<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>langitselatan.com &#187; Observasi</title>
	<atom:link href="http://langitselatan.com/category/observasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://langitselatan.com</link>
	<description>media astronomi indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 23:25:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menikmati Vesta Di Langit Malam</title>
		<link>http://langitselatan.com/2010/02/17/menikmati-vesta-di-langit-malam/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2010/02/17/menikmati-vesta-di-langit-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 07:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asteroid]]></category>
		<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[vesta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=3406</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini, kita akan bisa menikmati pemandangan indah di langit. pemandangan itu bisa dinikmati dnegan binokuler ataupun mungkin kalau beruntung dengan mata bugil.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam ini, kita akan bisa menikmati pemandangan indah di langit. pemandangan itu bisa dinikmati dengan binokuler ataupun mungkin kalau beruntung dengan mata bugil.<span id="more-3406"></span></p>
<p>Tanggal 17 Februari 2010, Vesta, asteroid termasif kedua di sabuk asteroid akan mengalami oposisi. Di saat oposisi, Vesta akan berada pada arah sebaliknya dari matahari jika dilihat dari Bumi. Dengan kata lain, jika siang ini Matahari tepat berada di atas kepala kita, maka Vesta akan tepat berada di bawah kaki kita pada jarak 211.980.000 km. Pada saat itulah Vesta akan berada pada titik terdekat dengan Bumi.</p>
<div id="attachment_3409" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/02/vestamalamini.jpg"><img class="size-full wp-image-3409" title="vestamalamini" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/02/vestamalamini.jpg" alt="" width="500" height="388" /></a><p class="wp-caption-text">Asteroid Vesta di langit timur malam ini berada di rasi LEO. kredit : Stellarium</p></div>
<p>Di malam harinya, asteroid Vesta akan tampak di langit timur pada rasi Leo dengan kecerlangan 6,1 magnitud sehingga akan tampak oleh teleskop maupun binokuler. Bahkan jika memungkinkan Vesta akan bisa terlihat oleh mata bugil seandainya tidak ada polusi cahaya yang mengganggu.</p>
<p>Pada posisinya yang relatif dekat saat ini, setengah dari asteroid tersebut sudah pasti bermandikan sinar Matahari saat terlihat dari Bumi sehingga ia akan tampak terang. Selain itu, Vesta juga tidak segelap sebagian besar asteroid lainnya di Sabuk Utama Asteroid sehingga ia memantulkan lebih banyak lagi sinar matahari.</p>
<p><strong>Sekilas Tentang Vesta</strong></p>
<div id="attachment_3408" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/02/vesta.jpg"><img class="size-full wp-image-3408" title="vesta" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/02/vesta.jpg" alt="" width="200" height="174" /></a><p class="wp-caption-text">Asteroid Vesta yang dipotret Teleskop Hubble tahun 2007. Kredit : NASA</p></div>
<p>Vesta merupakan obyek termasif kedua di Sabuk Asteroid dengan diameter rata-rata sekitar 530 km dan memiliki massa pada kisaran 9% dari massa seluruh Sabuk Asteroid. Ditemukan oleh astronom Jerman Heirich Wilhelm Olbers pada tanggal 29 Maret 1807, asteroid ini langsung dinamakan menurut salah satu dewi bangsa Roma yakni dewi Vesta. Vesta di antara asteroid merupakan asteroid yang paling cerlang dan ia juga mengitari sumbunya hanya dalam waktu 5,34 jam.</p>
<p>Tahun 1994, Hubble Space Telescope berhasil memotret Vesta saat Vesta berada pada jarak 251 juta km dari Bumi. Asteroid yang satu ini memang unik, karena ia memiliki kondisi geologi yang berbeda dari asteroid besar lainnya dan merupakan satu-satunya yang memiliki area gelap dan terang seperti halnya wajah Bulan.</p>
<p>Citra  yang diambil Hubble mengungkapkan dunia yang berbeda di Vesta. Di sana terdapat aliran lava yang sudah tua dan kolam raksasa yang juga dalam sebagai akibat tabrakan. Dengan demikian tampaklah sub-permukaan atau selubung dari asteroid ini. Permukaan Vesta juga menunjukkan kondisi geologi yang mirip dengan yang ada di planet kebumian seperti Mars dan Bumi.  Sementara  itu, hasil spektroskopi pengamatan landas Bumi mengindikasikan keberadaan area basalt yang menunjukkan pernah ada aliran lava di permukaan asteroid tersebut.  Menarik sekaligus mengejutkan karena ada asteroid yang memiliki interior  cair seperti di Bumi. Ini juga sekaligus menjadi kontradiksi dengan keyakinan umum kalau asteroid merupakan pecahan batuan dingin yang tersisa dari pembentukan planet di masa lalu.</p>
<p>Diperkirakan Vesta merupakan hasil pengelompokan materi-materi kecil yang didalamnya juga terdapat sisa radioaktif yang kemudian menyatu di inti. Radioaktif (isotop Alumunium-26) ini diperkirakan berasal dari ledakan supernova di dekat Tata Surya dan isotop panas tersebut kemudian melebur inti sehingga asteroid ini menjadi lebih berat, memiliki materi yang lebih rapat di pusat dan batuan yang ringan di permukaan. Struktur seperti ini memang umum untuk planet-planet kebumian. Nah, setelah Vesta terbentuk tampaknya batuan yang meleleh itu kemudian mengalir ke permukaan asteroid tersebut.  Diperkirakan proses ini terjadi lebih dari 4 milyar tahun lalu, dan sejak saat itu permukaannya tidak mengalami perubahan kecuali jika terjadi tabrakan meteorit.</p>
<p>Dalam perjalanan hidupnya, Vesta mengalami kehilangan 1% massa dalam tabrakan yang terjadi 1 milyar tahun yang lalu. Saat itu cukup banyak pecahan Vesta yang jatuh ke Bumi sebagai Howardite Eucrite Diogenite (HED) meteorit. HED ini merupakan meteorit yang kaya dengan bukti dan sumber dari batuan asteroid. Di antara tabrakan yang dialami vesta, ada satu atau lebih tabrakan yang tampaknya menyobek sebagian keraknya sehingga tampaklah selubung olivine yang diyakini ada di didalam selubung Bumi.  Tak pelak asteroid Vesta ini menyimpan begitu banyak cerita dari evolusi yang panjang dan kompleks dari Tata Surya.</p>
<p>Karena itu, cobalah malam ini nikmati Vesta di langit malam seandainya cuaca di Indonesia tidak hujan dan berawan.</p>
<p>Clear Sky.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2010/02/17/menikmati-vesta-di-langit-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Mars Kembali Mendekati Bumi di Tahun 2010 (Dan Bukan Yang Hoax)</title>
		<link>http://langitselatan.com/2010/01/19/ketika-mars-kembali-mendekati-bumi-di-tahun-2010-dan-bukan-yang-hoax/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2010/01/19/ketika-mars-kembali-mendekati-bumi-di-tahun-2010-dan-bukan-yang-hoax/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 09:34:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nggieng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[Planet]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Surya]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Mars]]></category>
		<category><![CDATA[mars hoax]]></category>
		<category><![CDATA[oposisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=3289</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun yang lalu, mungkin ada yang masih ingat, ketika ramai dibicarakan bahwa Mars akan mendekati Bumi dengan ukuran sebesar Bulan, tentunya tidak!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun yang lalu, mungkin ada yang masih ingat, ketika ramai dibicarakan bahwa Mars akan mendekati Bumi dengan ukuran sebesar Bulan,  tentunya tidak! <span id="more-3289"></span></p>
<div id="attachment_3290" class="wp-caption alignleft" style="width: 269px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/orbitmars.jpg"><img class="size-full wp-image-3290" title="orbitmars" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/orbitmars.jpg" alt="Oposisi Mars dilihat dari arah kutub. Kredit : ESA" width="259" height="215" /></a><p class="wp-caption-text">Oposisi Mars dilihat dari arah kutub. Kredit : ESA</p></div>
<p>Memang benar bahwa dalam lintasannya mengitari Matahari, baik Bumi dan Mars pada suatu ketika berada pada suatu posisi yang saling mendekat satu sama lain, karena lintasan Bumi, Mars, tidaklah merupakan lingkaran sempurna, tetapi berupa lintasan elips, dengan Matahari berada pada salah satu titik fokus elips.</p>
<p>Bumi bergerak mengitari Matahari lebih cepat daripada Mars, dan setiap 26 bulan, Bumi akan mendahului Mars melalui lintasan dalam, dan ketika itu, saat Matahar-Bumi-Mars berada pada segaris, dikenal sebagai oposisi Mars. Maka, oposisi Mars akan selalu terjadi setiap 26 bulan, dan biasanya di waktu oposisi tersebut maka, Bumi dan Mars berada pada posisi yang saling berdekatan.</p>
<p>Simulasi posisi Bumi-Mars &amp; Matahari dapat dilihat <a href="http://www.windows.ucar.edu/tour/link=/mars/mars_orbit.html" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Jarak antara Bumi dan Mars tidak selalu sama setiap oposisi, karena orbit Mars yang sedikit lebih lonjong, maka jarak terdekat antara Bumi dan Mars tidak selalu tepat saat oposisi, tetapi selalu berada di sekitar waktu oposisi, yang berselisih beberapa hari dari waktu oposisinya. Dan biasanya, pada saat saling mendekat itu, maka Mars akan tampak cerlang dan cerlang, lebih kemerahan, kelihatan lebih jelas, baik diamati mempergunakan mata, binokular ataupun teleskop, tetapi yang pasti, tidak akan mencapai sebesar Bulan!</p>
<p>Oleh karena bentuk geometri yang unik itu, maka setiap terjadi jarak yang terdekat antara Bumi-Mars (yang berperiode 26 bulan itu), tidak akan pernah sama dari satu kejadian ke kejadian berikutnya. Pada kejadian oposisi Mars tahun 2003, yang dikenal sebagai peristiwa Mars dalam posisi paling dekat (sedekat-dekatnya) dengan Bumi, jarak yang terhitung sebagai terdekat adalah 55758006 km, dengan diameter tampak sekitar 25&#8243;; dan fenomena ini hanya bisa terjadi setiap 60 ribu tahun. Besarkah itu? Bagi yang beruntung mengamati saat itu, Mars masih tetap sama seperti Mars yang telah diamati nenek moyang kita, dengan mata telanjang, masih berupa noktah merah terang di langit. Bahkan dengan teleskop sekalipun, tidak banyak berubah kenampakannya, hanya, detilnya agak lebih tampak sedikit.</p>
<div id="attachment_3293" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/oposisimars.jpg"><img class="size-full wp-image-3293" title="oposisimars" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/oposisimars.jpg" alt="Mars jelang oposisi yang dipotret Hubble sejak tahun 1995 - 2007.Kredit : NASA/Hubble" width="500" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">Mars jelang oposisi yang dipotret Hubble sejak tahun 1995 - 2007.Kredit : NASA/Hubble</p></div>
<p>Dan kemudian, di awal tahun 2010 ini, melalui siklus 26-bulan berikutnya (sesudah 2007), maka si merah kembali mendekat dengan Bumi! Di bulan Januari ini, Mars telah mencapai kecerlanganan mencapai sekitar -1 magnitudo, cukup terang teramati di langit sebagai suatu noktah merah yang jelas terlihat mempergunakan mata telanjang. Pada tanggal 27 Januari 2010, posisi terdekatnya mencapai 99 juta km, dengan diameter tampak sekitar 14&#8243;, lalu, oposisi Mars tercapai pada tanggal 29 Januari 2010, dengan magnitudo mencapai -1,28. Mars akan berada dalam kondisi yang sangat cerlang dengan magnitudo di sekitar -1, sampai dengan tanggal 14 Februari 2010, dan sesudah itu akan semakin meredup.</p>
<p>Lalu, bagaimana kita menemukan Mars? Mudah, di bulan-bulan ini, ketika sore, carilah ke arah terbit di timur, apabila ada sebuah noktah yang cerlang berwarna kemerahan, besar kemungkinan itulah dia. Apabila kita telah mengetahui tentang rasi-rasi di langit, (mempergunakan peta langit sangat membantu), atau mempergunakan peta bintang dari langitselatan , carilah rasi Cancer, maka disitulah ia berada!</p>
<p>Jadi, tunggu apa lagi? Apabila langit cerah, segeralah cari di mana sang Dewa Perang berada!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2010/01/19/ketika-mars-kembali-mendekati-bumi-di-tahun-2010-dan-bukan-yang-hoax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati Gerhana Matahari Bersama langitselatan</title>
		<link>http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 07:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana matahari cincin]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana matahari sebagian]]></category>
		<category><![CDATA[GMC]]></category>
		<category><![CDATA[GMS]]></category>
		<category><![CDATA[langitselatan]]></category>
		<category><![CDATA[LAPAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=3249</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 15 Januari 2010, terjadi fenomena alam Gerhana Matahari Cincin yang melewati Afrika, laut Hindia dan wilayah Asia. Gerhana Matahari di awal tahun 2010 ini juga melewati sebagian wilayah Indonesia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 15 Januari 2010, terjadi fenomena alam <a href="http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/" target="_blank">Gerhana Matahari Cincin</a> yang melewati Afrika, laut Hindia dan wilayah Asia. Gerhana Matahari di awal tahun 2010 ini juga melewati sebagian wilayah Indonesia. Sayangnya, kita di Indonesia tidak berkesempatan melihat gerhana matahari cincin. Yang bisa kita nikmati hanya Gerhana Matahari Sebagian.<span id="more-3249"></span></p>
<p>Jika <a href="http://langitselatan.com/2009/01/12/gerhana-matahari-cincin-26-januari-2009/" target="_blank">Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009</a> tim langitselatan berkesempatan melakukan <a href="http://langitselatan.com/2009/01/28/mengejar-matahari-di-lampung/" target="_blank">ekspedisi ke Lampung</a>, maka pada fenomena Gerhana Matahari Sebagian (GMS) yang terjadi tahun ini tim <a href="http://langitselatan.com"><span style="color: #0000ff;">langitselatan</span></a> memutuskan bergabung dengan tim pengamat Matahari dari <a href="http://www.lapan.or.id" target="_blank">LAPAN</a> untuk menikmati fenomena gerhana dari atap gedung LAPAN-Bandung. Walaupun langit Bandung sempat berawan tebal dan mengalami hujan gerimis, tim pengamat LS dan LAPAN masih berkesempatan untuk menikmati proses terjadinya gerhana sekaligus mengabadikan Gerhana Matahari Sebagian melalui kamera. Dalam pengamatan Gerhana Matahari 15 Januari 2010, tampak juga dua bintik Matahari terlihat di permukaan Matahari.</p>
<div id="attachment_3251" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-3251" title="GMS5menit" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/GMS5menit.jpg" alt="" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Gerhana Matahari Sebagian, 5 menit sebelum terjadinya puncak gerhana. Kredit : Ferry. M. Simatupang</p></div>
<div id="attachment_3256" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-3256" title="Tim langitselatan" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/Tim-Hura-hura-langitselatan.jpg" alt="" width="500" height="351" /><p class="wp-caption-text">Tim pengamat dari langitselatan. Kredit : Ferry M. Simatupang</p></div>

<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/img_7849/' title='IMG_7849'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG_7849-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="IMG_7849" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/img_7859/' title='IMG_7859'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG_7859-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="IMG_7859" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/img_7866/' title='IMG_7866'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG_7866-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="IMG_7866" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/img_7879/' title='IMG_7879'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG_7879-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="IMG_7879" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/img_7884/' title='IMG_7884'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG_7884-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="IMG_7884" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/gms/' title='gms'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/gms-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="gms" /></a>

<p><strong>Gerhana Matahari Sebagian di Shanghai</strong><br />
Selain di Bandung, salah seorang tim langitselatan yang berada di Shanghai, China juga berhasil mengamati dan mengabadikan fenomena alam tersebut, meski saat itu awan tebal tengah menggayut di langit Shanghai. Indahnya senja dengan Matahari Sabit masih tetap mempesona meskipun sang Matahari tersembunyi di balik awan.</p>
<div id="attachment_3254" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/partial-annular.jpg"><img class="size-full wp-image-3254" title="partial-annular" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/partial-annular.jpg" alt="" width="500" height="320" /></a><p class="wp-caption-text">Gerhana Matahari Sebagian yang teramati di Shanghai. Kredit : Jefferson Teng</p></div>
<div id="attachment_3262" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/wide.jpg"><img class="size-full wp-image-3262" title="wide" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/wide.jpg" alt="" width="400" height="266" /></a><p class="wp-caption-text">Langit senja di Shanghai saat Gerhana Matahari Sebagian. Kredit : Jefferson Teng</p></div>

<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/partial-annular02/' title='partial-annular02'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/partial-annular02-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="partial-annular02" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/spectators/' title='spectators'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/spectators-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="spectators" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/gone/' title='gone'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/gone-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="gone" /></a>

<p>Gerhana Matahari memang fenomena astronomi yang senantiasa terjadi setiap tahun namun keindahannya tak pernah berhenti membuat para pengejar gerhana untuk berhenti memburu foto-foto nan indah dari fenomena tersebut. Dan jangan lupa Indonesia akan kembali menikmati indahnya Gerhana Matahari Total di tahun 2016.</p>
<p><span style="color: #888888;">___<br />
Kredit foto : Bandung : AYR, FMS ; Shanghai : JT</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2010/01/17/menikmati-gerhana-matahari-bersama-langitselatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerhana Bulan Sebagian dan Gerhana Matahari Cincin Di Awal Tahun 2010</title>
		<link>http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 16:27:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief Trihantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[GBS]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana bulan sebagian]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana matahari cincin]]></category>
		<category><![CDATA[GMC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=3112</guid>
		<description><![CDATA[Selamat tahun baru semuanya! Ya, tahun 2009 sudah diganti dengan tahun 2010. Walaupun Tahun Astronomi Internasional sudah berakhir, janganlah bersedih terlalu lama karena di awal tahun 2010 ini ada dua peristiwa astronomi yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Yang satu sudah terlewati, yang satu lagi belum. Mari kita bersiap untuk mengamatinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat tahun baru semuanya! Ya, tahun 2009 sudah diganti dengan tahun 2010. Walaupun Tahun Astronomi Internasional sudah berakhir, janganlah bersedih terlalu lama karena di awal tahun 2010 ini ada dua peristiwa astronomi yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Yang satu sudah terlewati, yang satu lagi belum. Mari kita bersiap untuk mengamatinya.<img src="http://duniaastronomi.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-3112"></span></p>
<p>Peristiwa spektakuler pertama di tahun 2010 ini adalah Gerhana Bulan Sebagian (GBS), yang terjadi kurang dari 30 menit setelah pergantian tahun. Proses gerhana itu dimulai dengan masuknya Bulan ke penumbra Bumi pada pukul 00.17 WIB. Namun dengan mata telanjang, kita akan kesulitan melihat perbedaan kenampakan Bulan saat ini dengan sebelum gerhana terjadi. Kita baru bisa melihat pemandangan yang membuat kita menahan nafas ketika waktu menunjukkan pukul 01.53 WIB, yaitu saat Bulan mulai memasuki umbra Bumi. Bagian tepi Bulan akan perlahan menghitam sedikit demi sedikit hingga mencapai puncaknya pada pukul 02.24 WIB dan kembali seperti semula pada pukul 02.53 WIB. Proses GBS ini berakhir seluruhnya pada pukul 04.28 WIB. Kami berhasil melakukan pengamatan dan pemotretan saat itu dan di bawah ini adalah hasilnya.</p>
<div id="attachment_3046" class="wp-caption aligncenter" style="width: 566px"><a href="http://duniaastronomi.com/wp-content/uploads/2010/01/gbs20100101.png"><img class="size-full wp-image-3046   " title="gbs010110-ls2" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/gbs010110-ls2.jpg" alt="duniastronomi" width="556" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Gerhana Bulan Sebagian 1 Januari 2010 yang diambil dari Semarang. Kredit : Hanief / duniastronomi</p></div>
<p>Apabila saat itu Anda tidak sempat menyaksikan GBS, peristiwa gerhana berikut mungkin bisa Anda masukkan dalam jadwal sebagai salah satu peristiwa yang kami rekomendasikan untuk diamati. Peristiwa yang kami maksud adalah Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada tanggal 15 Januari 2010. Namun dari Indonesia, yang bisa kita amati hanyalah Gerhana Matahari Sebagian (GMS) saja, karena tidak ada daerah di Indonesia yang dilalui oleh jalur totalitasnya, tidak seperti <a href="http://duniaastronomi.com/2009/02/gerhana-matahari-cincin-26-januari-2009/">GMC 26 Januari 2009</a> yang lalu.</p>
<p>Daerah di Indonesia yang dapat menyaksikan gerhana nanti adalah seluruh Sumatra dan Kalimantan, bagian barat pulau Jawa, dan bagian utara pulau Sulawesi. Meskipun begitu, proses GMS akan bisa kita saksikan lebih baik apabila kita berada di wilayah barat Indonesia. Di sana gerhana akan berlangsung lebih lama dan piringan Matahari yang tertutup oleh Bulan juga lebih banyak dibandingkan dengan pengamatan di daerah timur.</p>
<div id="attachment_3145" class="wp-caption aligncenter" style="width: 260px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/ats_0132010.gif"><img class="size-full wp-image-3145" title="ats_0132010" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/ats_0132010.gif" alt="" width="250" height="250" /></a><p class="wp-caption-text">Animasi GMC 15 Januari 2010</p></div>
<p>Untuk pengamat yang berada di Banda Aceh, gerhana dimulai pada sekitar pukul 13.40 WIB dan berakhir pada pukul 16.40 WIB. Luas daerah piringan Matahari yang tertutupi Bulan mencapai 46% pada saat maksimumnya, yaitu pada sekitar pukul 15.20 WIB. Jumlah tersebut jauh lebih besar daripada hasil pengamatan di Manado yang hanya menutupi 0,3% daerah piringan Matahari saja. Di bawah ini adalah animasi kenampakan gerhana Matahari dari 4 kota di Indonesia. Untuk melihat animasi kenampakan gerhana dari daerah lainnya, silakan kunjungi situs <a title="Eclipses Online" href="http://www.eclipse.org.uk/">eclipse.org.uk</a>.</p>

<a href='http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/banda_aceh_indonesia_2010jan15_anim/' title='banda_aceh_indonesia_2010jan15_anim'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/banda_aceh_indonesia_2010jan15_anim-150x150.gif" class="attachment-thumbnail" alt="" title="banda_aceh_indonesia_2010jan15_anim" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/jakarta_indonesia_2010jan15_anim/' title='jakarta_indonesia_2010jan15_anim'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/jakarta_indonesia_2010jan15_anim-150x150.gif" class="attachment-thumbnail" alt="" title="jakarta_indonesia_2010jan15_anim" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/manado_indonesia_2010jan15_anim/' title='manado_indonesia_2010jan15_anim'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/manado_indonesia_2010jan15_anim-150x150.gif" class="attachment-thumbnail" alt="" title="manado_indonesia_2010jan15_anim" /></a>
<a href='http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/semarang_indonesia_2010jan15_anim/' title='semarang_indonesia_2010jan15_anim'><img width="150" height="150" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2010/01/semarang_indonesia_2010jan15_anim-150x150.gif" class="attachment-thumbnail" alt="" title="semarang_indonesia_2010jan15_anim" /></a>

<p>PERINGATAN. Satu hal penting yang HARUS DIPERHATIKAN ketika mengamati Matahari adalah kita tidak boleh melihatnya secara langsung baik dengan mata telanjang ataupun dengan alat optik seperti kamera, binokular, ataupun teleskop. Melakukan hal tersebut dapat mengakibatkan KERUSAKAN MATA sementara ataupun permanen (KEBUTAAN). Amati Matahari dengan menggunakan filter yang aman, dan jangan melihatnya secara terus menerus. Amati paling lama 2 menit, kemudian berhenti dan baru amati lagi setelah 3 menit. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan pada mata seandainya ada cacat pada filter yang kita gunakan. Baca juga <a href="http://bibirsumur.wordpress.com/2009/01/08/menikmati-matahari-dengan-aman/">halaman ini</a>. Selamat melakukan pengamatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2010/01/04/gerhana-bulan-sebagian-dan-gerhana-matahari-cincin-di-awal-tahun-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WISE, Mata Infra Merah Yang Memandang Semesta</title>
		<link>http://langitselatan.com/2009/12/15/wise-mata-infra-merah-yang-memandang-semesta/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2009/12/15/wise-mata-infra-merah-yang-memandang-semesta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 11:41:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misi Ruang Angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[Asteroid]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang]]></category>
		<category><![CDATA[katai coklat]]></category>
		<category><![CDATA[komet]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[proxima centauri]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Surya]]></category>
		<category><![CDATA[WISE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=2963</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 14 Desember 2009, misi WISE milik NASA diluncurkan dari Vandenberg Air Force Base, California dan dibawa oleh roket Delta II. WISE atau Wide-field Infrared Survey Explorer akan mulai melanglang angkasa dan memetakan seluruh angkasa dalam cahaya infra merah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 14 Desember 2009, misi WISE milik NASA diluncurkan dari <em>Vandenberg Air Force Base</em>, California dan dibawa oleh roket Delta II. WISE atau <em>Wide-field Infrared Survey Explorer</em> akan mulai melanglang angkasa dan memetakan seluruh angkasa dalam cahaya infra merah.<span id="more-2963"></span></p>
<div id="attachment_2964" class="wp-caption alignleft" style="width: 236px"><img class="size-full wp-image-2964" title="WISElaunch" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/12/WISElaunch.jpg" alt="Peluncuran WISE. kredit : NASA" width="226" height="170" /><p class="wp-caption-text">Peluncuran WISE. kredit : NASA</p></div>
<p>Roket Delta II akan menempatkan pesawat ruang angkasa yang dibawanya itu di orbit kutub pada ketinggian 525 km di atas Bumi. Saat diluncurkan, seluruh sistem bisa dinayatakan dalam keadaan baik dan teknisi akan mulai menerima sinyal dari wahana tersebut melalui <em>NASA&#8217;s Tracking and Data Relay Satellite System</em> 10 detik setelah wahana ruang angkasa ini terpisah dari roket.</p>
<p>Dalam waktu 3 menit kemudian, WISE akan melakukan orientasi ulang terhadap dirinya sendiri dengan panel matahari akan menghadap ke Matahari untuk mendapatkan tenaga.  Selanjutnya, setelah 17 menit, katup cryostat &#8211; bilik es hidrogen super-dingin yang akan mendinginkan instrumen WISE- akan terbuka. Instrumen ini akan melihat panjang gelombang infra merah maka ia harus berada pada temperatur yang dingin. Detektornya harus berada pada suhu kurang dari minus 447 derajat Fahrenheit atau minus 226 derajat Celsius.</p>
<p>Pada dasarnya WISE harus lebih dingin dari obyek yang ia amati. WISE dalam tugasnya akan mengamati warna infra merah di seantero angkasa dengan sensitivitas dan resolusi yang jauh lebih baik dari survei angkasa infra merah yang dilakukan sebelumnya oleh <em>Infrared Astronomical Satellite</em> pada tahun 1983. Teleskop angkasa ini akan menghabiskan waktu 9 bulan untuk menyapu seluruh angkasa dan misi utamanya akan berakhir jika hidrogen beku di WISE habis yakni sekitar 10 bulan setelah peluncuran.</p>
<p>WISE atau <em>Wide-field Infrared Survey Explorer</em>, dalam tugasnya akan membuat sebuah atlas alam semesta dari obyek-obyek angkasa yang bersinar dalam cahaya infra merah, dimulai dari <a href="http://langitselatan.com/2008/10/06/nea-yang-konon-katanya-mengancam-kehidupan-di-bumi/" target="_blank">asteroid dekat Bumi</a>, piringan debu yang sedang membentuk planet, sampai ke galaksi jauh. WISE dalam misinya akan mengungkap bermacam-macam obyek yang sampai saat ini masih tersembuni di balik kegelapan. Di antaranya, WISE akan dapat melihat bintang yang paling dingin, galaksi paling cerlang di alam semesta serta obyek-obyek asteroid dan komet dekat Bumi yang tersembunyi di balik kegelapan. Semua itu akan terlihat dengan mudah oleh misi WISE.</p>
<p>Saat ini, WISE akan bergabung dengan misi infra merah luar angkasa lainnya yakni <em>Spitzer Space Telescope</em> milik NASA dan <em>Herschel Space Observatory</em>, milik ESA. Misi WISE berbeda dari kedua teleskop landas angkasa lainnya. Ia bertugas untuk melakukan survei seluruh ruang angkasa dan di desain untuk membentuk jaringan yang akan mengungkap harta kosmik dan hal-hal aneh lainnya yang ada di uang angkasa.</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_2965" class="wp-caption aligncenter" style="width: 504px"><img class="size-full wp-image-2965 " title="leadWISE" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/12/leadWISE.jpg" alt="Misi WISE. Kredit : NASA" width="494" height="200" /><p class="wp-caption-text">Misi WISE dalam lukisan. Kredit : NASA</p></div>
<p>Perjalanan misi WISE akan dimulai dengan pencarian obyek-obyek dekat Bumi seperti asteroid dan komet yang mengorbit dekat Bumi dan berpotensi untuk melintas garis edar Bumi. Diharapkan, WISE dapat mengungkap ratusan obyek seperti itu dan juga mengungkap ratusan bahkan ribuan asteroid yang masih tersembunyi dalam kegelapan di area sabuk Asteroid.  Tujuannya, astronom akan dapat memperkirakan distribusi ukuran dari populasi asteroid di Tata Surya dan sekaligus memperkirakan dengan lebih baik lagi pertemuan Bumi dengan asteroid yang berpotensi untuk menabrak Bumi.  Hal lainnya, data yang didapat dari WISE akan dapat mengungkap komposisi asteroid dan obyek dekat Bumi lainnnya, apakah mereka selembut salju ataukah sekokoh karang, atau malah gabungan keduanya.</p>
<p>Target selanjutnya dari WISE adalah bintang redup yang dikenal sebagai bintang katai coklat. Obyek bola gas serupa Jupiter ini adalah bintang yang gagal mengumpulkan massa yang cukup untuk membangkitkan pembakaran di inti seperti halnya bintang. Obyek ini dingin dan redup sehingga hampir tak mungkin untuk melihatnya dalam cahaya tampak.  WISE akan mengungkap ribuan obyek redup yang ada di angkasa dan jika seandainya ada bintang katai coklat yang mengintip tak jauh dari Matahari, atau lebih dekat dari Proxima Centauri, maka WISE akan dapat mengungkapnya. Dan seandainya obyek itu ada&#8230; maka tak akan bisa dipungkiri ia akan jadi bintang terdekat dari Bumi.</p>
<p>Target terjauh yang akan dilacak oleh WISE adalah galaksi energetik atau yang dikenal sebagai ultraluminous infrared galaxies (ULIRGs). Galaksi ini bersinar sangat terang dengan kekuatan trilyunan Matahari, namun tak terlihat dalam survey pada cahaya tampak. Disinilah tugas WISE untuk bisa menangkapnya dalam cahaya infra merah. Bahkan diharapkan ada jutaan ULIRGs atau galaksi yang lebih cerlang lagi yang bisa ditemukan.</p>
<p>Hal-hal lain yang juga akan menjadi target WISE adalah piringan debu tempat planet terbentuk di sekitar bintang muda, pemetaan struktur galaksi Bimasakti dengan lebih detil, gugus galaksi di alam semesta yang jauh dan lebih banyak lagi.</p>
<p>Atlas yang dibuat oleh WISE akan sangat membantu para astronom dalam menjawab berbagai pertanyaan fundamental tentang asal usul planet, bintang dan galaksi serta menjadi penyedia data bagi para astronom di masa kini dan di masa yang akan datang. Dan yang pasti atlas dari WISE akan sangat berguna bagi pelaksanaan misi di masa depan.</p>
<p><span style="color: #888888;">Sumber : NASA</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2009/12/15/wise-mata-infra-merah-yang-memandang-semesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hujan Meteor Geminid di Penghujung Tahun 2009</title>
		<link>http://langitselatan.com/2009/12/09/hujan-meteor-geminid-di-penghujung-tahun-2009/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2009/12/09/hujan-meteor-geminid-di-penghujung-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 12:09:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meteor]]></category>
		<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[Geminid]]></category>
		<category><![CDATA[Rasi Gemini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=2959</guid>
		<description><![CDATA[Di penghujung tahun 2009, di tengah guyuran hujan yang turun hampir setiap harinya, kita akan mendapat kesempatan untuk menikmati Hujan Meteor Geminid yang merupakan hujan meteor tahunan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di penghujung tahun 2009, di tengah guyuran hujan yang turun hampir setiap harinya, kita akan mendapat kesempatan untuk menikmati Hujan Meteor Geminid yang merupakan hujan meteor tahunan. Jadi.. siapkan kopi dan coklat panas untuk menemanimu memandangi kilatan meter di malam hari&#8230;<span id="more-2959"></span></p>
<div id="attachment_2961" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/12/geminid.jpg"><img class="size-full wp-image-2961" title="geminid" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/12/geminid.jpg" alt="Hujan meteor Geminid akan mengalami puncak pada taggal 13-14 Desember 2009." width="550" height="344" /></a><p class="wp-caption-text">Hujan meteor Geminid akan mengalami puncak pada taggal 13-14 Desember 2009.</p></div>
<p>Hujan meteor Geminid akan megalami puncaknya pada tanggal 13 &#8211; 14 Desember 2009,  bertepatan dengan dimulainya Bulan Baru, sehingga ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan pengamatan karena tidak akan ada cahaya bulan. Hujan meteor Geminid akan bisa teramati dari sleuruh wilayah di Indonesia pada tanggal 13 Desember malam menjelang dini hari dan pada tanggal 14 malam menjelang tengah malam. Menurut perkiraan International Meteor Organization, di saat maksimum meteor yang akan terlihat bisa mencapai 100 &#8211; 140 meteor per jam, pada tanggal 14 Desember jam 05.10 UT atau jam 12.10 wib.</p>
<p>Hujan meteor Geminid merupakan salah satu hujan meteor yang dinantikan karena intensitasnya yang terus meningkat dalam dekade ini dan diharapkan tren yang sama masih akan diteruskan.</p>
<p>Meteor yang tampak dari rasi Gemini ini berasal dari sisa pecahan obyek yang dikenal sebagai 3200 Phaethon, yang dulunya diperkirakan merupakan asteroid. Saat ini Phaethon sudah menjadi komet yang punah. Jadi sebenarnya, ia adalah kerangka batuan dari komet yang sudah kehilangan es setelah berkali-kali melintas Matahari dari dekat. Nah, Bumi yang melintas dalam aliran puing-puing 3200 Phaethon setiap tahun pada pertengahan Desember akan menyebabkan puing-puing itu terbang dari rasi Gemini/. Tepatnya di dekat bintang terang Castor dan Pollux.</p>
<p>Meteor Geminid pertama kali terlihat pada akhir abad ke-19, tak lama setelah perang sipil di Amerika berakhir. Pada saat pertama muncul, hujan meteornya masih lemah dan tidak terlalu menarik perhatian. Pada saat itu debu yang masuk atmosfer Bumi itu hanya bergerak dengan kecepatan 130000 km/jam. Di masa itu, sama sekali tak nampak kalau  hujan meteor ini akan berlangsung setiap tahun. Yang menarik, saat ini hujan meteor Geminid merupakan salah satu hujan meteor yang cukup kuat dan menarik perhatian para pengamat. Bahkan ia semakin kuat dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh gravitasi Jupiter yang berlaku pada aliran puing-puing Phaethon dan menyebabkan mereka bergeser mendekati orbit Bumi.  Meteor Geminid sendiri masih tergolong meteor dengan kecepatan menengah pada kisaran 35 km / detik, sehingga akan mudah dikenali di bentangan langit malam.</p>
<p>Jadi, apa yang harus dilakukan untuk mengamati hujan meteor Geminid? Sediakan kopi..atau coklat panas. Keluarlah ke halaman atau area lapang. Bawa peta langit (planisphere/laptop/PDA yang sudah dilengkapi piranti peta langit) untuk dilihat, bawa senter, siapkan ipod, dan mulailah menatap langit ke arah timur laut, dimana rasi Gemini berada. Rasi Gemini akan terbit pada kisaran pukul 21.00 wib, jadi anda bisa keluar rumah mulai jam 21.00 sampai dini hari untuk menikmati hujan meteor Geminid.</p>
<p>Selamat berburu dan menikmati Hujan meteor Geminid &#8230; dan selamat menjelang Tahun Baru 1431 H</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2009/12/09/hujan-meteor-geminid-di-penghujung-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obituari Vitaly Ginzburg (1916 &#8211; 2009): Superkonduktivitas dan partikel kosmik</title>
		<link>http://langitselatan.com/2009/11/30/obituari-vitaly-ginzburg-1916-2009-superkonduktivitas-dan-partikel-kosmik/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2009/11/30/obituari-vitaly-ginzburg-1916-2009-superkonduktivitas-dan-partikel-kosmik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 02:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri L. Astraatmadja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Fisika Partikel]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Astrofisika]]></category>
		<category><![CDATA[sinar kosmik]]></category>
		<category><![CDATA[superkonduktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[superkonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[vitaly ginzburg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=2836</guid>
		<description><![CDATA[Ahli fisika Rusia, Vitaly Ginzburg, meninggal dunia dalam usia 93 pada tanggal 8 November 2009.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ahli fisika Rusia, Vitaly Ginzburg, meninggal dunia dalam usia 93 pada tanggal 8 November 2009.<span id="more-2836"></span></p>
<div id="attachment_2838" class="wp-caption alignright" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-2838" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/ginzb_1.gif" alt="Vitaly Ginzburg usia 80 tahun di sebuah seminar di Moskow. Sumber: Institut P.N. Lebedev, Moskow" width="350" /><p class="wp-caption-text">Vitaly Ginzburg usia 80 tahun di sebuah seminar di Moskow. Sumber: Institut P.N. Lebedev, Moskow</p></div>
<p>Lahir pada tahun 1916, Ginzburg berarti telah hidup dalam tiga periode sejarah Rusia: zaman sekaratnya Tsar Rusia, periode pemerintahan komunis Uni Soviet, dan masa Federasi Rusia. Di antara kehidupannya yang panjang ia juga telah diganjar <a href="http://nobelprize.org/nobel_prizes/physics/laureates/2003/index.html">Hadiah Nobel Fisika</a> (dibagi bersama Alexei Abrikosov dan Tony Legget) pada tahun 2003 atas kontribusinya pada teori superkonduktor. Karier panjang Ginzburg di dunia fisika merambah berbagai cabang. Untuk menyebut beberapa: superkonduktivitas, teori sinar kosmis, teori mengenai emisi pulsar, radiasi sinkrotron, sinyal radio dari matahari, dan bidang-bidang lainnya.</p>
<p>Pengetahuan teoritis Ginzburg mengenai ilmu fisika diterapkannya terutama dalam dua fenomena yang paling banyak digelutinya: superkonduktivitas dan sinar kosmis. Perilaku superkonduktivitas sudah ditemukan semenjak tahun 1911 oleh fisikawan Heike Kamerlingh Onnes di Negeri Belanda. Keadaan ini muncul apabila sebuah benda didinginkan hingga mencapai suhu mendekati nol mutlak (0 Kelvin atau sama dengan -273 derajat Celsius), benda tersebut akan kehilangan perlawanannya terhadap aliran listrik. Aliran listrik tidak akan banyak mengalami hambatan dan dengan demikian menghantarkan listrik dengan baik. Objek ini juga kehilangan medan magnetik internalnya. Suhu ketika benda-benda menjadi superkonduktor berbeda-beda berdasarkan jenis bahannya. Seng, misalnya, menjadi superkonduktor pada suhu 0.88 Kelvin sementara keramik sintesis yang mengandung Tembaga dan Barium dapat menjadi konduktor pada suhu yang lebih tinggi pada 125 Kelvin. Dengan merendam bahan-bahan ini di dalam Helium cair (Helium-3 mendidih pada suhu 3.2 Kelvin) atau Nitrogen cair (mendidih pada suhu 77 Kelvin. Bandingkan dengan air yang mendidih pada 373 Kelvin).</p>
<div id="attachment_2839" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-2839" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/fig3.gif" alt="Struktur penghubung atom-atom benda padat dapat digambarkan sebagai sebuah kisi-kisi yang bergetar." width="300" /><p class="wp-caption-text">Struktur penghubung atom-atom benda padat dapat digambarkan sebagai sebuah kisi-kisi yang bergetar.</p></div>
<p>Untuk memahami kenapa sebuah benda dapat kehilangan resistensinya pada aliran listrik, kita perlu menggambarkan benda padat sebagai kumpulan atom-atom yang terhubung satu sama lain oleh kisi-kisi. Kisi-kisi ini juga bergetar dan kecepatan getarnya ditentukan oleh suhu benda tersebut. Semakin tinggi suhunya, semakin cepat getarannya dan semakin rendah suhunya semakin lambat getarannya. Aliran listrik adalah aliran elektron yang berusaha melewati kisi-kisi ini dengan aman. Dapat dibayangkan, apabila kisi-kisi tersebut bergetar cepat maka kemungkinannya besar sekali elektron akan menabrak atom dan kehilangan energinya yang kemudian akan berubah menjadi panas. Aliran listrik menjadi tidak terlalu lancar karena ada yang hilang sebagian. Objek yang seperti demikian berarti memiliki resistensi yang tinggi terhadap listrik dan bukan sebuah konduktor yang baik. Namun bila objek yang sama ini didinginkan maka getaran antara kisi tidak akan terlalu hebat dan kemungkinan elektron yang lewat akan bertabrakan menjadi lebih kecil. Selain bergantung pada suhu, resistensi juga bergantung pada struktur kisi-kisi sebuah bahan. Itulah sebabnya ada bahan yang dapat menjadi konduktor yang baik sementara bahan lain tidak bisa menjadi konduktor.</p>
<div id="attachment_2853" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img class="size-full wp-image-2853" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/Meissner_effect_p1390048.jpg" alt="Efek Meissner: sebuah magnet yang diletakkan di atas sebuah superkonduktor akan melayang di atasnya." width="320" height="229" /><p class="wp-caption-text">Efek Meissner: sebuah magnet yang diletakkan di atas sebuah superkonduktor akan melayang di atasnya.</p></div>
<p>Fenomena &#8220;aneh&#8221; lain yang terkait dalam superkonduktor adalah ia dapat menolak keberadaan medan magnet. Akibatnya akan timbul fenomena yang disebut Efek Meissner atau sering disebut juga levitasi magnetik. Magnet yang ditaruh di atas sebuah superkonduktor akan melayang di atasnya karena medan magnet tidak dapat menembus bahan superkonduktor dan akibatnya harus &#8220;mengalir&#8221; di atas superkonduktor. Efek ini dapat diterus dipertahankan selama suhu bahan dijaga tetap dibawah suhu kritis tertentu (nilainya berbeda-beda tergantung bahan yang digunakan. Beberapa bahan bisa mencapai superkonduktivitas pada suhu 90 Kelvin atau -183 derajat Celsius).</p>
<p>Ahli fisika ingin mengetahui mengapa bahan-bahan yang didinginkan bisa berperilaku demikian. Dalam teori elektrodinamika klasik (teori listrik-magnet yang dikembangkan oleh James Clerk Maxwell pada akhir abad ke-19) kita dapat mengandaikan suatu benda &#8220;konduktor sempurna,&#8221; namun perilaku superkonduktivitas ternyata tidak dapat dipahami begitu saja oleh teori klasik. Gambaran mengenai kisi-kisi yang bergetar lemah apabila didinginkan ternyata memprediksikan penurunan resistensi yang lebih lambat apabila dibandingkan dengan realitas yang diukur melalui eksperimen. Dibutuhkan penjelasan lain yang lebih memuaskan dan ternyata ini adalah fenomena dalam ranah mekanika kuantum, sebuah teori yang mendeskripsikan dunia subatomik.</p>
<div id="attachment_2837" class="wp-caption alignleft" style="width: 185px"><img class="size-full wp-image-2837" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/10_5Ginzburg47.jpeg.jpg" alt="Vitaly Ginzburg pada tahun 1947, usia 31 tahun." width="175" height="236" /><p class="wp-caption-text">Vitaly Ginzburg pada tahun 1947, usia 31 tahun.</p></div>
<p>Vitaly Ginzburg masuk Universitas Negeri Moskow pada tahun 1933 dan lulus lima tahun kemudian. Gelar Doktor diperolehnya pada tahun 1942. Kariernya dimulai sebagai eksperimentalis dalam bidang optika, namun ia kemudian menyadari bahwa bakat sebenarnya berada di bidang teori. Ia kemudian mulai mengerjakan masalah-masalah penting dalam berbagai bidang fisika dan astrofisika. Kontribusinya dalam teori superkonduktivitas dikerjakannya bersama rekannya sebangsa, <a href="http://nobelprize.org/nobel_prizes/physics/laureates/1962/landau-bio.html">Lev Davidovich Landau</a>. Teori ini kemudian disebut sebagai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ginzburg%E2%80%93Landau_theory">Teori Ginzburg-Landau</a> dan merupakan sebuah teori fenomenologi.</p>
<p>Dalam fisika teori, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Phenomenology_%28science%29">fenomenologi</a> adalah upaya untuk membuat suatu ekspresi matematika atas hasil-hasil eksperimen atas fenomena tertentu. Kadangkala kita tidak dapat menjelaskan suatu fenomena berdasarkan teori-teori dasar yang sudah ada (misalnya Teori Gravitasi Newton atau Teori Elektromagnetika Klasik) dan sudah teruji dengan baik. Salah satu alasannya bisa jadi karena teorinya memang belum diciptakan sehingga langkah pertama untuk memahami fenonema ini adalah dengan membuat deskripsi matematika yang dapat membuat prediksi-prediksi yang kemudian dapat dibuktikan.</p>
<p>Teori Ginzburg-Landau yang dipublikasikan pada tahun 1950 ini berhasil memprediksikan banyak hal, dua yang terpenting adalah prediksi tentang fluktuasi termodinamika dan seberapa dalam medan magnet dapat menembus permukaan suatu superkonduktor. Barulah pada tahun 1957 dikembangkan teori yang lebih mendasar untuk menjelaskan superkonduktivitas. Teori ini disebut Teori BCS, dinamakan menurut nama belakang tiga penciptanya: John Bardeen, Leon Cooper, dan John Schrieffer (Ketiganya dari Amerika Serikat).</p>
<div id="attachment_2837" class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><img class="alignleft size-full wp-image-2840" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/fig4.gif" alt="fig4" width="250" /><img class="alignleft size-full wp-image-2841" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/fig5.gif" alt="fig5" width="250" /><p class="wp-caption-text">Teori BCS dapat menjelaskan fenomena superkonduktivitas secara memuaskan.</p></div>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/BCS_theory"></a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/BCS_theory">Teori BCS</a> menyempurnakan gambaran mengenai kisi dengan mengatakan bahwa aliran elektron bergerak menembus kisi-kisi secara berpasangan. Ketika sebuah elektron bermuatan negatif bergerak melintasi kisi, ion-ion bermuatan positif pada kisi akan tertarik dan mendistorsikan bentuk kisi dan membentuk semacam &#8220;terowongan.&#8221; Sebelum elektron tersebut lewat dan juga sebelum kisi-kisi tersebut berbalik ke posisi semula, sebuah elektron kedua akan ditarik ke dalam terowongan dan terhubung dengan elektron kedua. Kedua elektron akan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cooper_pair">bergerak bersama-sama</a> dan dengan demikian pergerakan elektron melintasi kisi-kisi lebih lancar. Inilah hakikat dari superkonduktivitas.</p>
<p>Bidang lain yang dirambah Vitaly Ginzburg adalah studi <a href="http://www.srl.caltech.edu/personnel/dick/cos_encyc.html">sinar kosmik</a>. Sinar kosmik adalah partikel enerjik yang datang dari luar antariksa. Partikel ini memiliki energi yang sangat tinggi dan bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Berdasarkan pengamatan, 90% partikel sinar kosmik adalah proton, dan hampir 10% adalah inti Helium dan sisanya adalah elektron atau elemen-elemen berat, misalnya inti Besi. Partikel-partikel ini diamati memiliki energi yang sangat tinggi, jauh lebih tinggi daripada energi diamnya. Ini menunjukkan bahwa partikel ini telah dipercepat oleh sesuatu objek dan tentu saja pertanyaan selanjutnya adalah: Objek macam apa yang dapat mempercepat partikel-partikel ini hingga memiliki energi yang demikian dahsyatnya?</p>
<div id="attachment_2859" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-2859" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/cosmic_rays.jpg" alt="Setiap detik Bumi kita dihujani partikel kosmik dengan berbagai energi, dari yang energi rendah hingga energi tinggi" width="300" /><p class="wp-caption-text">Setiap detik Bumi kita dihujani partikel kosmik dengan berbagai energi, dari yang energi rendah hingga energi tinggi</p></div>
<p>Kini kita telah menemukan partikel kosmik dengan energi 10^20 elektronVolt, sementara <a href="http://lhc.web.cern.ch/lhc/">Large Hadron Collider</a> (LHC) di Jenewa saja baru berencana mempercepat sebuah proton hingga energinya &#8220;hanya&#8221; 10^12 elektronVolt. Artinya, akselerator alamiah ini mampu mempercepat hingga 100 juta kali yang bisa dilakukan LHC. Apabila kita kembali kepada masa-masa tahun 1950an, jangankan komposisi sinar kosmik yang tidak diketahui oleh siapapun, datangnya dari mana pun tidak diketahui. Orang tahu bahwa partikel ini punya energi sangat tinggi namun partikel apakah ini pun tidak ada yang tahu. Pada tahun 1955 Ginzburg mulai meneliti sinar kosmis dan menunjukkan bahwa tidak mungkin sinar kosmik berasal dari radiasi panas, melainkan berasal dari partikel bermassa yang memperoleh energi tinggi dari medan magnet. Proses pemercepatan sebuah partikel karena melintasi medan magnet dinamakan radiasi sinkrotron. Berbeda dengan radiasi panas, radiasi sinkroton membutuhkan keberadaan medan magnet yang sangat kuat dan ini tidak ada di Matahari kita. Datangnya sinar kosmik pasti dari luar tata surya. Ginzburg kemudian memberikan bukti kuantitatif bahwa salah satu sumber sinar kosmik berasal dari supernova.</p>
<div id="attachment_2843" class="wp-caption alignright" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-2843" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/CrabNebulaHubble.jpg" alt="Nebula kepiting adalah reruntuhan supernova yang meledak kurang lebih 7500 tahun lalu. Ledakannya diamati dan dicatat oleh astronom Kekaisaran Cina pada tahun 1054" width="350" /><p class="wp-caption-text">Nebula kepiting adalah reruntuhan supernova yang meledak kurang lebih 7500 tahun lalu. Ledakannya diamati dan dicatat oleh astronom Kekaisaran Cina pada tahun 1054</p></div>
<p>Supernova dapat menjadi sumber dipercepatnya sinar kosmik karena sisa reruntuhan bintang memiliki medan magnet yang kuat. Bila sebuah bintang masif meledak, inti bintang akan runtuh menjadi pulsar atau lubang hitam (tergantung pada massa inti yang tersisa dan tidak meledak). Hukum konservasi medan magnet mengharuskan kecepatan aliran magnetik tetap bernilai sama. Jadi ketika sebuah objek mengecil namun kecepatan aliran magnetik harus tetap maka kekuatan medan magnetik menjadi bertambah. Sebagai ilustrasi, bila Matahari kita yang jejarinya 6400 km berubah menjadi bintang neutron yang jejarinya 10 km, maka kekuatan medan magnetik akan meningkat kurang lebih 400 ribu kali lipat(!) Dengan demikian wajarlah apabila sebuah partikel yang melewati medan magnetik sebuah sisa reruntuhan supernova akan dipercepat hingga kecepatannya mendekati kecepatan cahaya. Salah satu reruntuhan supernova yang banyak diteliti adalah Nebula Kepiting yang berlokasi 6500 tahun cahaya dari Bumi kita.</p>
<p>Pada tahun 1949 ditemukan adanya sinyal radio dari pusat reruntuhan tersebut. Radiasi ini adalah radiasi sinkroton dalam panjang gelombang radio dan Ginzburg kemudian menerbitkan makalah yang berargumentasi bahwa partikel kosmik energi tinggi juga dapat dipancarkan dari pusat reruntuhan tersebut. Ia juga meramalkan bentuk spektrum energi yang mungkin dipancarkan.</p>
<p>Vitaly Ginzburg kini telah meninggalkan kita semua, namun warisannya tetap hidup melalui 450an makalah ilmiah yang diterbitkan selama kariernya dan mencakup berbagai bidang dalam fisika dan astrofisika teoritis. Berbagai buku teks pun telah ditulisnya dan tiga yang terpenting adalah mengenai subjek-subjek yang menjadi fokus kariernya: superkonduktivitas, astrofisika teoritis, dan sinar kosmik.</p>
<div id="attachment_2861" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-2861" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/11/vl11a1.jpg" alt="Selamat jalan, Vitaly!" width="300" /><p class="wp-caption-text">Selamat jalan, Vitaly!</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2009/11/30/obituari-vitaly-ginzburg-1916-2009-superkonduktivitas-dan-partikel-kosmik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati Hujan Meteor Orionid</title>
		<link>http://langitselatan.com/2009/10/26/menikmati-hujan-meteor-orionid/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2009/10/26/menikmati-hujan-meteor-orionid/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 15:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nggieng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[Meteor]]></category>
		<category><![CDATA[orionid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=2676</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar seminggu yang lalu, ramai diberitakan di masyarakat tentang adanya kejadian Hujan Meteor Orionid. Pastinya ini menarik perhatian, banyak yang penasaran untuk melihat meteor ini. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar seminggu yang lalu, ramai diberitakan di masyarakat tentang adanya kejadian <a href="http://langitselatan.com/2009/10/21/hujan-meteor-orionid-2009" target="_blank">Hujan Meteor Orionid</a>. Pastinya ini menarik perhatian, banyak yang penasaran untuk melihat meteor ini. <span id="more-2676"></span><br />
Tentunya pertanyaan yang pertama adalah, dengan apa kita melihat? Pertanyaan menarik, dan jawabannya tidaklah sulit. Kita tidak membutuhkan peralatan yang rumit-rumit, hanya dibutuhkan langit yang gelap, bermodalkan mata telanjang, posisi duduk yang nyaman, makanan dan minuman menemani menonton, dan tentu saja kesabaran, maka kita bisa menikmati hujan meteor tersebut.</p>
<p>Tetapi pertanyaan berikutnya, di mana sih Orion? Bisa saja kita mencarinya mempergunakan perangkat lunak seperti Stellarium, ataupun peta bintang; tetapi akan lebih mudah kalau kita mengenal secara akrab apa yang kita lihat itu adalah yang benar-benar di langit. Dibutuhkan perkenalan yang akrab dengan langit, sehingga apabila ada peristiwa-peristiwa serupa akan terjadi lagi (sebagaimana biasa disampaikan di langitselatan), maka kita sudah dengan mudah bisa menemukannya.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/gallery/astrofotografi/orionidb03-ada-atlas-small.jpg"><img class="ngg-singlepic ngg-center " src="http://langitselatan.com/wp-content/gallery/astrofotografi/orionidb03-ada-atlas-small.jpg" alt="Peta Langit " width="500" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Peta Langit untuk pengamatan Hujan Meteor Orionid. Kredit : Nggieng</p></div>
<p>Maka apabila ada kesempatan langit yang gelap bersahabat, pergilah keluar, kenalilah bintang-bintang di langit, siapa tahu ada kejadian menarik yang muncul untuk dinikmati, lagipula, banyak obyek-obyek menarik yang selalu hadir menghiasi langit malam, seperti si tujuh bidadari Pleiades di Taurus, atau awan Nebula Orion yang indah. Jadi, mari kita nikmati langit malam!</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/gallery/astrofotografi/orionidb03-ada_small.jpg"><img class="ngg-singlepic ngg-center " src="http://langitselatan.com/wp-content/gallery/astrofotografi/orionidb03-ada_small.jpg" alt="Meteor Orionid" width="500" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Hujan Meteor Orionid. Kredit : Nggieng</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="ngg-singlepic ngg-center " src="http://langitselatan.com/wp-content/gallery/astrofotografi/orion_trail_1_small.jpg" alt="Trail Meteor Orionid. Kredit : Nggieng" width="500" height="335" /><p class="wp-caption-text">Trail Hujan Meteor Orionid yang diambil di LAPAN Tanjung Sari. Kredit : Nggieng</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2009/10/26/menikmati-hujan-meteor-orionid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hujan Meteor Orionid 2009</title>
		<link>http://langitselatan.com/2009/10/21/hujan-meteor-orionid-2009/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2009/10/21/hujan-meteor-orionid-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 16:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meteor]]></category>
		<category><![CDATA[Observasi]]></category>
		<category><![CDATA[orionid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=2654</guid>
		<description><![CDATA[Sejak tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan tanggal 26 Oktober 2009, setiap malam kita akan dapat menikmati Hujan Meteori Orionid yang terjadi setiap tahunnya. Hujan meteor ini dapat dinikmati karena Bumi tengah melewati sisa debu ekor komet Halley.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak tanggal 20 Oktober 2009 sampai dengan tanggal 26 Oktober 2009, setiap malam kita akan dapat menikmati Hujan Meteori Orionid yang terjadi setiap tahunnya. Hujan meteor ini dapat dinikmati karena Bumi tengah melewati sisa debu ekor komet Halley. <span id="more-2654"></span></p>
<div id="attachment_2657" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-2657" title="orionidssouth" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/10/orionidssouth.jpg" alt="Radiant orionid di langit selatan. kredit : meteorshoweronline.com" width="350" height="402" /><p class="wp-caption-text">Radiant orionid di langit selatan. kredit : meteorshoweronline.com</p></div>
<p>Hujan meteor Orionid akan mencapai puncaknya mulai malam ini, tanggal 21 -24 Oktober 2009 dan bisa diamati saat dini hari. Hujan meteor ini akan tampak datang dari arah rasi Orion si Pemburu dan bergerak sangat cepat dibanding meteor lainnya. Diperkirakan untuk para pengamat di langitselatan, maksimum meteor yang akan tampak sekitar 40 meteor per jam.  dan waktu yang pas untuk menikmati hujan meteor orionid ini berkisar antara pukul 00.00 &#8211; 05.00 wib.</p>
<div id="attachment_2656" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/10/orionid_small.jpg"><img class="size-full wp-image-2656" title="orionid_small" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/10/orionid_small.jpg" alt="Hujan meteor Orionid yag tampak di langit Shanghai, China. kredit : Jefferson Teng" width="500" height="334" /></a><p class="wp-caption-text">Hujan meteor Orionid yag tampak di langit Shanghai, China. kredit : Jefferson Teng</p></div>
<p>So buat temen-temen yang pengen ngamat.. kudu persiapan.. pake jaket, selimut, bawa cemilan, pasang mp3 player hehehehe biar nyaman deh.. jangan lupa bawa senter buat ngeliat peta langit. Nikmati hujan meteor Orionid dengan memandang ke langit malam &#8230;. kamu tak perlu teleskop kok untuk melihat hujan meteor.</p>
<p>Selamat berburu meteor!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2009/10/21/hujan-meteor-orionid-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadiah Nobel Diberikan Pada Penemu Chip CCD</title>
		<link>http://langitselatan.com/2009/10/06/hadiah-nobel-diberikan-pada-penemu-ccd/</link>
		<comments>http://langitselatan.com/2009/10/06/hadiah-nobel-diberikan-pada-penemu-ccd/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 15:43:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[IYA2009]]></category>
		<category><![CDATA[Instrumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/?p=2559</guid>
		<description><![CDATA[Hadiah Nobel Fisika 2009 berhasil dimenangkan oleh dua ilmuwan atas kerjanya untuk membuat Charge Couple Device atau CCD.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hadiah Nobel Fisika 2009 berhasil dimenangkan oleh dua ilmuwan atas kerjanya untuk membuat Charge Couple Device atau CCD. CCD merupakan alat yang digunakan dalam citra digital, terutama untuk teleskop mutakhir profesional dan amatir. Semua foto indah yang selama ini kita nikmati dari kedalaman alam semesta itu merupakan hasil karya teknologi CCD. <span id="more-2559"></span></p>
<div id="attachment_2560" class="wp-caption aligncenter" style="width: 525px"><img class="size-full wp-image-2560  " title="nobel" src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2009/10/nobel.jpg" alt="Para penerima hadiah nobel atas pekerjaannya menemukan CCD. Kredit : nobelprize.org" width="515" height="250" /><p class="wp-caption-text">Para penerima hadiah nobel atas pekerjaannya menemukan chip CCD. Kredit : nobelprize.org</p></div>
<p>Setengah hadiah tersebut diberikan pada Charles K. Kao dari China dan Inggris untuk pekerjaannya dalam hal transmisi cahaya dalam serat optik. Setengahnya lagi diberikan pada Willard S. Boyle dan George E Smith dari Amerika. Dalam wawancaranya, Boyle menunjukkan kegembiraannya bercerita tentang kebahagiannya saat melihat citra yang dikirim dari penjejak di Mars yang dimungkinkan oleh teknologi CCD.</p>
<p>Secara resmi dikatakan, penghargaan ini diberikan “untuk raihan sebagai pionir dalam tansmisi cahaya dalam serat untuk komunikasi optik” dan “untuk penemuan sirkuit semikonduktor pencitraan &#8211; sensor CCD”.</p>
<p>Hadiah Nobel Fisika merupakan penghargaan paling presitisius yang diberikan sekali dalam setahun untuk pekerjaan yang benar-benar luar biasa. Proses seleksinya pun panjang dan tidak mudah, dan hasilnya hanya yang terbaiklah yang bisa mendapatkannya. Penghargaan kali ini juga menarik dan dinilai sesuai dengan perjalanan tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional.  Tidak salah jika hadiah Nobel kali ini diberikan pada imuwan yang sudah menemukan alat yang sngat vital bagi para astronom. Dan.. seluruh astronom maupun pecinta langit malam juga mengucapkan selamat atas pencapaian yang luar biasa dari Charles K. Kao, Willard S. Boyle dan George E. Smith.</p>
<p><span style="color: #888888;">Sumber :<span style="color: #888888;"> <a href="http://astronomy2009.org" target="_blank">IYA2009</a>, <a href="http://nobelprize.org" target="_blank">Nobelprize.org</a></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitselatan.com/2009/10/06/hadiah-nobel-diberikan-pada-penemu-ccd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
