“Le lendemain, 22 mars, à six heures du matin, les préparatifs de départ furent commencés. Les dernières lueurs du crépuscule se fondaient dans la nuit. Le froid était vif. Les constellations resplendissaient avec une surprenante intensité. Au zénith brillait cette admirable Croix du Sud, l’étoile polaire des régions antarctiques.” –Jules Verne, Vingt Mille Lieues sous les mers: Deuxième partie, Chapitre XV, Accident ou incident ?
Posted by
ivie on Jul 6, 2008 in
Komunitas |
0 comments
Sabtu 5 Juli 2008, walau kemacetan terjadi di berbagai ruas jalan, namun itu tak menghentikan motivasi kami untuk turut menghadiri acara Remote Service Observation GAO-ITB RTS + TGVM di Observatorium Bosscha, Lembang.
[Translate]
Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata astronomi? Mungkin ada yang mengatakan’ “Wah, itu sains tuh!” atau mungkin ada lagi yang mengatakan, “Ramalin, bintang gue dong!” Dari pengalaman kami selama bergelut di bidang astronomi, pernyataan kedua adalah yang paling sering ...
Posted by
ivie on Jul 13, 2007 in
Opini |
10 comments
[Translate]
Kuliah di astronomi? wah bisa ngeramal nasib dong!
Itulah reaksi yang umum ditemui ketika berbicara tentang astronomi. Saat mendengar kata astronomi, orang akan langsung mengasosiasikannya dengan astrologi, karena astronomi masih kurang dikenal dan dipahami masyarakat. Bagi masyarakat,...
Apa yang membuat langit selatan itu begitu istimewa? Buat saya, jawabannya karena langit selatan punya satu bintang yang sangat unik, namanya Alpha Centauri (a Cen /a Centauri/ Rigil Kentaurus). Gampangnya, saya akan memanggilnya sebagai Rig-K, kenapa? Ya karena suka saja. Nama Rigil Kentaurus sendiri berasal dari bahasa Arab, Al Rijl al Kentaurus, yang artinya "kaki sang centaurus", (tentu saja karena letaknya berada pada kaki dari konstelasi Centaurus), tetapi lebih sering disebut berdasarkan penamaan astronominya: Alpha Centauri.