Menikmati Hujan Meteor Orionid
Sekitar seminggu yang lalu, ramai diberitakan di masyarakat tentang adanya kejadian Hujan Meteor Orionid. Pastinya ini menarik perhatian, banyak yang penasaran untuk melihat meteor ini.
Tentunya pertanyaan yang pertama adalah, dengan apa kita melihat? Pertanyaan menarik, dan jawabannya tidaklah sulit. Kita tidak membutuhkan peralatan yang rumit-rumit, hanya dibutuhkan langit yang gelap, bermodalkan mata telanjang, posisi duduk yang nyaman, makanan dan minuman menemani menonton, dan tentu saja kesabaran, maka kita bisa menikmati hujan meteor tersebut.
Tetapi pertanyaan berikutnya, di mana sih Orion? Bisa saja kita mencarinya mempergunakan perangkat lunak seperti Stellarium, ataupun peta bintang; tetapi akan lebih mudah kalau kita mengenal secara akrab apa yang kita lihat itu adalah yang benar-benar di langit. Dibutuhkan perkenalan yang akrab dengan langit, sehingga apabila ada peristiwa-peristiwa serupa akan terjadi lagi (sebagaimana biasa disampaikan di langitselatan), maka kita sudah dengan mudah bisa menemukannya.
Maka apabila ada kesempatan langit yang gelap bersahabat, pergilah keluar, kenalilah bintang-bintang di langit, siapa tahu ada kejadian menarik yang muncul untuk dinikmati, lagipula, banyak obyek-obyek menarik yang selalu hadir menghiasi langit malam, seperti si tujuh bidadari Pleiades di Taurus, atau awan Nebula Orion yang indah. Jadi, mari kita nikmati langit malam!

Trail Hujan Meteor Orionid yang diambil di LAPAN Tanjung Sari. Kredit : Nggieng
nggieng jebolan magister astronomi ITB, astronom yang nyambi jadi jurnalis & penulis. Punya hobi dari fotografi sampe bikin komik, pokoknya semua yang berhubungan dengan warna, sampai-sampai pekerjaan utamanya adalah seperti dokter bedah forensik, tapi alih-alih ngevisum korban, yang di visum adalah cahaya, seperti juga cahaya matahari bisa diurai jadi warna cahaya pelangi. Maka oleh nggieng, cahaya bintang (termasuk matahari), bisa dibeleh2 dan dipelajari isinya.Email this author | All posts by nggieng
12 Comments
Aturan Dalam Memberi komentar :
- Jika anda sudah memiliki akun di langitselatan, silahkan log masuk untuk memberi komentar
- Admin dan Moderator berhak untuk memoderasi setiap komentar yang masuk
- Diharapkan menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
- Bersikap Baik - Tidak menyerang pembaca yang lain ataupun penulis
- Dilarang memberikan komentar yang mengarah pada hal-hal terkait SARA.
- Berikan komentar yang singkat - Tidak menuliskan komentar yang bahkan lebih panjang dari artikel yang ada.
- Dilarang mengiklankan produk, jasa, dll.
- Jika melanggar, komentar akan langsung kami hapus












waow keren banget tp sayangnya saya ga bisa ngeliat soalnya di daerah saya polusi cahayanya gede banget ….huhu
Aku juga sedih banget, pas tanggal munculnya meter, malah mendung tiap hari….. mudah-mudahan Leonid nanti gak terhalang mendung. Mendung pergi jauh sanaaaaaa !!!!!!
aku telat baca artikel nyaaaa!!!!!!
T_____T
harus sering update!!!!
jangan kuatir, nanti 12 November masih ada Taurid Meteor Shower & 17 November ada Leonid Meteor Shower, siap2!
lihat dari mana ya???
Kelewataaaaaaaan….!!!
kok aq nggak pernah bisa lihat ya dari dulu……………………!!!!!!!!!!!!!!!11
kapan-kapan kirimin aq berita di e-mail aq yoWhhhhhhhhhh……………….
makaci……………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Kelewatan……!!!!!>_< telat bc artikelna hiks. Moga2 pas da lg bs liat. Desember 2009 da kn? Langit Jgn mendung ya. Please!!!!
ada, Geminids 13-14 desember
wah, jangan sampe klewat yang Geminds!! ~siapsiap mode on *__*~
bisa diliat di sebelah mana yak? kira2 jam berapa?
dr indonesia, rasi bintang gemini terlihat di atas, ke arah timur laut, menjelang tengah malam.