Festival Anak Bertanya 2018

Tahun 2018 menandai tahun ke-4 langitselatan turut ambil bagian dalam Festival Anak Bertanya 2018 di Sasana Budaya Ganesha.

Baliho Festival Anak Bertanya 2018 di pintu masuk SABUGA ITB. Kredit: langitselatan
Baliho Festival Anak Bertanya 2018 di pintu masuk SABUGA ITB. Kredit: langitselatan

Sejak pertama kali FAB diselenggarakan oleh AnakBertanya.com dan SABUGA ITB, langitselatan memang sudah turut ambil bagian untuk memperkenalkan astronomi pada publik.

Astronomi memang salah satu bidang ilmu yang menarik perhatian anak. Rasa ingin tahu anak akan alam semesta dan ide tentang UFO maupun alien sering menjadi bahan pertanyaan tahunan.

Di booth langitselatan, anak dan orang tua bisa berdiskusi, bertanya dan belajar mengenal alam semesta dan apa itu astronomi. Anak juga bisa mewarnai, membaca buku dan mencoba teleskop.

Untuk bidang ilmu yang satu ini, langitselatan tidak sendiri. LAPAN kembali hadir dengan planetarium mini yang selalu menjadi daya tarik utama bagi anak. Observatorium Bosscha dan Dunia Astronomi juga ikut meramaikan FAB 2018. Meskipun ada 4 lembaga astronomi, tidak ada satu pun yang sepi dari kehadiran anak-anak.

Festival yang diinisiasi oleh anakbertanya.com dan SABUGA ITB ini memang mengusung ide memperkenalkan sains pada anak lewat interaksi langsung dengan para pakar. Pada acara ini, anak bisa berkenalan dengan berbagai profesi sekaligus memperoleh wawasan baru bahwa sains itu menyenangkan. Belajar bisa dilakukan sambil bermain.

Lewat FAB, para peserta diperkenalkan pada berbagai bidang ilmu dan ketrampilan. Ragam profesi dan hobi yang ditampilkan oleh berbagai komunitas diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi anak untuk mendalami bidang ilmu atau hobi yang disukai, sekaligus memberi wawasan tentang profesi yang bisa ditekuni kelak. Pengunjung yang datang bisa berinteraksi dan mencoba sendiri berbagai peraga yang disediakan, dan tentunya memperoleh jawaban langsung. Diskusi ini penting karena seringkali orang tua kesulitan untuk memberi jawaban atas pertanyaan anak. Di FAB, anak bisa bertanya secara langsung dan memperoleh jawabannya.

Tercatat ada 30 lembaga yang ikut meramaikan FAB 2018. Selain astronomi, anak-anak juga bisa berkenalan dengan sains secara umum, biologi, dongeng, panahan, desain, musik, tari, Pramuka, P3K dan Keselamatan, pemadam kebakaran, lingkungan, aeromodeling, masak memasak, membuat boneka kayu, dan masih banyak lagi.

Selama FAB tanggal 12 Mei 2018 lalu,  bukan hanya anak yang jadi sasarannya tapi juga orang tua. Kali ini ada acara diskusi untuk orang tua. Jadi ketika anak-anak bermain, orang tua pun punya kesempatan untuk berdiskusi dalam sesi khusus tentang hak perempuan dan anak, pola pengasuhan serta pengenalan keberagaman untuk anak.

Selama FAB 2018, anak tidak hanya bisa interaksi di booth dengan berbagai lembaga dan komunitas. Mereka juga bisa ikut menyimak berbagai penampilan dari rekan-rekan komunitas berbeda dan menonton film yang sudah disediakan panitia. FAB ini juga spesial karena buku audio “Apakah UFO itu Ada?” juga diluncurkan untuk pertama kalinya.

Meskipun seru, akhirnya acara pun harus berakhir. Tanggal 12 Mei 2018 di SABUGA, lebih dari 6000 pengunjung datang untuk bermain, berdiskusi dan belajar bersama berbagai lembaga dan komunitas yang ikut meramaikan FAB 2018.

Sampai jumpa di FAB 2019!

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

Tukang cerita astronomi keliling a.k.a komunikator astronomi yang dulu pernah sibuk menguji kestabilan planet-planet di bintang lain. Sehari-hari menuangkan kisah alam semesta lewat tulisan dan audio sambil bermain game dan sesekali menulis makalah ilmiah terkait astronomi & komunikasi sains.

Avivah juga bekerja sebagai Project Director 365 Days Of Astronomy di Planetary Science Institute dan dipercaya IAU sebagai IAU OAO National Outreach Coordinator untuk Indonesia.