Kami dari langitselatan, mengucapkan Selamat Idul Fitri 1435 H. Minal 'Aidin wal-Faizin.
Wajah Hantu di Langit Reviewed by Momizat on . Pernahkah kalian menatap awan dan melihat bentuk-bentuk seperti benda dan orang di sana? Nah, astronom juga melakukan hal yang sama ketika memandang langit. [ca Pernahkah kalian menatap awan dan melihat bentuk-bentuk seperti benda dan orang di sana? Nah, astronom juga melakukan hal yang sama ketika memandang langit. [ca Rating:

Wajah Hantu di Langit



Pernahkah kalian menatap awan dan melihat bentuk-bentuk seperti benda dan orang di sana? Nah, astronom juga melakukan hal yang sama ketika memandang langit.

NGC 3324 aka Nebula Gabriela Mistral. Kredit : ESO

Foto ini menampakkan awan gas dan debu di ruang angkasa, atau biasa disebut nebula. Bintang-bintang baru dilahirkan di nebula, dan tempat-tempat seperti ini disebut daerah pembentukan bintang. Bintang-bintang yang baru lahir ini sangatlah panas dan menyebabkan gas dalam awan-awan tersebut berpendar terang sehingga kita bisa melihat awan itu melalui teleskop.

Sebagian awan-awan ruang angkasa ini dinamai berdasarkan kemiripan penampakannya dengan suatu benda, misalnya Nebula Kepala Kuda. Nah, tahukah kalian mengapa nebula di foto ini disebut Nebula Gabriela Mistral? Ikuti petunjuk berikut: klik foto tadi supaya kalian bisa melihat keseluruhan foto. Kemudian lihat baik-baik pinggiran sebelah kanan dari area yang berwarna merah muda.

Bagaimana? Bisakah kalian melihat garis bentuk wajah manusia? Para astronom menganggapnya sangat mirip dengan wajah penyair terkenal dari Chili bernama Gabriela Mistral. (Lihat foto di bawahuntuk membandingkan nebula tadi dengan wajah sang penyair.) Serem nggak sih?!

Perbandingan bentuk wajah penyair Gabriela Mistral dan NGC 3324. Kredit : verschatse.cl

Fakta menarik : Hubungan antara sang penyair dan astronomi bahkan lebih kuat karena Gabriela Mistral dilahirkan di sebuah wilayah di Chili yang menjadi tempat tinggal beberapa teleskop besar.

Sumber: Space Scoop Universe Awareness

Profil Penulis

bukan wonder woman

menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.

Tulisan di LS : 151

Tulis komentar dan diskusi...


1 Komentar di artikel ini

Log in | disclaimer | kontak kami | tanya LS © 2007 - langitselatan. All rights reserved

Scroll to top