fbpx
langitselatan
Beranda » Untuk Jadi Astronom, Harus Kuliah di Mana?

Untuk Jadi Astronom, Harus Kuliah di Mana?

Kak, saya mau tanya nih. Misalnya saya ingin menjadi astronom profesional, ketika kuliah saya harus mengambil fakultas/jurusan apa? Dan universitas apa yang bagus untuk astronominya? Terima kasih. ( Nameless – Tangerang)

Pada umumnya jalur pendidikan menuju astronomi profesional tidak hanya terpaku pada pendidikan tinggi astronomi, walaupun hal ini dapat membantu.

Untuk menjadi astronom profesional seseorang dapat berasal dari empat jalur pendidikan berikut ini:

  1. Astronomi
  2. Fisika
  3. Matematika
  4. Teknik penerbangan antariksa (aerospace engineering)
ilustrasi tentang belajar astronomi. Sumber: Top Universities

Bukan tidak mungkin seseorang dengan latar belakang geologi, meteorologi, dan ilmu-ilmu kebumian lainnya juga bisa menjadi astronom profesional.

Hal ini dikarenakan pendidikan strata satu (S1) pada prinsipnya hanya bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pola pikir analitik saja, dengan sedikit muatan spesialisasi. Jalur menuju astronomi profesional baru dipertajam ketika seseorang mengambil S2 dan S3. Kedekatan tema penelitian yang diambil seseorang dengan astronomilah yang menentukan.

Jadi, jurusan apa yang dapat diambil pada saat kuliah S1? Tentu saja Program Studi Astronomi yang di Indonesia hanya  saat ini diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung,  Pilihan lainnya adalah Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sumatera. Meskipun demikian, ini bukanlah satu-satunya alternatif. Seseorang dari Jurusan Matematika atau Fisika masih bisa menjadi astronom profesional asalkan mampu menunjukkan kemampuan berpikir analitik dan memiliki pengetahuan dasar astronomi. Untuk yang berasal dari jurusan-jurusan non-Astronomi, dapat mulai mempelajari beberapa tema astronomi di bawah ini:

  1. Struktur dan evolusi bintang.
  2. Kosmologi dan relativitas umum.
  3. Astrofisika energi tinggi
  4. Teori orbit dan dinamika N-benda

Bacaan yang dapat membantu seseorang mempelajari dasar-dasar astronomi antara lain Frank L. Shu, The Physical Universe, dan Carroll & Ostlie, Introduction to Modern Astrophysics.

Perjalanan menuju astronomi profesional tidak berakhir ketika seseorang menamatkan S1.


Punya pertanyaan tentang astronomi? Silahkan Tanya LS !

Pengembara Angkasa

Pengelana yang telah banyak menjelajahi angkasa raya dan ingin membagi kisahnya dengan banyak orang. Senang pula mengamen, nebeng kapal orang, dan menumpang tidur di rumah singgah antar bintang.

70 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

  • Kalau tidak ada latar belakang pendidikan seperti di atas, bisakah menggeluti bidang astronomi??

    • bisa. pilihannya bisa menjadi astronom amatir juga yg mendalami astronomi sebagai sebuah hobi. atau juga dr hobi melakukan riset.

  • Kalo ada niat kenapa tidak… cuma ga jadi astronom profesional, rajin baca buku astronomi, praktekan sebisanya dan jgn luma bertanya kalo ada kendala….

    tuh agan2 admin LS pasti mau bantu mecahinya, walau cuma astronom amatir tp kalau beruntung nemu sesuatu yang belum pernah di temukan astronom profesional kan bisa terkenal jg tuh hahaha……

    • di Jepang, Eropa, Amerika, Australia, dll. Atau S1 Fisika dimana aja baru kemudian melanjutkan studi S2 dan S3 di Astronomi

    • bisa aja. Kalau untuk jadi astronom bisa. Tapi untuk misalnya masuk kuliah di astronomi ITB maka prasyaratnya ada di ITB. Jadi itu yg harus dipenuhi untuk masuk dan belajar di Astronomi ITB. Tapi kalau kamu kelak kuliah misal di Fisika or Kimia dll… kamu masih bisa jadi astronom dengan menggeluti penelitian astronomi atau kalau sekedar hobi bisa menjadi astronom amatir yang aktif melakukan pengamatan

  • ada gan layanan teleskop yg menyediain layanan online,, soalnya aku pngen banget liat angkasa tp ga pnya teleskop :'(

  • Dalam Kurikulum 2008 tetap ditawarkan dua keahlian/jalur:
    Astrofisika Lanjut (Advanced Astrophysics), dan
    Pengembangan dan Pendidikan Astronomi (Astronomy Development and Education).
    Walaupun dalam jalur kerja yang berbeda, keduanya tetap bersama dalam motivasi mengembangkan astronomi.

    Jalur pertama merupakan jalur riset dalam astronomi, sehingga dapat dikatakan sebagai ekstensi linier dari Program Sarjana. Jalur ini lebih ditawarkan kepada mereka yang memiliki latar belakang yang kuat dalam sains, misalnya sarjana sains (astronomi, fisika, matematika, geofisika, meteorologi, dan sebagainya) dan ingin melanjutkan ke bidang penelitian astronomi. Dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya, tidak terdapat perombakan yang mendasar…

    menyalin dari http://www.as.itb.ac.id/en/magister

    Dengan demikian, jika ada lulusan dengan gelar S.Si bisa melanjutkan S2 Astronomi. Begitu kakak2?

    Terimakasih

  • Kak saya mau nanya kenapa sih teleskop bayangannya terbalik? kan susah melihatnya?dan kenapa tidak memakai bayangannya tegak?

    • teleskop kenapa bayangannya terbalik karena benda langit itu ga ada yg namanya atas bawah kiri dan kanan jd terbalik pun tidak masalah.

  • saya sendiri berminat dan sudah membuat aplikasi astronomi seperti jadwal salat, kalender(syamsiah/solar-qamariyah.lunar), gerhana, penghitung arah kiblat..

    apa sudah bisa dikatakan sebagai astronom profesional?

    • belum. astronom profesional adalah org yg memang memiliki latar belakang astronomi dan kemudian bekerja melakukan riset dan menghasilkan paper secara berkala.

  • Seorang mahasiswa Fisika UI baru-baru ini menyelesaikan skripsi sarjana dengan pembimbing Dr. Hakim Malasan dari Astronomi ITB. Jadi ada bukti nyata bahwa mereka yang kuliah di luar Astronomi juga memiliki peluang untuk studi Astronomi. Saya juga tahu ada alumni Fisika UI yang menyelesaikan S3 Astrofisika di University of Arizona. Beliau sekarang bekerja di Clemson University di grup fisika bintang, nucleosynthesis, dan nuclear astrophysics.

    Kemudian jika pembaca melihat-lihat situs beasiswa atau program pascasarjana Astronomi, baik di luar maupun dalam negeri, maka bisa dibaca sendiri bahwa semua program tersebut menerima lulusan sarjana selain astronomi; terutama dari program-program studi yang disebutkan di atas.

    Asalkan menguasai prinsip-prinsip dasar fisika dengan kuat, maka tidak akan ada kesulitan untuk transisi ke astronomi dari bidang lain. Saya sudah membaca dua buku yang disebutkan di atas, dan pendapat saya adalah dua buku itu isinya bisa dimengerti seorang mahasiswa yang sudah menguasai fisika dengan baik.

    Yang penting saya kira adalah kesadaran bahwa astronomi profesional tidak hanya sekedar mengamati dan membuat foto-foto objek langit. Melainkan jauh lebih dalam: analisis data berupa citra (image) atau spektroskopi objek benda langit. Dan analisis tersebut memerlukan pengetahuan yang dalam tentang fisika.

  • kak, mau nanya, prospek kerja jurusan astronomi itu apa saja? kalau bisa tolong dijelaskan. temia kasih sebelumnya

  • Saya baru membaca blog ini kira2 buku The Physical Universe bisa di download atau mungkin masih bisa kita beli di toko buku ??? Saya juga mau bertanya untuk beli teleskop kira2 anda bisa menyebutkan tempatnya ??? Maaf pertanyaan saya terlalu panjang lebar karena saya sangat ini belajar lebih jauh tentang astronomi, dan saya ingin menjadi astronom terkemuka. Saya juga mohon maaf kalau bahasa saya sedikit kacau karena saya baru 12 tahun

  • Udah 8 tahun jadi astronom amatir.
    Kalau latarnya biologi atau kedokteran, bisa nyambung ke kedokteran penerbangan ato astrobiologi kan y? Hehe..

  • Kak apakah masuk fakultas astronomi mudah, bagaimana dengan peminatnya di tahun 2013 ini?
    saya menyukai astronomi sejak 5 tahun yang lalu, karena astronomi itu ilmu yang sangat menarik bagiku, Banyak misteri yang belum dipecahkan hingga sekarang tentang luar angkasa.. 🙂

    • untuk peminat di astronomi sekarang saya kurang tau. tp untuk masuk ke astronomi itb maka yg harus dipertimbangkan adalah peminat fakultas MIPA krn yang dipilih adalah fakultas bukan jurusan. penjurusan di tahun kedua.

  • kalo buku The Physical Universe, dan Carroll & Ostlie, Introduction to Modern Astrophysics.belinya dimana/bisa dapetinnya dimana?:)

    • Tergantung lokasi. Physical Universe setau saya udah gk dicetak dan bisa dibeli di amazon.com atau fotokopi dari Perpustakaan Jurusan Astronomi di ITB, Bandung. Edisi terbaru Carroll & Ostlie masih dijual di amazon.com.

      Kedua buku ini cukup lengkap dalam membahas astronomi, untuk dapat memahaminya dibutuhkan pengetahuan fisika dan matematika paling tidak kelas 3 SMU.

  • k3….saya sngat suka bljr tntang luar angkasa,,,dan saya jg tertarik pd astronomi ini,,yang jd masalah adalah saya tdk terlalu suka bljr fisika dan matematika,,,bgmna nich..k3,,,,,,,

  • kak,, saya ingin masuk ke Aatronomi di ITB,,, kak, tolong bantu saya… tolong hub. sy di alamat email sy, sy butuh secra pribadi dgn kakak,, sy mohon kak, saya mohon sekali…..

    • kalau ingin masuk Astronomi ITB, lengkapnya mungkin bisa follow twitter @masukitb karena mereka lebih paham aturan2nya.

  • universitas astronomi terbaik dunia di mana ya kak? apakah nasa menerima astronomer dari itb, atau hanya dari universitas tertentu saja, kalau iya, universitas apa saja kak?

    • saya tidak tau universitas astronomi terbaik dimana, karena semua universitas itu baik dan masing2 punya keahliannya sendiri. NASA menerima siapapun yang bisa memenuhi kualifikasi permintaan kerja mereka. Untuk bekerja di NASA tidak melulu harus astronom. karena NASA membutuhkan juga pilot, teknisi, ilmuwan berbagai bidang, programmer, penulis, akunting dll. Dan masing2 punya standar kualifikasi yang berbeda. Jika bisa memenuhi itu tentunya bisa bekerja disana. lengkapnya bisa dibaca di http://nasajobs.nasa.gov

  • Kak, saya punya ketertarikan untuk belajar ilmu astronomi dan pengen banget jdi astronom professional .. masalahnya saya sendiri lulusan IPS apa bisa untuk masuk di fakultas astronomi

    • dari ips ke astronomi, itu tergantung pada universitasnya. Untuk astronomi ITB, aturan yang berlaku adalah syarat masuk ITB. Tapi sepemahaman kami ada kesempatan untuk IPS masuk IPA lewat pilihan IPC di SNMPTN

  • kalo’ dari jurusan ips apa bisa nantinya kuliah ambil jurusan astronomi??
    terima kasih

  • nice post 🙂
    tapi kira-kira dari jurusan teknik (kendaraan ringan) kayak saya ini bisa gak ya masuk jurusan seperti diatas

  • kak, aku suka astronomi.
    suka banget sama kehidupan diluar bumi,
    tapi aku benci fisika.. gimna ini ? 🙁

    • berarti kamu bisa menikmati astronomi sebagai hobi dgn pengamatan atau menekuni astronomi dan sejarah budaya.

  • apa yg harus dilakukan ketika pengetahuan SANGAT bertentangan dengan agama??????

  • Haha maaf kak anna… Tapi bukankah topik nya melenceng dari artikelnya? 😀

  • Assalamu’alaikum Wr. Wb. Numpang nanya. Kalau ingin masuk S2 Astronomi di ITB, ujian masuknya seperti apa ya? Apakah berupa TOEFL, TPA atau bagaimana ? Di tahun 2015 kira-kira biaya masuk nya berapa ya ?Atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih. Biillahi taufiq wal hidayah wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    • S2 Astronomi ITB yah? saya kurang tau sekarang aturannya seperti apa. Tapi sepemahaman saya untuk S2 ada TOEFL, TPA dan wawancara. biaya masuk thn 2015 saya nggak tahu. mungkin pertanyaan ini cocoknya diarahkan ke Astronomi ITB. Kalau kami ada info akan saya tambahkan jawabannya.

      • untu masuk s1 jurusan astronomi d’itb biyaya.a brapah??,,trus k’banyakan lulusan dari jrusan ituh d’pekerjakan d’manah??

        • biayanya berapa kami kurang tahu. Karena itu harus ditanyakan ke ITB. Kami bukan perwakilan ITB. kl setelah lulus dari astronomi dipekerjakan dimana. ya nggak dimana2 karena setiap lulusan harus mencari peluang dan membangun kepercayaan untuk bekerja pada instansi terkait baik menjadi peneliti di Obs Bosscha, LAPAN, BPPT, BMKG, LIPI, planetarium, science center, sebagai tenaga pendidik, maupun yang hijrah dan bekerja di perbankan, teknologi informasi dll. Lagipula pekerjaan bukan hadiah. Bahkan meski ditawari pekerjaan pun bukan sebuah kepastian karena si pekerja harus membuktikan bahwa dia memang punya kemampuan.

    • maksudnya mampu berpikir dan menganalisa masalah, membangun hipotesa dan menguji hipotesa dan memecahkan masalah.

  • Mohon infonya Kak,

    Untuk kampus-kampus di JKT yg mnyediakan fakultas Aestro Fisika dimana sajakah ?

    thx atas waktunya

    Wassalam

    • tidak ada fakultas astrofisika selain di ITB. Tapi sepengetahuan saya, UI bisa mendalami astrofisika dan kosmologi juga tapi lewat jurusan Fisika.

  • kak kalau misal ambil jurusan teknik penerbangan di univ, apa ada pelajaran tentang penerbangan antariksa/ pesawat antariksa/ roket ?’
    dan apakah teknik penerbangan di butuhkan di LAPAN juga ?’
    makasih…

  • Mau numpang nanya. Di itb sendiri pada saat ingin mengambil s2 astronomi terdapat 2 jalur yg ditawarkan. Salah satunya adalah jalur astrofisika. Di website nya tertulis bahwa utk jalur tersebut lebih ditawarkan utk org2 dgn lulusan s1 jurusan mipa (seperti fisika, astronomi, matematika, dll). Pertanyaannya adalah, utk org2 di luar jurusan s1 tersebut, sebagai contoh berasal dari jurusan teknik penerbangan, apa mungkin utk bisa mengambil jalur astrofisika tersebut? Terima kasih sebelumnya 🙂

  • mau numpang nanya. utk lulusan s1 teknik penerbangan, apa bisa mengambil s2 astronomi di itb dengan mengambil jalur astrofisika?

  • saya sangat benci dengan rumus-rumus hitungan seperti di matematika, fisika, kimia dll. Tapi saya sangat tertarik dengan ilmu astronomi dan perbintangan. ktnya untuk belajar ilmu astronomi harus mengerti dulu rumus-rumus hitungan ya? padahal saya udh ngucapin selamat tinggal kepada rumus-rumus hitungan semenjak saya kelas 4 SD

    • Tentu saja kalau mau belajar Astronomi dengan serius, baik profesional ataupun tidak, harus mengerti rumus-rumus hitungan. Astronomi itu sangat terkait dengan ilmu Fisika, dan apalah artinya ilmu Fisika kalau tak memahami konsep matematika.

      Jika hanya sekedar hobi sih bisa saja tanpa hitung menghitung.

    • bisa saja kalau bisa lulus ujian masuk perguruan tinggi untuk masuk jurusan astronomi ITB atau misal ke jurusan fisika di PT yg ada di Indonesia.

  • saya dulu sempat ikut APAO 2009 di korsel dan kebetulan mendapatkan medali perunggu. saya sekarang bersekolah di sekolah milik negara sebagai penerbang ( student pilot ) saya begitu mencintai astronomi tetapi finansial lebih memungkinkan menjadi penerbang. apakah mba tau forum diskusi mengenai astronomi di kalangan mahasiswa. saya pengen tau lebih banyak. sulit menemukan forum seperti ini di indonesia.

    • Boleh tau lokasi anda dimana sekarang? Kalau di Jakarta, HAAJ selalu melakukan diskusi rutin tiap 2 minggu di Planetarium Jakarta. Kalau forum diskusi mahasiswa setahu saya belum ada, tapi kadang Jurusan Astronomi mengadakan kegiatan diskusi. Akan selalu saya infokan lewat twitter LS atau facebook LS untuk kegiatan tersebut.

  • kak, kalau s1nya filsafat bisa engga ya ngambil s2 astro? kan setauku filsafat itu ada kosmologi juga meski ga sedalem astronomi.