Ketika Air Tanah Indonesia Terancam Arsenik

By nggieng • Jul 13th, 2008 at 1:32 pm • Category: Bumi

Masih ingat kasus Munir, tokoh pembela HAM yang harus mati diracun arsenik? Arsenik adalah zat yang sangat beracun, yang tidak berbau dan tidak berasa; sehingga sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh manusia, terutama bila tercampur pada air minum. Tetapi bagaimana bila arsenik kemudian beredar bebas di alam?

Studi terkini dalam Journal Nature Geoscience menunjukkan bahwa, ancaman arsenik telah mengkontaminasi beberapa wilayah di Asia Tenggara! Dari studi di delta Irrawady di myanmar dan pulau Sumatra, Indonesia, ditemukan bahwa air bawah tanah di daerah tersebut telah terkontaminasi oleh arsenik.

Studi geologi menggunakan fitur-fitur geologi dan unsur kimiawi tanah, peneliti telah memetakan beberapa titik panas yang didugan menjadi daerah resiko arsenik. Dari analisis diperkirakan ada sekitar satu juta hektar pantai timur Sumatra berisiko tercemar arsenik. Daerah yang kaya akan sedimen organik yang mengandung pasir halus sedimentasi (silt) dan tanah liat mempunyai kecenderungan untuk mudah terkontaminasi oleh arsenik. Karena merupakan sedimentasi muda yang mungkin sekali melepaskan arsenik dari dalam material sedimentasinya.

Informasi ini diharapkan menjadi perhatian bagi pihak berwenang dalam memerpsiapkan sumur-sumur atau fasilitas air yang harus memperhatikan resiko tinggi kontaminasi arsenik. Sampai saat ini studi arsenik masih sangat sulit dilakukan karena biayanya sangat tinggi dan memakan waktu yang panjang. Sampai saat ini studi yang dilakukan adalah melakukan pemetaan geologi permukaan yang mengidentifikasi pada air tanah yang dangkal, tetapi belum bisa mengatakan seberapa dalam arsenik dalam air tanah.

disarikan dari: Physorg

Share/Save/Bookmark
Share/Save/Bookmark



Tagged as: ,

nggieng Mahasiswa magister astronomi ITB yang semenjak S1, sudah terlibat dalam berbagai kegiatan jurnalistik dan penulisan buku ilmiah popular. Kendati mengambil pendidikan di Astronomi ITB, tetapi tidak menghentikan minat untuk terlibat dalam dunia jurnalistik. Pengalaman jurnalistik semenjak di kampus a.l., Pemred Majalah KMK ITB "Lentera", Redaksi Pelaksana Majalah Astronomi "Asteroid", terlibat dalam penerbitan buku "Perjalanan Mengenal Astronomi", sampai dengan penerbitan Internasional, dan sekarang terlibat aktif sebagai reporter & fotografer di Komunitas Astronomi langitselatan.
Email this author | All posts by nggieng

«« Roket Indonesia, Kenapa Tidak Kita Buat Sendiri?
Asal Usul Meteorit Mulai Terkuak »»

5 Responses »

  1. dua rekan saya melakukan penelitian tentang kasus arsenik. satu studi di Ghana, kebetulan dia Ghanaian dan satu lagi studi di Bangladesh. Di peta tentang negara-negara yang saat ini terkena rawan Arsenik, kedua negara tersebut termasuk yang terparah.

    Mungkin kita perlu info lebih lanjut tentang lokasinya di pulau Sumatera, maksudnya peta penyebaran detailnya. Dari presentasi2x rekan2x saya di atas, gejala yang ditimbulkan oleh arsenik adalah kulit para penderita seperti tergerogoti, seperti gatal yang disebabkan dari dalam. Ngeri melihatnya.

  2. [...] Disadur dari : LangitSelatan.Com [...]

  3. peta penyebaran kebocoran arsenik itu tidak mudah dilakukan, tetapi apabila memang pihak-pihak penyedia pemetaan satelit mau melakukan untuk kepentingan nasional, itu bisa saja dilakukan.

    tetapi, ya kita lihat sendiri lah, negri kita ini .. kenapa kita harus tahu kondisi negri kita dari jurnal-jurnal luar negri alih-alih usaha kita sendiri? :)

  4. [...] come the drought, flood, added by forest fire, and recently the tornado. And in the near future, the arsenic contamination will coming to play. Surely all those situations not just a surmise, but on the contrary an epitomizing of problems, [...]

  5. arsenik yang berbahaya.,.,.,?
    arsenik organik atau anorganik?|

Leave a Reply