fbpx
langitselatan
Beranda » Apakah Setiap Malam Kita Melihat Bintang yang Sama?

Apakah Setiap Malam Kita Melihat Bintang yang Sama?

Kenapa setiap malam kita melihat langit/bintang yang sama, padahal bumi berputar. Apakah bintang nya ikut berputar

Marie – Balikpapan

Ini tidak benar sama sekali.  Bintang yang kita lihat setiap malam tidaklah sama. Apakah berarti bintang-bintang itu bergerak dan berganti?

star trails. kredit: science blog
star trails. kredit: science blog

Bayangkan tidak ada Bumi ataupun Matahari dan kamu sebagai pengamat langsung melihat ke angkasa berhadapan dengan bintang-bintang di langit. Bintang yang dilihat akan selalu sama di arah manapun. Bintang memang bergerak terhadap bintang lainnya akan tetapi perubahan akibat gerakan itu sangat kecil untuk bisa dikenali oleh manusia dalam jangka waktu kehidupannya.

Tapi ingat, itu pengamat yang langsung menatap angkasa dan tidak berada di Bumi atau planet apapun.

Sekarang, jika pengamat berada di Bumi seperti halnya kita, akankah bintang yang dilihat selalu sama? Jawabannya tidak.

Setiap malam kita dapat melihat ada bintang-bintang baru di ufuk timur saat Matahari terbenam. Kita juga melihat bahwa bintang-bintang di ufuk barat yang kita amati pada malam sebelumnya tidak dapat kita amati lagi. Dan ketika bintang-bintang yang ada di langit malam terbenam, yang lain pun terbit. Perlu diingat juga, bintang yang dilihat pengamat di belahan bumi utara dan selatan juga berbeda.

Bintang yang dilihat pengamat akan tampak bergerak melintasi langit sepanjang malam dan terus melintasi langit di siang hari meskipun tak dapat dilihat oleh manusia dan akan kembali di lokasi yang relatif sama di malam hari di waktu yang sama keesokan harinya.  Tapi kalau pengamatan dilakukan dalam jangka waktu yang lebih lama, pengamat akan melihat kalau lokasi bintang dan kelompoknya itu bergeser dan ada kelompok bintang baru yang tampak di langit pada waktu tersebut.

Mengapa demikian?

Penyebab bintang-bintang tampak bergerak di langit malam adalah gerak rotasi Bumi. Perputaran Bumi pada porosnya inilah yang menyebabkan pengamat di Bumi melihat bintang-bintang melintasi angkasa terbit dan terbenam seperti layaknya Matahari dan Bulan. Bumi menyelesaikan putaran 360° pada porosnya setiap 23 jam 56 menit sehingga bintang pun tampak berputar dan bergerak. Jika dilihat dari kutub maka Bumi akan tampak berputar berlawanan arah jarum jam, dan bintang-bintang akan tampak bergerak dari timur ke barat. Tapi bagi pengamat di kutub, bintang akan tampak berputar di langit tidak pernah mencapai horison sehingga tidak akan mengalami terbit dan tenggelam. Bintang-bintang seperti ini disebut bintang sirkumpolar.

[swf src=”http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2013/06/ce_hc.swf” width=615 height=450]

Lakukan percobaan ini!

Keluar dan amatilah langit. Pilih beberapa bintang atau satu rasi bintang tertentu dan petakan pada kertas. Amati sepanjang malam dan lihatlah pergerakan bintang-bintang itu. Lakukan pengamatan secara rutin pada waktu yang sama selama beberapa hari berikutnya dan bandingkan gambar yang dibuat setiap melakukan pengamatan. Pada jam yang sama, bintang yang dilihat “hampir tidak mengalami perubahan posisi” tapi sepanjang malam, sang bintang bergerak dari timur ke barat.

Sekarang, lakukan pengamatan pada jam yang sama beberapa bulan kemudian.  Pengamat akan menemukan kalau bintang-bintang yang dilihat dulu sudah berpindah lokasi atau bahkan sudah tidak tampak lagi di langit malam digantikan kelompok bintang yang berbeda.  Hal ini disebabkan oleh gerak Bumi mengelilingi Matahari.  Bumi membutuhkan waktu satu tahun untuk mengelilingi Matahari, dan selama setahun tersebut, pengamat di Bumi akan melihat kelompok bintang atau konstelasi bintang yang berbeda.

Jadi perputaran Bumi pada dirinya sendiri menyebabkan pengamat di Bumi melihat bintang bergerak sepanjang malam dan perputaran Bumi mengelilingi Matahari memberi kesempatan pada pengamat di Bumi untuk mengamati porsi langit malam yang berbeda-beda.

Baca juga: Mengenal Gerak Langit
Simulasi pada halaman ini dibuat oleh : The Nebraska Astronomy Lab


Punya pertanyaan tentang astronomi? Silahkan Tanya LS!

Pengembara Angkasa

Pengelana yang telah banyak menjelajahi angkasa raya dan ingin membagi kisahnya dengan banyak orang. Senang pula mengamen, nebeng kapal orang, dan menumpang tidur di rumah singgah antar bintang.

12 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

  • Tapi di Jakarta saya selalu melihat 3 bintang yang berbaris rapi, mungkin bukan bintang yang titiknya paling besar tapi paling mencolok di antara bintang lainnya dan letaknya tidak berubah dari waktu ke waktu. Apakah mereka yang pergerakannya paling lambat? Dan kalau bintang yang bergeser apakah mereka akan kembali ke posisinya lagi di langit kita?

    • jika kamu melihat ketiga bintang itu hr ini jam 8 malam misalnya maka keesokan harinya ia akan berada di lokasi yang relatif sama hanya bergeser 1º. tapi kalau kamu tungguin bintangnya atau amati bintangnya dari jam 8 malam ketika kamu lihat sampai pagi maka kamu akan menemukan kalau si bintang bergerak menuju barat dan tenggelam. Dan kalau kamu cek lagi beberapa bulan kemudian jam 8 malam, kamu tidak akan legi menemukan ketiga bintang itu. tapi di tahu berikutnya si bintang akan kembali ada pada waktu2 yg tidak jauh berbeda dengan yang kamu lihat sekarang.

      ketiga bintang berjejer yang kkamu lihat tampaknya merupakan sabuk Orion.

  • lalu mengapa rasi bintang bentuknya sama tiap hari bulan dan tahun?seperti sagitarius tetap saja bentuknya seperti itu dalam kurun waktu ratusan tahun?dari sejak ditemukan hingga sekarang…..

  • yang sya herankan kenapa rasi bintang yang saya lihat hampir 4 thun ini, ya karena saya menganggapnya teman jadi hampir sering tak pandangi jika lagi galau,, posisi bintang itu relatif tetap yang mau saya tanyakan dampak dari evolusi bumi itu pasti akan mengakibatkan banyak perubahan pandangan kita pada tatanan bintang dilangit. alias setiap waktu berbeda,, namun waktu kurun 4 thun adalah waktu yang lama dan seharusnya akan merubah tatanan bintang dilangit itu,, tapi bintang yang sering kulihat itu benar-benar tak berubah bentuk maupun berpindah… mohon pencerahannya…..

    • Tatanan memang tidak akan berubah. Sagitarius aries gemini dan lain lain adalah konstelasi bintang yang akan tetap sampai bintang itu mati kehabisan bahan bakar yang tentunya memakan waktu milyaran tahun. Yang berubah hanya posisi di langit yang sebenarnya itu adalah semu belaka karena kitalah yg sebenarnya begerak. Jawabanya jelas dan berulang dari tadi bahwa bintang akan selalu sama di langit namun berbeda kalau di liht. Coba sekali lagi pilih rasi bintang tertentu pada malam hari jam 9 lukis atau ingat2 kmdan tinggal tidur beberapa jam misal jam 2 pagi bangun dan amati lagi di mana posisinya.
      Beda kan….? Tapi susunan atau tatanan tidak akan berubah. Karena kalau berubah tidak ada ramalan horoskop dong…?
      Hehehheeeeee……