Menjadi Astronom (Amatir)

Siapa saja yang disebut dengan astronom amatir? Semua orang yang punya rasa ingin tahu akan antariksa dan alam semesta sudah pantas disebut sebagai astronom amatir. Ketika seseorang memandang langit dan menyadari indahnya tatanan bintang yang dapat dibentuk-bentuk menjadi rasi, bulan yang menyinari langit malam dan jika beruntung dapat melihat meteor shower yang melintas, mereka yang menyadarinya adalah orang-orang yang telah masuk ke dalam dunia astronomi dan sangat pantas disebut sebagai astronom amatir.

Studi Aktivitas Matahari dan Efeknya

Seiring dengan perkembangan teknologi elektronika, serta kaitannya dengan iklim, studi tentang aktivitas matahari menjadi perhatian yang semakin perlu dikaji. Bisakah kita memprediksi “badai matahari”? Dinamika siklusnya? Dinamika cuaca antariksa yang di dorong dinamika matahari? Pengamatan matahari saat ini telah menggunakan teknologi satelit dalam menentukan bilamanakah terjadi aktivitas yang tiba-tiba dari matahari.

Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi: Inconvenient Truth

Kelas Filsafat Sains Program Magister Astronomi ITB mengadakan kegiatan (bagian dari diskusi rutin perkuliahan) nonbar alias nonton bareng. Film yang diangkat adalah An Inconvenient Truth. Film ini mengusung isu global warming, krisis yang dihadapi dunia saat ini. Berminat? Silahkan datang dan menikmati (plus merenung-renung) serta berdiskusi. Kegiatan bertempat di Ruang Seminar 2 Program Studi Astronomi ITB pada tanggal 1 Mei 2007 pukul 9:00 WIB.

Bagaimana membuktikan bahwa Bumi mengelilingi Matahari, dan bukan sebaliknya?

Pada awal perkembangan sains, orang-orang seperti Copernicus, Kepler, Galileo & Newton berpendapat bahwa alangkah lebih baik (untuk menjelaskan), lebih mudah (secara matematika) & lebih elegan (secara filosofis) bahwa Matahari berada di pusat, sementara Bumi & planet-planet berputar mengelilingi Matahari. Semua punya penjelasan yang memuaskan, secara teori untuk mengatakan hal itu.