Pengamatan GBT Mikro di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang

Tepat pukul 2 siang, mobil Rush berwarna hitam milik Perguruan Diniyyah Puteri (selanjutnya akan disebut Diniyyah) menjemput saya di kota Padang. Saya harus bergegas memasukkan barang-barang berupa teleskop Bresser Messier AR90 ke dalam mobil. Badai sebentar lagi akan datang. Tetes-tetes air yang berasal dari awan hitam kelabu yang menggantung di atas kota Padang mulai terasa menyentuh kulit. Saya dijemput oleh Riki Eka Putra, salah seorang pegiat literasi Diniyyah yang telah menerbitkan banyak buku bertema edukasi.