PBB Menetapkan Tahun 2009 Sebagai Tahun Astonomi

. IYA merupakan inisiatif dari IAU (International Astronomical Union) dan UNESCO, untuk merayakan dipergunakannya teleskop untuk pertama kali oleh Galileo. IYA 2009 sendiri merupakan moment 400 tahun dari penemuan – penemuan dalam astronomi dan pemicu revolusi sains yang juga mempengaruhi dunia. Hasilnya, saat ini teleskop landas bumi maupun angkasa beroperasi selama 24 jam sehari memberikan berbagai hasil spektakuler dalam berbagai panjang gelombang.

Wisma Kerkhoven, Museum Astronomi Pertama di Indonesia

Akhir pekan yang lalu, tanggal 15 Desember 2007, sebagian besar kru langitselatan berada di Observatorium Bosscha mengambil bagian dalam acara peresmian Wisma Kerkhoven. Wisma Kerkhoven awalnya merupakan rumah kepala Observatorium Bosscha atau yang juga dikenal sebagai rumah A. Rumah tersebut kemudian direnovasi dan dijadikan Museum Astronomi Indonesia dan Rumah Pertemuan.

Menuju Titik Api bag 3 : Teleskop Reflektor

Gambar 1 : Atas: Cermin cekung akan memantulkan cahaya menuju satu titik api. Bawah: Gambar ini dibuat oleh Sekretaris Perkumpulan Kerajaan (Royal Society) untuk ahli optik dan astronom Christiaan Huygens di Paris, melaporkan kinerja teleskop reflektor yang dibuat Isaac Newton dan didemonstrasikan di hadapan anggota Perkumpulan Kerajaan pada akhir tahun 1671. Gambar dua mahkota di kiri bawah adalah ornamen sebuah pembaca arah angin sejauh 100 meter, dilihat dengan menggunakan reflektor Newton (A) dan dengan refraktor (B). Sumber: Hoskin, M. (ed.) 1997, The Cambridge Illustrated History of Astronomy, Cambridge University Press. h.153.

Teleskop Reflektor

Isaac Newton menyadari persoalan aberasi kromatis ini ketika mempelajari pemecahan sinar matahari menjadi warna pelangi dengan menggunakan prisma. Dengan tepat ia menyimpulkan bahwa aberasi kromatis adalah persoalan yang terkait dengan lensa (sebagaimana telah disinggung pada bagian tentang refraktor) dan membuat sebuah teleskop reflektor yang menggunakan cermin sebagai pemecahannya (Gambar 1).

Instrumentasi Astronomi Radio I: Gambaran Umum

Jika kita mendengar kata teleskop, maka umumnya interpretasi pertama dalam kepala kita adalah sebuah tabung yang dilengkapi lensa atau cermin, yang digunakan untuk mengamati objek-objek di luar angkasa. Namun perlu diingat (dan disosialisasikan) bahwa optik hanyalah salah satu bagian kecil dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh objek-objek di luar angkasa tersebut. Masih ada jenis-jenis gelombang elektromagnetik lainnya, yang tentu saja jika ingin diamati, membutuhkan peralatan yang berbeda dengan teleskop optik.

Menuju Titik Api bagian 1

Sebuah teleskop pada intinya adalah alat untuk mengumpulkan cahaya, menguatkannya, dan mengumpulkannya pada satu tempat. Walaupun kata “teleskop” dapat dipecah menjadi “tele” yang berarti “jauh” dan “scope” berarti “melihat”, atau kurang lebih maknanya adalah “melihat [objek-ojek] jauh”, tapi fungsi utama sebuah teleskop astronomi bukanlah untuk melihat hingga kejauhan.

CAP 2007 from Athens part 2

Konferensi CAP secara umum memang diisi oleh presentasi mengenai rencana pelaksanaan IYA tahun 2009 (International Year of Astronomy dicanangkan oleh PBB pada tahun 2009) di beberapa negara seperti Serbia, China, Jepang, Amerika, Canada, Chili, Brazil, Ekuador, Australia, Inggris, Afrika Selatan, Yunani, Belanda maupun Belgia. Masing-masing punya rencana yang menarik yang akan melibatkan sekolah, maupun astronom profesional dan amatir.

World Space Week, Memperingati Pekan Antariksa Dunia

Mendengar World Space Week, atau yang bisa diterjemahkan menjadi Pekan Antariksa Dunia, tentunya membawa pikiran kita bahwa peristiwa ini adalah peristiwa yang diperingati di seluruh dunia. Tetapi berbeda dengan peringatan-peringatan lainnya, Space Week adalah peristiwa yang diperingati selama seminggu, yaitu dari tanggal 4 hingga 10 Oktober. Lalu apa sebenarnya Space Week itu dan kenapa dipilih tanggal-tanggal itu?