fbpx
langitselatan
Beranda » Astronomy in Harry Potter’s Characters

Astronomy in Harry Potter’s Characters

Mungkin ketika membaca judul artikel ini, kamu tidak bisa membayangkan apa maksud di balik kata-kata tersebut. Tetapi tenang saja, pada kali ini kita akan membahas tentang astronomi terutama bintang, bukan hanya tentang film Harry Potter.

Harry Potter

Bagi kalian penggemar Harry Potter, apakah kamu mengenal keluarga Black di film Harry Potter? Sirius Black, ayah baptis harry, sahabat baik James dan Lily Potter. Apakah kamu menyadari bahwa Sirius merupakan nama salah satu bintang terang? Ternyata memang J.K Rowling, penulis novel terkenal Harry Potter, mengambil nama Sirius pada karakter Sirius Black mengacu kepada Sirius, bintang terang di langit malam. Tidak hanya Sirus, tetapi juga masih ada beberapa karakter lain pada keluarga Black yang diambil dari nama bintang atau rasi bintang. Apakah kalian ingat pada salah satu adegan film Harry Potter episode 5, saat Sirius memperlihatkan kepada Harry, pohon keluarga Black yang tergambar di dinding rumah Black? Pada adegan ini, kalian dapat lihat bahwa sebagian nama dari keluarga Black merupakan nama bintang atau rasi bintang.

Diagram keluarga Black.

Sebenarnya jika kalian lihat pada diagram keluarga Black diatas, banyak dari anggota keluarga Black yang merupakan perwujudan dari nama-nama astronomi, namun kita hanya akan membahas beberapa karakter yang telah kita kenal. Mari kita simak satu-persatu.

Sirius Black.
Seperti yang telah kita bahas diatas, Sirius adalah ayah baptis Harry, sahabat dari James dan Lily Potter.

Sirius berwarna biru dan merupakan salah satu bintang terang pada rasi Canis Major (Great Dog), Sirius = “the dog star”. Oleh karena itu, perwujudan Sirius saat Ia sedang menyamar jadi bentuk lain (animagus) adalah seekor anjing.

Bellatrix (Black) Lestrange.
Sepupu Sirius yang telah membunuh Sirius, salah satu anak buah setia Voldemort, anggota Death Eater. Bellatix merupakan bintang terang ketiga pada rasi Orion (Great Hunger), setelah Rigel dan Betelgeuse. Dalam bahasa Latin, Bellatrix = “female warrior”. Sesuai dengan arti tersebut, Bellatrix merupakan satu-satunya prajurit wanita yang setia pada Voldemort. Seperti pada astronomi, Bellatrix satu-satunya bintang yang digambarkan sebagai seorang wanita pada rasi Orion yang digambarkan sebagai seorang laki-laki.

Regulus Arcturus Black (R.A.B)
Adik laki-laki Sirius, seorang Death Eater, sosok misterius yang muncul pada akhir Harry Potter episode 6. Seseorang yang mencuri kalung Horcrux yang sedang dicari oleh Harry, Ron, dan Hermione. Mereka menemukan arti dari R.A.B pada salah satu pintu kamar di rumah Sirius, yang menunjukkan kepanjangan dari Regulus Arcturus Black.

Regulus merupakan bintang paling terang pada rasi bintang Leo sehingga biasa dikenal sebagai alpha Leo. Regulus merupakan sistem bintang ganda yang terdiri dari empat bintang, sedangkan Arcturus adalah alpha Bootes. Arcturus merupakan salah satu bintang terang di langit sebelah utara, berwarna orange kekuningan.

Draco Malfoy.
Penghuni asrama Slytherin, sangat iri dengan keberuntungan yang dimiliki Harry Potter dan akhirnya menjadi salah seorang Death Eater. Anak laki-laki dari Lucius Malfoy dan Narcissa Malfoy. Narcissa adalah saudara perempuan dari Bellatrix, sehingga Draco Malfoy merupakan salah satu anggota keluarga Black.

Draco adalah rasi bintang di langit utara yang biasa digambarkan dengan bentuk naga. Dalam bahasa latin berarti Dragon. Rasi bintang Draco merupakan rasi bintang ‘circumpolar’ yaitu rasi bintang yang tidak pernah tenggelam (tidak pernah berada di bawah horizon), selalu terlihat setiap malam pada lintang utara, karena letaknya berada di sekitar kutub. Rasi bintang ini terletak dekat dengan rasi Little Dipper atau Ursa minor.

Rasi bintang Draco.

Itulah karakter-karakter pada novel Harry Potter yang ternyata berasal dari nama bintang yang telah kita kenal dan dapat kita amati dari Indonesia. Seorang novelis terkenal J.K Rowling yang novelnya dibaca di berbagai belahan dunia ‘mungkin’ menyenangi astronomi sehingga Ia mengambil nama-nama tersebut sebagai karakter pada novelnya. Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian pernah berpikir untuk memberi nama pada sesuatu yang kalian sukai dengan nama salah satu bintang atau objek langit lain, seperti pada boneka kalian, binatang peliharaan, laptop, atau mungkin nama anak kalian kelak? Dan mengapa nama bintang tersebut yang kalian pilih, pasti ada makna tertentu di balik hal itu bukan? 😀

Ajeng Tri Handini

Ajeng Tri Handini

alumni astronomi ITB yang saat ini ikut bergabung dengan tim Indonesia Mengajar.

7 komentar

Tulis komentar dan diskusi di sini

  • menarik sekali. barang kali perlu juga diteliti karakter bintang lainya, jangan jangan ada yang sama dengan cerita mang kabayan, sangkuriang, sabda palon, dan lain2, terima kasih.

  • oya mau tanya, knapa di indonesia bintang2 ga terlihat banyak seperti di luar negri itu, hingga milky way terlihat???

    • Indonesia-nya dimana dulu? kalau di kota dan area yang padat polusi cahaya jelas ga terlihat. tapi kalau ke area yg jauh dari polusi cahaya maka bintang2 dan milky way bisa terlihat

      • Betul mba, d Sumedang sangat jelas sabuknya 😀
        di Kuningan lumayan sih, terlihat sedikit hehehe

  • salah satu daya tari pariwisata di bali saat malam hari raya nyepi..keindahan malam yg tiada tara.,
    lagi akan di penuhin bintang,tidak pernah dilihat sebelumnya…
    karena pada hari itu bali mengalami gelap total selama malam hari…

    selamat menikmati liburan bintang dibali