fbpx
langitselatan
Beranda » Bintang Super Liar

Bintang Super Liar

Di Galaksi Bimasakti, galaksi tempat tinggal kita, bintang-bintang lahir di tempat yang nyaman, dikelilingi oleh awan gas yang melindungi, lembut, dan tak bergerak. Tapi, lain ceritanya di sebuah galaksi mungil nun jauh di sana, 55 juta tahun cahaya jaraknya. Galaksi katai ini tengah melayang-layang melewati sekelompok galaksi dengan kecepatan dahsyat 1.000 kilometer setiap detiknya. Dalam perjalanannya ini, si galaksi katai meninggalkan jejak-jejak panjang berupa gas. Tidak seperti di Bimasakti, apa yang terjadi di dalam jejak-jejak gas itulah yang akan bikin kalian berseru, “Wow!” Temperatur di sana mencapai sejuta derajat celcius dan angin tornado bertiup dengan kecepatan 4 juta kilometer per jam!

Galaksi IC 3418 yang jatuh ke gugus Virgo. bergerak dengan kecepatan tinggi menyisakan jejak gas dingin. Kredit: NAOJ, CFHT, GALEX, Y. Ohyama & A. Hota
Galaksi IC 3418 yang jatuh ke gugus Virgo. bergerak dengan kecepatan tinggi menyisakan jejak gas dingin. Kredit: NAOJ, CFHT, GALEX, Y. Ohyama & A. Hota

Para astronom Jepang baru saja menemukan bintang bisa terlahir di jejak-jejak gas tadi meskipun kondisi di sana begitu edan. Pembentukan bintang seperti ini belum pernah kita lihat di Galaksi Bimasakti. Namun, tampaknya ada juga bintang-bintang yang bisa terbentuk di lingkungan yang ekstrem semacam itu. Bagi bintang-bintang yang tinggal di Galaksi Bimasakti yang relatif tenang, rasanya seperti dilahirkan di atas rollercoaster yang ada di dalam oven saja! Hiii, sama sekali bukan tempat yang ideal untuk melahirkan!

Saat mengamati salah satu bintang di dalam jejak gas tadi, astronom Jepang menemukan hal yang mengagumkan: bintang itu menyemburkan gas berkecepatan 160 kilometer per detik. Bintang-bintang di luar Galaksi Bimasakti ini benar-benar liar dan eksotis! Bila dibandingkan dengan mereka, Matahari kita tampak kalem.

Fakta Menarik: Galaksi katai ini sedang berlari di gugus Virgo. Gugus adalah suatu kelompok galaksi yang terikat satu sama lain. Galaksi Bimasakti kita adalah anggota gugus lain bernama Grup Lokal.

Sumber: Universe Awareness

Avatar photo

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

3 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini