fbpx
langitselatan
Beranda » Sebuah Planet Sendirian Tersesat di Angkasa

Sebuah Planet Sendirian Tersesat di Angkasa

Sebuah planet ditemukan berkeluyuran sendirian di angkasa dan tak terlihat bintang induk di dekatnya! Planet yatim piatu ini diduga dilahirkan dengan cara yang sama dengan planet-planet normal lainnya: dari sisa-sisa materi di sekitar sebuah bintang muda. Namun, karena sesuatu dan lain hal planet ini diusir dari rumahnya.

Exoplanet yang sendiri terpisah. Kredit: ESO/L. Calçada/P. Delorme/Nick Risinger /R. Saito/VVV Consortium

Planet tidak memancarkan cahayanya sendiri. Kalau kalian pernah melihat Venus, Mars, atau Jupiter di langit malam, sebenarnya kalian melihat cahaya Matahari yang dipantulkan oleh planet-planet itu. Karena planet penyendiri ini tidak dekat-dekat dengan bintang manapun, ia tidak memantulkan cahaya bintang sehingga ia sulit dideteksi. Para astronom menduga sejatinya planet-planet pengelana ini mungkin berjumlah lebih banyak daripada jumlah bintang di Galaksi kita, tetapi kita sulit untuk mendeteksinya.

Tidaklah mudah menghitung ukuran suatu benda yang letaknya sangat jauh di ruang angkasa sana. Sama halnya jika kalian melihat kapal di cakrawala dan mencoba menebak berapa jaraknya dari kalian dan seberapa besar kapal itu. Lebih susah lagi kalau si benda sangat gelap dan berkelana di ruang angkasa. Para astronom mengaku kalau mereka bisa saja telah salah menilai ukuran si planet penyendiri ini — bahkan bisa jadi ternyata dia sama sekali bukan planet, melainkan katai cokelat! Katai cokelat merupakan obyek yang mirip bintang, berukuran lebih besar dari planet — hingga sekitar 80 kali lebih besar daripada planet Jupiter — tapi terlalu kecil untuk menjadi bintang. Berbeda dengan bintang, katai cokelat tidak membakar hidrogen di dalam intinya, sehingga mereka terlalu dingin untuk bisa bersinar.

Apakah si obyek penyendiri ini planet atau bukan, kalian tidak bakal kepingin tinggal di sana deh. Karena melayang-layang di kegelapan malam tanpa akhir tentunya dunia kecil ini menjadi tempat yang gelap dan sunyi.

Fakta menarik: Sebagian astronom berpendapat bahwa banyaknya planet bersendiri ini dua kali lipat banyaknya bintang di Galaksi kita, sedangkan astronom yang lain berkata ada sekitar 100.000 kali lipat!

Sumber : Rilis UNAWE Space Scoop

Avatar photo

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

4 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini