List/Grid

Kosmologi Subscribe to Kosmologi

HiggsDecay

Zarah dan gaya fundamental di alam semesta

Dapatkah kita terus-menerus tanpa akhir memotong sesuatu benda menjadi potongan kecil-kecil? Ataukah pada akhirnya kita akan menjumpai potongan terkecil yang tidak akan dapat lagi dibelah?

Ilustrasi saat dentuman besar atau big bang terjadi. kredit : Particle Physics Laboratory, Annecy-le-Vieux, France

Menit-Menit Awal Alam Semesta

Seperti diketahui, Big Bang atau Dentuman besar merupakan sebuah kejadian yang memicu terbentuknya alam semesta. Tapi meskipun demikian, masih banyak misteri disana.

Tanda tabrakan gelembung pada berbagai tahapan.

Astronom Temukan Jejak Alam Semesta Lain

Apakah alam semesta itu hanya satu? Ataukah ada alam semesta lainnya? Sekelompok peneliti yang dipimpin Stephen Feeney mencoba memberi jawaban atas pertanyaan tersebut. Hasil penelitian mereka menunjukkan adanya sesuatu yang lain dalam echo (gaung) dentuman besar

WMAP. Sumber NASA

Lingkaran Konsentris, Bukti Aktivitas Sebelum Dentuman Besar

Penemuan terakhir menunjukkan kalau alam semesta merupakan sebuah siklus abadi

Memburu materi gelap: Satu gejala, Tiga teori

Penelitian mengenai hakikat materi gelap kini menempati garda depan penelitian astronomi. Ada beberapa arus teori untuk menjelaskan gejala materi gelap, namun belum ada bukti-bukti kuat yang dapat mendukung. Tulisan ini akan merangkum asal muasal penemuan gejala materi gelap dan tiga kemungkinan penjelasannya.

Diagram perubahan laju pengembangan alam semesta sejak 15 milyar tahun lalu. Kredit :  NASA/STScI/Ann Feild

Energi Gelap (Dark Energy) Dalam Model Standar Kosmologi Baru

Kosmologi memasuki babak baru. Berbagai temuan observasi memberikan kita gambaran terkini tentang alam semesta, yang agak berbeda dengan alam semesta sebagaimana yang digambarkan oleh model standar kosmologi. tapi apakah itu energi gelap?

Alam semesta dalam gelombang mikro yangd ilihat Planck. kredit : Planck/ESA

Planck Menyingkap Alam Semesta

Bagaimana alam semesta memulai hidupnya setelah dentuman besar? Mungkin itu pertanyaan yang sering kali muncul dalam benak. Berbagai teori memang sudah dikemukakan namun apa yang sesungguhnya terjadi dan apa bukti observasinya, inilah yang terus dicari.

Vitaly Ginzburg usia 80 tahun

Obituari Vitaly Ginzburg (1916 – 2009): Superkonduktivitas dan partikel kosmik

Ahli fisika Rusia, Vitaly Ginzburg, meninggal dunia dalam usia 93 pada tanggal 8 November 2009.

Model evolusi alam semesta. Kredit : SDSS

Kisah Perjalanan Alam Semesta

Alam semesta merupakan sebuah daerah yang sangat besar, terisi dengan berbagai komponen yang bisa mengejutkan kita, termasuk hal-hal yang jauh dari bayangan kita. Teori kosmologi modern dimulai oleh Friedman pada tahun 1920 dan dikenal juga sebagai model kosmologi standar.

Galaksi Bima Sakti seperti yang digambarkan dalam Atlas Alam Semesta. Kredit : Atlas of the universe

Alam Semesta Dalam Deskripsi

Dari ilmu biologi, kita telah mempelajari tentang evolusi manusia yang telah berjalan selama jutaan, tetapi tulisan ini tidak ingin berkutat pada bagaimana manusia berevolusi dari kera, tetapi ingin menyatakan, bahwa betapa ilmu pengetahuan bisa memberikan jawaban ilmiah tentang betapa panjangnya rentang waktu kehidupan ini telah berlangsung.

Eksperimen mesin penghancur atom. Kredit : CERN, Northeastern University, Chicago University

Mencari Partikel Tuhan

Menarik membaca berita hari ini, satu koneksi buruk menyebabkan ‘mesin penghancur atom’ ditutup, hanya setelah beberapa hari dioperasikan. Kesalahan yang hanya disebabkan oleh satu penyolderan yang buruk dari 10ribu koneksi adalah sebuah kesalahan kecil, tetapi menyebabkan pengoperasian menjadi tertunda dalam jangka waktu lama, ditambah lagi biaya operasionalnya yang besar.

Model alam semesta setelah ledakan besar. Kredit : NASA/WMAP Science Team

Bahwa Alam Semesta Sudah Tua

Banyak cara yang berbeda satu sama lain digunakan untuk menjelaskan berapa umur semesta, dan walaupun berbagai metodologi itu dilakukan secara terpisah, tetapi memberikan gambaran yang berkesesuaian satu sama lain untuk menjelaskan umur semesta ini secara obyektif.