fbpx
langitselatan
Beranda » Ketika Matahari Bermusik

Ketika Matahari Bermusik

sun.jpgSuka musik? Tentu saja jawabannya bisa bermacam-macam, tergantung pada selera masing-masing pembaca. Lalu apakah hubungan musik dengan astronomi? Studi astronomi terkini mengenai Matahari kita menunjukkan bahwa, ternyata Matahari pun bisa memainkan musik! Dan musiknya pun tidak sekedar ngak-ngik-ngok, tapi ada nada yang terungkap di sana.

Studi yang dilakukan oleh tim riset dari the Solar Physics and Space Plasma Research Centre (SP2RC) Universitas Sheffield, Inggris, yang dipimpin oleh Dr. Youra Taroyan dan Profesor Robert von Fay-Siebenburgen menunjukkan bahwa atmosfer Matahari bisa memainkan musik akibat medan magnetik pada daerah luar Matahari (korona). Korona matahari ini membentuk suatu lengkungan (loop) yang memandu gelombang, dan hal tersebut merupakan perilaku instrumen musik.

Bagaimana hal tersebut bisa diperoleh? Grup SP2RC menggabungkan beberapa kombinasi data hasil pengamatan Matahari dengan model teori mereka untuk mempelajari gelombang suara magnetik yang terbentuk sepanjang lengkungan di dalam korona. Panjang loop tersebut bisa mencapai 100 juta kilometer dan bisa memandu gelombang serta berosilasi sebagaimana kinerja pipa organ, menurut Dr. Taroyan.

Menurut Profesor Robert, gelombang akustik korona sangat kuat dan bisa mencapai amplitudo sekitar puluhan kilometer per detik. Gelombang-gelombang tersebut terbentuk pada dasar pipa magnetik akibat adanya ledakan luar biasa yang disebut sebagai micro-flares. Akibat ledakan tersebut, terjadi pelepasan energi yang mencapai kekuatan jutaan kali bom hidrogen. Setelah terjadinya micro-flares tersebut, ledakan suara (sounds booms) secara cepat menjalar dalam pipa magnetik sebelum akhirnya menghilang sebelum sekitar satu jam dan terdisipasi pada korona Matahari yang panas.

Contoh fenomena yang terjadi tersebut dapat dilihat pada streaming berikut ini.

music-sun.mov

Sumber :NAM

Avatar photo

Emanuel Sungging

jebolan magister astronomi ITB, astronom yang nyambi jadi jurnalis & penulis. Punya hobi dari fotografi sampe bikin komik, pokoknya semua yang berhubungan dengan warna, sampai-sampai pekerjaan utamanya adalah seperti dokter bedah forensik, tapi alih-alih ngevisum korban, yang di visum adalah cahaya, seperti juga cahaya matahari bisa diurai jadi warna cahaya pelangi. Maka oleh nggieng, cahaya bintang (termasuk matahari), bisa dibeleh2 dan dipelajari isinya.

7 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

  • salam kenal…..
    saya suka melihat bintang”. adakah foto” bintang”?

    terimakasih.

  • Boleh saya Postink di blog saya artikel ini dan apa kah langitselatan ingin bertukar link dng saya..?

    karna masih ada sangkut paut nya dng blog saiia yg mengamati UFO.

    kirim via mail kalau berbaik hati untuk tukar link dengan saiia 🙂

    Salam
    Ufonesia

  • Blog yang menarik,,
    Membuat saya makin takjub dengan alam semesta,,
    Membuat saya makin sadar betapa saya seperti sebuah titik diantara milyaran titik di alam semesta ini.

    Tuhan Maha Agung

  • Penyebab utama global warming :

    1.banyaknya peternakan-peternakan hewan di dunia ini
    2.penebangan pohon sembarangan
    3.polusi dimana-mana

    cara menangkal nya:
    1.jadilah vegetarian
    2.perbanyak menanam pohon
    3.pakailah teknologi ramah lingkungan

    untuk lebih lengkap nya lihat di:

    http://hernadi-key.blogspot.com

    info-info terbaru tentang global warming..