Gerhana Bulan Sebagian dan Gerhana Matahari Cincin Di Awal Tahun 2010

Selamat tahun baru semuanya! Ya, tahun 2009 sudah diganti dengan tahun 2010. Walaupun Tahun Astronomi Internasional sudah berakhir, janganlah bersedih terlalu lama karena di awal tahun 2010 ini ada dua peristiwa astronomi yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Yang satu sudah terlewati, yang satu lagi belum. Mari kita bersiap untuk mengamatinya.

WISE, Mata Infra Merah Yang Memandang Semesta

Tanggal 14 Desember 2009, misi WISE milik NASA diluncurkan dari Vandenberg Air Force Base, California dan dibawa oleh roket Delta II. WISE atau Wide-field Infrared Survey Explorer akan mulai melanglang angkasa dan memetakan seluruh angkasa dalam cahaya infra merah.

Hujan Meteor Geminid di Penghujung Tahun 2009

Di penghujung tahun 2009, di tengah guyuran hujan yang turun hampir setiap harinya, kita akan mendapat kesempatan untuk menikmati Hujan Meteor Geminid yang merupakan hujan meteor tahunan.

Obituari Vitaly Ginzburg (1916 – 2009): Superkonduktivitas dan partikel kosmik

Ahli fisika Rusia, Vitaly Ginzburg, meninggal dunia dalam usia 93 pada tanggal 8 November 2009.

Menikmati Hujan Meteor Orionid

Sekitar seminggu yang lalu, ramai diberitakan di masyarakat tentang adanya kejadian Hujan Meteor Orionid. Pastinya ini menarik perhatian, banyak yang penasaran untuk melihat meteor ini.

Hujan Meteor Orionid 2009

Sejak tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan tanggal 26 Oktober 2009, setiap malam kita akan dapat menikmati Hujan Meteori Orionid yang terjadi setiap tahunnya. Hujan meteor ini dapat dinikmati karena Bumi tengah melewati sisa debu ekor komet Halley.

Hadiah Nobel Diberikan Pada Penemu Chip CCD

Hadiah Nobel Fisika 2009 berhasil dimenangkan oleh dua ilmuwan atas kerjanya untuk membuat Charge Couple Device atau CCD.

Hujan Meteor Perseid

Semenjak tanggal 14 Juli 2009, para pengamat langit di Bumi sebenarnya sudah bisa menikmati kehadiran hujan meteor Perseid. Hujan meteor ini dapat dinikmati karena Bumi melewati alur puing-puing Komet Swift-Tuttle, sumber dari hujan meteor tahunan Perseid.

Hujan Meteor Lyrid

Setiap tahun, tepat di akhir bulan April kita bisa menyaksikan hujan meteor Lyrid. Ini terjadi karena setiap akhir April Bumi melewati ekor Komet Tatcher (C/1861 G1) yang sangat berdebu. Pertemuan ini menyebabkan terjadinya hujan meteor Lyrid.

Memotret Komet Lulin Dengan Kamera CCD Baru

Bulan Januari 2009, saat perhatian masyarakat tertuju pada fenomena Gerhana Matahari Cincin yang bisa dikatakan langka untuk mengunjungi Indonesia, Obervatorium Bosscha juga menerima sebuah Kamera CCD baru dari Jepang.