Proxima c, Kandidat Planet Kedua Pada Bintang Terdekat

Proxima b tidak sendirian. Kandidat Proxima c, exoplanet kedua yang mengorbit bintang Proxima Centauri ditemukan.

LEAP: Sepinya Alam Semesta (Jika Sendiri)

Artikel 10 Besar Lomba Esai Artikel Astronomi Populer (LEAP) LS
Penulis: Fragadian Rizky Widiawan (Rawalumbu, Jawa Barat)

“The future of humanity is going to bifurcate in two directions: Either it’s going to become multiplanetary, or it’s going to remain confined to one planet and eventually there’s going to be an extinction event.”  Elon Musk

Sejauh ini Bumi adalah satu-satunya planet yang dapat menunjang kehidupan manusia. Terhitung sejak munculnya spesies homo sapiens, Bumi telah memberikan kehidupan kepada 108,2 miliar umat manusia. Saat ini, Bumi sedang menampung kurang lebih 7,4 miliar manusia dan diperkirakan akan menjadi 9,8 miliar pada tahun 2050 dan tentu akan terus meningkat setiap tahunnya.[1] Pertanyaannya, dapatkah kita secara terus menerus membebankan kepada Bumi segala dampak buruk atas berbagai permasalahan yang muncul sebagai akibat dari kemajuan peradaban manusia? Dan jika Bumi telah rusak, bagaimana nasib manusia dan kehidupan Bumi lainnya?

Rigel – Kentaurus, Bintang-nya Langit Selatan

Apa yang membuat langit selatan itu begitu istimewa? Buat saya, jawabannya karena langit selatan punya satu bintang yang sangat unik, namanya Alpha Centauri (a Cen /a Centauri/ Rigil Kentaurus). Gampangnya, saya akan memanggilnya sebagai Rig-K, kenapa? Ya karena suka saja. Nama Rigil Kentaurus sendiri berasal dari bahasa Arab, Al Rijl al Kentaurus, yang artinya “kaki sang centaurus”, (tentu saja karena letaknya berada pada kaki dari konstelasi Centaurus), tetapi lebih sering disebut berdasarkan penamaan astronominya: Alpha Centauri.