Menikmati Indahnya Perjalanan Nova

Dengan menggunakan Very Large Telescope Interferometer milik ESO, untuk pertama kalinya kita dapat menyaksikan penampakan selubung gas dan debu di sekeliling bintang yang baru meledak, kemudian mengikuti jejak evolusinya selama lebih dari 100 hari. Menarik bukan?

Bintang Maha Raksasa Yang Sedang Sekarat

Tim riset dari Max Planck Institute for Radio Astronomy (MPIfR) di Bonn dan European Southern Observatory (ESO) di Garching, Munich, untuk pertama kalinya berhasil melihat dari dekat bintang maha raksasa yang sedang sekarat di galaksi tetangga, yakni di Awan Magelan Besar (Large Magellanic Cloud /LMC). Pengamatan dilakukan dengan menggabungkan dua teleskop 8,2 meter di Chile sebagai interferometer, sehingga mendapat kemampuan setara dengan teleskop 60 meter.

Sisa Supernova Di Balik Kegelapan

Sisa supernova termuda di galaksi kita berhasil ditemukan, tersembunyi dibalik cadar debu dan gas. Penemuan ini dilakukan oleh National Science Foundation’s Very Large Array (VLA) dan NASA’s Chandra X-Ray Observatory yang berhasil menembus kegelapan untuk mengungkap keberadaan sisa supernova tersebut. Dan menjadi contoh pertama dari populasi sisa supernova muda yang hilang. Lah apa itu supernova? Supernova merupakan bintang yang meleda, jadi yang dicari ini adalah sisa-sisa ledakan tersebut.

Saat Bintang Dijadikan Panekuk Oleh Lubang Hitam

Bintang di langit tak selamanya akan tetap disana. Ia juga akan menjadi tua dan mati. Ada yang berakhir sebagai katai putih, lubang hitam atau supernova. Tapi ada juga bintang yang dipaksa mati sebelum waktunya. Kok bisa? Ada bintang yang hidupnya berjalan biasa saja sampai masa tua dan kemudian mati, namun ada juga bintang yang dalam hidupnya berani menempuh bahaya dan ternyata tak selamat dari bahaya tersebut. Bintang itu adalah mereka yang berani berdekatan dengan lubang hitam masif.

Bintang Katai Putih Karbon Berpulsasi Berhasil Ditemukan

Pernah dengar apa itu bintang katai putih? Bintang katai putih merupakan bintang yang berukuran kecil dan sebagian besar komposisinya terdiri dari materi elektron yang terdegenerasi. Bintang jenis ini memiliki kerapatan cukup tinggi dan kecerlangan yang lemah. Bintang katai putih ini biasanya terbentuk dari bintang yang akan mengakhiri evolusinya, terutama bintang-bintang yang memiliki massa tidak terlalu tinggi. Salah satu bintang yang diperkirakan akan mengakhiri hidupnya sebagai bintang katai putih adalah matahari.

Mari Mengenal Paralaks Bintang

Di malam hari yang gelap, kita dapat melihat taburan ratusan bintang di langit. Bintang-bintang tersebut hanya tampak sebagai titik-titik terang dan redup yang sama ukurannya di lihat mata kita. Namun lebih jauh, seberapa terang suatu bintang tidak menentukan jaraknya terhadap kita. Untuk menentukan jarak bintang, para astronom menggunakan berbagai metode, yang akan dibahas di bagian selanjutnya.

Penemuan Bintang Terdingin Mengisi Gap Bintang dan Planet

Bagaimana rasanya berada dekat Matahari? Tentu kita akan menjawab, panas, sampai bisa hangus, deh. Tentu saja, karena suhu permukaan Matahari sendiri 6.000 K. Kali ini, justru ditemukan bintang baru yang sangat dingin, hanya 632 K atau sekitar 350 derajat Celsius. Penemuan bintang yang satu ini memang tidak spektakuler seperti menemukan supernova, namun tetap memberikan banyak informasi dan kaitan antara bintang dan planet khususnya planet raksasa (planet gas). Bintang terdingin yang ditemukan ini adalah sebuah bintang katai cokelat atau yang lebih kita kenal sebagai bintang gagal.