List/Grid

Komet Subscribe to Komet

Komet Lovejoy Menuju Matahari

Sebuah peristiwa langit yang amat jarang terjadi segera datang pada Jumat pagi hari 16 Desember 2011 besok. Sebuah komet dengan ukuran hampir menyamai stadion GBK Senayan bakal melintas sangat dekat dengan Matahari dalam perjalanan mengelilingi bintang pusat tata surya tersebut.

Komet Elenin Telah Hancur-Lebur

Antiklimaks. Begitulah bab akhir untuk saga komet Elenin. Jika semula digadang–gadang bakal menjadi komet paling terang sepanjang 2011 (lihat di sini) dan sebagian manusia lainnya khususnya yang meyakini komet ini sebagai the real Nibiru

Komet dan Samudera, Sebuah Benang Merah

Mengulas asal usul air di Bumi yang ternyata berasal dari tepian tata surya dan dibawa ke Bumi oleh komet-komet sabuk Kuiper-Edgeworth milyaran tahun silam

Komet Yang (Hampir) Seterang Merkurius

30 September 2011 jelang pukul 22:00 WIB, sebuah titik putih dengan magnitudo semu sekitar +1 terekam di sudut kanan bawah citra LASCO C3 SOHO (Solar and Heliospheric Observatory), sang veteran pemantau Matahari yang telah bertengger di orbitnya selama hampir 16 tahun.

Bila Komet Pecah (Elenin dan Van Ness)

22 Agustus 2011, Michael Matiazzo baru saja usai mengobservasi komet Elenin tatkala ia mendapati sesuatu tak biasa dalam layar komputernya. Apa yang menarik perhatian Matiazzo adalah, komet Elenin mengalami peredupan dan perubahan bentuk yang cukup jelas.

Dinamika komet dalam sekuens citra teleskop LASCO C2. Perhatikan perubahan panjang ekornya. Kredit foto : NASA, 2011

Komet yang Mengakhiri Hidupnya Sendiri

Sebuah komet tak dikenal teramati bergerak menuju ke Matahari dengan perihelion (titik terdekat ke Matahari dalam orbitnya) teramat dekat. Sehingga komet seolah-olah terjun ke Matahari dan teruapkan hingga habis tanpa sisa.

Citra penemuan komet C/2011 L4 (PANSTARRS). Komet ditandai dengan panah. Kredit foto : Space.com, 2011

Selamat Datang Komet PanSTARRS

Sebuah komet baru saja berhasil diidentifikasi meski masih berada pada jarak yang sangat jauh dari Bumi. Komet tersebut baru akan mencapai perihelionnya, yakni titik terdekat terhadap Matahari, dalam 1,5 tahun mendatang dan berpeluang menjadi salah satu komet tercerlang dalam sepuluh tahun terakhir khususnya setelah kemunculan komet McNaught di 2007 silam.

Komet Elenin yang ditemukan Leonid Elenin.

Komet Elenin Mendekati Bumi

Jelang akhir tahun 2011, Bumi akan dikunjungi sebuah komet yang sedang melintasi Bumi menuju titik terdekatnya dengan Matahari sebelum kemudian kembali menjauh.

Komet Tempel–1 beberapa detik pasca hantaman penumbuk Deep Impact ke permukaannya. Cahaya terang adalah kepulan debu dan material ringan lainnya yang sedang membumbung tinggi ke angkasa seiring terbentuknya kawah tumbukan. Kredit  : A’Hearn,

Mengunjungi Sumur–Buatan–Manusia di Komet Tempel–1

Di tempat itu dulu berdiri sebuah bukit selebar 50 m. Setelah 4 Juli 2005 pukul 12:52 WIB, bukit menghilang dan digantikan lubang sumur raksasa yang semula diperkirakan memiliki garis tengah 100 m dengan kedalaman 30 m.

Area Tata Surya. kredit : NASA

Benarkah Ada Planet Raksasa Yang Bersembunyi di Awan Oort ?

Ada planet baru di Tata Surya dan ia berada jauh di bagian terluar Tata Surya di awan Oort. Itulah berita yang dicetuskan oleh duo ilmuwan yang berkecimpung dalam dunia keplanetan dari University of Lousiana-Lafayette.

Komet Ikeya–Seki saat mencapai perihelion, diabadikan astronom F. Moriyama dan T. Hirayama di observatorium Tokyo (Jepang) pada 21 Oktober 1965 menggunakan koronagraf pada siang bolong, sesaat sebelum fragmentasi tidal membelahnya menjadi 3 bongkahan. Ikeya–Seki merupakan keluarga komet Kreutz yang paling terang dalam abad ke–20 dan di Indonesia dijuluki lintang kemukus dini hari. Kini analisis memperlihatkan komet sungrazer terang seperti ini akan muncul di langit dalam beberapa dekade ke depan. Kredit foto : Cometography

Menanti Sang Lintang Kemukus Dini Hari

Lintang kemukus dini hari adalah kosakata yang menanjak pasca sastrawan besar Ahmad Tohari menabalkannya dalam triloginya yang terkenal, Ronggeng Dukuh Paruk. apa itu lintang Kemukus? Yuk disimak.

Komet Ikeya–Seki, diabadikan astronom Roger Lynds di observatorium Kitt Peak, Arizona (AS) pada 29 Oktober 1965. Ikeya–Seki merupakan anggota utama keluarga komet Kreutz. Komet–komet dari keluarga komet Kreutz inilah yang berpartisipasi dalam badai komet Desember 2010 Kredit foto : NASA

Badai Komet di Matahari

Kala sebagian dari kita mencemaskan perilaku Matahari yang kian meningkat dan berujung pada aktivitas badai Matahari besar–besaran pada Desember 2012 kelak yang berpotensi memicu kiamat di Bumi, mitos yang berkembang menjadi urban legend padahal dari sisi fisika Matahari dan astronomi tidak memiliki bukti kuat, badai dalam jenis lain justru benar–benar terjadi di Matahari.