Hujan Meteor Gemini

By ivie • Dec 14th, 2007 at 10:03 am • Category: Meteor, News, Observasi

Malam ini 14 Desember, di penghujung tahun 2007 ini, kita bisa menikmati indahnya puncak hujan meteor jika cuaca memungkinkan alias tidak hujan. Hujan meteor geminid atau Geminid Shower biasanya terjadi setiap bulan Desember pada tanggal 7 -17 Desember.

Hujan meteor geminid, akan terlihat muncul di arah timur laut dari Rasi Gemini yang aka terbit pukul 20.00 WIB pada tanggal 14 Desember 2007. Pada saat puncak, diperkirakan meteor Geminid dapat menampakkan sampai 120 meteor setiap jam dengan kecepatan 35 km/s. Meteor di Rasi Gemini ini juga merupakan meteor yang berasal dari debu komet saat komet melintasi Matahari.

Hujan meteor Geminid pertama kali diketahui tahun 1862. Pada saat itu hanya terjadi 15 meteor/jam. Pada tahun 1983, satelit IRAS (infrared Astronomical satellite) menemukan objek disebelah kanan Gemini yang kemudian menjadi sumber dari meteor Gemini. Objek aneh tersebut mirip asteroid dibanding komet dan bernama 3200 Phaethon. Bisa jadi 3200 Phaethon ini merupakan asteroid yang enabrak asteroid lainnya sehingga menyisakan debu dan batuan kecil. Atau bisa juga 3200 Phaethon ini merupakan komet tua yang sudah mati dan kehilangan seluruh esnya.

So buat temen-temen yang pengen ngamat.. kudu persiapan.. pake jaket, selimut, bawa cemilan, pasang mp3 player hehehehe biar nyaman deh.. jangan lupa bawa senter buat ngeliat peta langit.

Share/Save/Bookmark
Share/Save/Bookmark



Tagged as:

ivie Astronom dan Sains komunikator yang aktif menulis di langitselatan.com. Menyelesaikan tahap sarjana dan pasca sarjana dari Astronomi ITB dengan topik kajian Tata Surya dan Extrasolar Planet khususnya tentang dinamika sistem planet. Terlibat dalam riset KK Tata Surya Astronomi ITB untuk tinjauan pembentukan sistem Tata Surya dan Extrasolar Planet. Saat ini ia sedang melakukan riset dinamika sistem planet dan mengelola langitselatan.
Email this author | All posts by ivie

«« Observatorium Bosscha: Cagar Ilmu Pengetahuan, Budaya dan Peradaban Manusia
Wisma Kerkhoven, Museum Astronomi Pertama di Indonesia »»

4 Responses »

  1. sudah ada hasil pengamatan ini? bagi-bagi ceritanya dong :) apakah bisa dilihat dengan mata telanjang? (maaf, gak terlalu ngerti astronomi, cuma suka memandangi langit aja)

    salam!

  2. sepertinya temen2 yg di jogja berhasil mengamati meteor. kalo yg di bandung saya kurang tahu apakah ada yg pengamatan. karena cuaca sata itu tidak memungkinkan.

  3. Hwaaaa…!!!!
    Menyebalkan! T_T
    Aku ga bisa lihat hujan meteornya… ~_~
    Di Jakarta Timur mendung banget!

  4. sebreL,,,,,,,,,,,senarang mendung banged….!!
    gag bisa liad ujan meteorna…
    jam 11 mlm malah ujan aer,,bukan meteor…
    hmfh….

Leave a Reply