fbpx
langitselatan
Beranda » Mesin Ruang Angkasa yang Lebih Hebat dari Mesin Pesawat Antarbintang Enterprise

Mesin Ruang Angkasa yang Lebih Hebat dari Mesin Pesawat Antarbintang Enterprise

Astronom telah selangkah lebih maju dalam memahami mesin-mesin terhebat di alam semesta: lubang hitam. Bagaimana bisa lubang hitam menjadi mesin kalau pekerjaannya cuma melahap materi? Lubang hitam sebenarnya merupakan anggota masyarakat ruang angkasa yang berharga, yang juga mengembalikan banyak energi ke alam semesta.

Ilustrasi Lubang Hitam. Kredit : P. Jonker/Rob Hynes

Dalam ilustrasi ini, sebuah lubang hitam sedang menelan materi dari bintang di belakangnya. Sebelum lenyap selamanya, gerak materi dari bintang ini menjadi sangat cepat ketika berada di dekat lubang hitam. Materi yang bergerak cepat ini melepaskan energi berupa sinar-X, yang disemburkan ke angkasa. Di samping itu, lubang hitam juga melepaskan energi melalui pancaran (jet) materi yang dahsyat memancar dari bagian atas dan bawah.

Tidak semua lubang hitam melepaskan energi dengan cara demikian. Hal ini telah lama membingungkan para astronom. Masalahnya terletak pada hubungan antara jumlah energi yang dilepaskan berupa sinar-X dengan jumlah yang dilontarkan berupa jet materi. Astronom menduga hubungan ini sama untuk semua lubang hitam. Namun, lubang-lubang hitam yang aneh mulai ditemukan.

Seiring dengan makin banyaknya jumlah lubang hitam aneh ditemukan, sepertinya memang ada dua macam mesin lubang hitam, yang bekerja dengan cara agak berbeda. Ini seperti halnya ada mesin yang menggunakan bensin sementara ada juga mesin yang menggunakan diesel.

Nah, kini astronom mengamati lubang hitam yang seakan-akan beralih dari satu jenis mesin ke jenis lainnya. Hal ini menunjukkan kalau tidak ada perbedaan jenis mesin, tetapi masing-masing mesin bisa bekerja dalam dua cara.

Fakta menarik: Lawan dari lubang hitam disebut lubang putih. Tidak ada sesuatu pun – bahkan cahaya – yang mampu memasuki lubang putih, tapi benda-benda bisa keluar darinya. Akan tetapi, lubang putih mungkin tidak ada di alam semesta – hanya sebuah solusi untuk sebuah soal matematika yang sangat sukar.

Sumber: Space Scoop Universe Awareness

Avatar photo

Ratna Satyaningsih

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

11 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

  • Masih membingungkan bu.
    Mestinya hukum kekekalan energy berlaku ya? dan lubang putih mestinya ada kalau memang dari model matematis dibutuhkan.

  • semua ada pasangannya, materi dan anti materi. Apa lubang hitam & putih itu materi & anti materi ???

  • Bu sesunggunya menurut keyakinan Ibu dan dukungan fakta fakta rasionalitas keilmuan mungkinkan di luar bumi ada kehidupan dan peradaban seperti halnya kehidupan kita ?

  • apa suatu keniscayaan kalau semua di alam semesta ini ada lawannya seperti lubangh hitam vs lubang putih?harus ada explainednya dong

  • benar gak sih bu kalo ujung black hole itu menghubungkan satu dimensi dengan dimensi lain???
    toeri/rumus mateatisnya gimana ya bu??

    • black hole itu bukan lubang melainkan obyek super padat dengan gaya gravitasi yang besar dan tampak seperti lubang berwarna hitam di angkasa.

  • energi yang dipancarkan dari atas dan bawah badan blackhole, mungkinkah ini hanyalah sisa energi yang tidak tertelan, seperti dalam proses pembakaran BBM dlm ruang bakar mesin motor tdk 100 % BBM terbakar sempurna, atau anggap saja anak kecil yang makan sendiri juga ada sisa nasi yang ada di piring mereka?

  • Sayang sekali banyak sarjana astronomi yang kerjanya cuman membuat saduran dari sumber luar dan jarang kita lihat membuat tulisan sendiri.Padahal pada dunia astronomi, sangat terbuka lebar untuk penelitian baik secara eksak maupun teori. sebagai contoh sumber energi untuk mesin pada masa yad belum terpikirkan terutama pada ceritera fiksi, kenapa tidak pakai materi lubang hitam/partikel neutron?, kalau kita tahu/melihat cahaya dari awal semesta, mestinya dapat membangun teori untuk mengukur lebar/besarnya alam semesta,kapan lubang hitam musnah? dsb.

    • Kalau yang anda maksud artikel space scoop, memang seluruh artikel space scoop ini saduran space scoop berbahasa Inggris dari UNAWE. Dan itu dilakukan secara resmi dan anda bisa melihat langitselatan sebagai penyadurnya di web UNAWE. Space scoop merupakan artikel yang dibuat untuk anak dan disediakan dalam berbagai versi bahasa. Semua saduran space scoop dilakukan dalam jaringan Universe Awareness sebagai penyedia space scoop berbahasa Inggris. Kalau anda ingin membaca space scoop dalam bahasa yang lain silahkan klik taut sumber ke unawe dan temukan juga seluruh terjemahan dari berbagai belahan dunia.

      Di langitselatan anda juga bisa membaca tulisan-tulisan sendiri dari para astronom indonesia.