piringan Matahari. Peristiwa transit ini juga yang dipakai sebagai salah satu metode dalam pencarian planet di luar Tata Surya.

Peristiwa lainnya saat 3 benda langit berada pada posisi sejajar yang sangat dikenal masyarakat adalah gerhana yang merupakan peristiwa melintasnya sebuah obyek masuk ke dalam bayangan obyek lainnya. Dalam hal ini Bumi melintas memasuki bayangan Bulan saat Bulan sedang mengokultasi Matahari.

Namun untuk memudahkan istilah gerhana juga bisa dipakai untuk kasus terjadinya okultasi Venus oleh Bulan. Sehingga bisa disebut juga sebagai gerhana Venus. Gerhana Venus di tahun 2010 merupakan satu dari 4 peristiwa okultasi yang akan terjadi. Dan dari ke-4 okultasi tersebut 3 diantaranya merupakan okultasi Venus oleh Bulan pada tanggal 16 Mei, 11 September dan 5 November. Okultasi Venus tanggal 11 September dan 5 November tak dapat diamati dari Indonesia. Peristiwa okultasi lainnya merupakan okultasi Mars tanggal 6 Desember 2010. Dan yang menarik, selama abad 21 terjadi 37 kali okultasi Venus oleh Bulan, dengan peristiwa paling menarik terjadi pada tanggal 26 Desember 2057 pada saat okultasi venus oleh Bulan yang terjadi bersamaan dengan Gerhana Matahari sebagian yang dapat dilihat di Amerika Selatan dari benua Antartika.

Nah, untuk okultasi Venus di bulan Mei 2010 hanya area Afrika Utara, Timur Tengah dan Asia Tenggara yang bisa menikmati keindahan senja dengan perpaduan Venus dan Bulan. Pada tanggal 16 Mei, magnitudo Venus -3,9 cukup terang untuk dilihat tanpa bantuan alat.

Baca juga:  Fenomena Langit Bulan Mei 2020
Area yang dibatasi garis merah merupakan area yang dilewati okultasi Venus. Kredit : Transits Page

Di Bandung, okultasi Venus 16 Mei 2010 akan dimulai pada pukul 18:50 wib dan Venus akan pelan-pelan menghilang di balik Bulan. Ia akan muncul kembali pada pukul 19:28 wib sedangkan puncak gerhana Venus terjadi pada pukul 19:10 wib. Sayangnya saat gerhana Venus berakhir, Bulan sudah berada di ufuk Barat untuk terbenam sehingga tidak dapat kita amati lagi.

Untuk pengamatan okultasi Venus, langitselatan akan mengadakan talk show dan pengamatan bekerjasama dengan Tobucil pada tanggal 16 Mei 2010 pukul 15.00 – selesai di Tobucil, Jalan Aceh No. 56 Bandung.

Selamat mengamat dan memotret pasangan Venus dan Bulan di akhir pekan anda.

Clear Sky.

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.

5 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini