List/Grid

Extrasolar Subscribe to Extrasolar

gambar_sampul

Karakteristik Bintang Masif yang sangat Muda: Orasi purna tugas Prof. Dr. Pik Sin Thé

Pengantar penerjemah: Tulisan berikut ini adalah teks orasi purna tugas Prof. Dr. Pik Sin Thé, mantan Direktur Observatorium Bosscha 1959–1968, kemudian menjadi Guru Besar Astronomi di Universitas Amsterdam. Pada tahun… Read more »

fomalhautpreview

ALMA Menemukan Dua Planet di Fomalhaut

ALMA aka Atacama Large Millimeter/submillimeter Array berhasil menemukan planet sebagai penemuannya yang pertama. Ia bahkan belum beroperasi sepenuhnya karena masih dalam pembangunan yang direncanakan akan selesai pada tahun 2013.

ALMAdiscoverythumb

Penemuan Beberapa Planet Dingin

Teleskop terbaru yang saat ini sedang dibangun, ALMA, sudah berhasil menghasilkan penemuan pertamanya! Ia berhasil menemukan dua buah planet yang sedang mengorbit bintang yang tampak di foto.

exoplanet JSW

Astronom Asal Indonesia Menemukan Planet Tertua di Alam Semesta

Astronom asal Indonesia, Dr. Johny Setiawan, bersama dengan ilmuwan-ilmuwan Eropa baru saja menemukan sistem keplanetan yang unik. Sistem keplanetan ini beranggotakan dua planet yang mengorbit bintang HIP 11952, masing-masing dalam waktu 7 dan 290 hari.

Planet Nomad, si pengembara di alam semesta. kredit : Greg Stewart / SLAC National Accelerator Laboratory

Planet Nomad Sang Pengembara, Lebih Banyak dari Bintang?

Pernah dengar yang namanya planet nomaden? Ini adalah planet yang tidak mengitari bintang apapun atau seringnya disebut planet mengambang bebas. Menurut para peneliti di Institut Kavli, planet nomad ini memiliki kemungkinan membawa bakteri di dalamnya.

GJ 1214b planet air dengan atmosfer tebal. Kredit : NASA, ESA, & D. Aguilar (Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics)

Dunia Air di Planet GJ 1214b

Tahun 2009, planet GJ 1214b ditemukan. Planet yang satu ini menarik perhatian karena ia merupakan planet pertama yang ditemukan memiliki atmosfer yang cukup tebal. Di tahun 2012, para astronom akhirnya mengetahui kalau planet ini merupakan sebuah dunia air.

GJ667Ccfeat

Gliese 667C c, Exoplanet Laik Huni di Sistem Tiga Bintang

Sebuah planet baru, Gliese 667C c a.k.a GJ667Cc, ditemukan! Dan yang menarik tentu saja lokasi keberadaannya yang berada di zona laik huni bintang induknya.

Ilustrasi Sistem Kepler-35. Kredit : Lynette Cook / extrasolar.spaceart.org

Dua Planet dengan Dua Matahari

Wahana Kepler berhasil menemukan lagi keberadaan dua planet sirkumbinari atau planet yang mengitari dua buah bintang seperti Tatooine dan dinamai Kepler-34b dan Kepler-35b.

Penemuan Sistem Planet Terkecil oleh Kepler

Kepler kembali mengejutkan dunia dengan penemuan planet-planetnya! Ia tidak sekedar menunjukkan mampu menemukan planet-planet di bintang lain melainkan juga menunjukan kalau ia mampu untuk mendeteksi planet yang bahkan lebih kecil dari Bumi dan menunjukkan betapa sistem keplanetan yang ada di Galaksi Bima Sakti sangat beragam!

Dua Planet Dalam Panggangan Bintang

Dua buah planet seukuran Bumi lainnya berhasil ditemukan sedang mengelilingi sebuah bintang yang sedang sekarat. Yang menarik kedua planet ini baru saja lolos dari maut!

Atas : Kepler-20e yang lebih kecil dari Venus; Bawah : Kepler-20f yang memiliki ukuran 1,3 kali Bumi. Kredit :NASA/Ames/JPL-Caltech

Dua Planet “Bumi” di Sistem Kepler-20

Kepler menemukan sebuah planet baru yang menjadi tonggak baru dalam perburuan planet di bintang lain. Itulah yang menjadi topik hangat saat NASA Kepler mengadakan rilis planet terbaru mereka yang kali ini ditemukan pada sistem bintang Kepler-20.

Ilustrasi Planet Kepler-22b. Kredit : NASA/Ames/JPL-Caltech

Kepler-22b, Satu Langkah Menuju Bumi Lain

Planet Bumi yang lain atau bagi kalangan astronom lebih dikenal sebagai planet laik huni adalah harapan bagi para astronom dan juga manusia untuk menemukan sebuah petunjuk keberadaan kehidupan lain selain Bumi.