Spin Lubang Hitam Supermasif Berhasil Diukur

nothing, not even light, can escape a black hole

Tapi ternyata secara mengejutkan dan menakjubkan para peneliti dari Universitas Maryland, untuk pertama kalinya, berhasil melakukan pengukuran kuantitatif spin (putaran) beberapa lubang hitam supermasif. Atau dengan kata lain mereka berhasil mengukur seberapa cepat lubang hitam supermasif berputar.

Badai di Lubang Hitam

Dalam penelitian ini, Laura Brenneman, mahasiswa magister dari Universtas Maryland dan Associate Professor Christopher Reynolds menggunakan teleskop XMM-Newton X-ray milik ESA untuk menentukan perubahan bentuk garis spektrum besi yang dipancarkan piringan akresi di sekitar Lubang hitam yang terjadi secara relativistik.

Dengan membandingkan data yang didapat dengan model teori untuk garis spektrum tersebut, mereka bisa mendapatkan momentum sudut, atau laju spin objek tersebut.

Data terbaik yang mereka dapatkan adalah untuk Lubang Hitam di pusat galaksi MCG-06-30-15. Lubang Hitam ini diindikasikan berputar sangat cepat, dengan kecepatan setidaknya mencapai 95% laju spin maksimum yang dimungkinkan oleh Teori Relativitas Einstein.

Hasil ini, diharapkan dapat memberi informasi penting bagaimana Lubang hitam supermasif ini terbentuk dan bertumbuh. Lubang hitam bisa menjadi Lubang hitam supermasif salah satunya melalui akresi sejumlah materi masif. Jadi ketika Lubang Hitam tersebut menarik materi disekitarnya, maka ia akan berputar semakin cepat sampai mencapai batas laju relativistik. Tapi jika Lubang Hitam supermasif ini tebentuk dari hasil tabrakan antar Lubang Hitam, maka Lubang hitam supermasif yang dihasilkan hanya memiliki kecepatan spin menengah atau dengan kata lain mereka akan memiliki spin yang lebih lambat.

Massa Lubang Hitam supermasif sendiri ratusan ribu sampai milyaran kali massa Matahari. dan diperkirakan hampir semua galaksi termasuk Bimasakti memiliki Lubang Hitam supermasif di pusatnya.

sumber : UM News Release

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.