<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Astronom Radio? Kenapa Tidak?</title>
	<atom:link href="http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/</link>
	<description>weblog astronomi indonesia</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 10:39:11 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: andina</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-2087</link>
		<dc:creator>andina</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 19:05:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-2087</guid>
		<description>oh ya di
pak onno purbo itu sudah bukan dosen ITB
beliau sudah lama pensiun .
nampaknya adi harus recheck lagi deh :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oh ya di<br />
pak onno purbo itu sudah bukan dosen ITB<br />
beliau sudah lama pensiun .<br />
nampaknya adi harus recheck lagi deh <img src='http://langitselatan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andina</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-2086</link>
		<dc:creator>andina</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 19:04:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-2086</guid>
		<description>hai adi apa kabar ?
dina doain 
semoga sukses dan jadi ilmuwan yg bermanfaat bagi nusa bangsa juga agama

andina_kartika</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hai adi apa kabar ?<br />
dina doain<br />
semoga sukses dan jadi ilmuwan yg bermanfaat bagi nusa bangsa juga agama</p>
<p>andina_kartika</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi_astro</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-1221</link>
		<dc:creator>adi_astro</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 15:32:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-1221</guid>
		<description>Untuk Andreas, kalo saya tidak keliru, Dr. Onno W. Purbo itu dosen elektro di ITB ya? namanya seperti tidak asing :)
Ide untuk bekerja sama dengan komunitas amatir radio atau ORARI adalah ide yang sangat bagus. Apakah anda tertarik untuk mencobanya? Saya sangat berharap ada diantara rekan-rekan yang mau mencoba untuk memulainya :D

Untuk lukman, mendeteksi meteor dengan menggunakan receiver FM memang mudah, tapi jika kondisi pengamatan mendukung. Setau saya, idenya adalah mencoba menangkap siaran radio, dimana lokasi pemancar dan pengamat terpisah cukup jauh, dan dihalangi oleh bukit/gunung. Sehingga, jika siaran dapat dideteksi, maka dapat disimpulkan bahwa sinyal yang diterima adalah hasil pantulan dari meteor. Saya belum tau kalo ada teori/alasan yang lain mengenai deteksi meteor dengan receiver fm. Nah, jika kondisi anda ditengah-tengah kota, teknik deteksi ini sepertinya sulit untuk dilakukan. 
Kecuali, anda buat sendiri pemancarnya, pancarkan sinyal yang berbeda dengan sinyal-sinyal radio fm lain, dan coba deteksi kembali. Ini artinya anda memasuki dunia Radar Astronomy :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Andreas, kalo saya tidak keliru, Dr. Onno W. Purbo itu dosen elektro di ITB ya? namanya seperti tidak asing <img src='http://langitselatan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Ide untuk bekerja sama dengan komunitas amatir radio atau ORARI adalah ide yang sangat bagus. Apakah anda tertarik untuk mencobanya? Saya sangat berharap ada diantara rekan-rekan yang mau mencoba untuk memulainya <img src='http://langitselatan.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk lukman, mendeteksi meteor dengan menggunakan receiver FM memang mudah, tapi jika kondisi pengamatan mendukung. Setau saya, idenya adalah mencoba menangkap siaran radio, dimana lokasi pemancar dan pengamat terpisah cukup jauh, dan dihalangi oleh bukit/gunung. Sehingga, jika siaran dapat dideteksi, maka dapat disimpulkan bahwa sinyal yang diterima adalah hasil pantulan dari meteor. Saya belum tau kalo ada teori/alasan yang lain mengenai deteksi meteor dengan receiver fm. Nah, jika kondisi anda ditengah-tengah kota, teknik deteksi ini sepertinya sulit untuk dilakukan.<br />
Kecuali, anda buat sendiri pemancarnya, pancarkan sinyal yang berbeda dengan sinyal-sinyal radio fm lain, dan coba deteksi kembali. Ini artinya anda memasuki dunia Radar Astronomy <img src='http://langitselatan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lukman</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-776</link>
		<dc:creator>lukman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Sep 2007 06:38:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-776</guid>
		<description>mau nambahin...

ada yang "lebih mudah" lagi yaitu mendeteksi meteor menggunakan radio penerima FM yang freq 88 - 108MHz itu lho. 

saya sudah pernah coba, berhubung tidak telaten sudah dibongkar lagi. 

kalau penasaran coba di google dgn kata cari  "meteor radio detection".

selamat mencoba.  salam astronomi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau nambahin&#8230;</p>
<p>ada yang &#8220;lebih mudah&#8221; lagi yaitu mendeteksi meteor menggunakan radio penerima FM yang freq 88 - 108MHz itu lho. </p>
<p>saya sudah pernah coba, berhubung tidak telaten sudah dibongkar lagi. </p>
<p>kalau penasaran coba di google dgn kata cari  &#8220;meteor radio detection&#8221;.</p>
<p>selamat mencoba.  salam astronomi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andreas</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-709</link>
		<dc:creator>andreas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 04:52:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-709</guid>
		<description>Radio Astronomi?
Kalo frekuensi yang diperlukan ada di kisaran 20Mc, berarti kita bermain di HF...
Lha kenapa tidak menjalin kerjasama dengan Amatir Radio atau ORARI saja? Di club station ORARI pasti ada perangkat komunikasi HF berikut antena yang sangat layak...
Banyak lho anggota ORARI yang berminat dalam pengembangan ilmu...coba aja kontak dengan Dr. Onno W Purbo, beliau juga anggota ORARI aktif.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Radio Astronomi?<br />
Kalo frekuensi yang diperlukan ada di kisaran 20Mc, berarti kita bermain di HF&#8230;<br />
Lha kenapa tidak menjalin kerjasama dengan Amatir Radio atau ORARI saja? Di club station ORARI pasti ada perangkat komunikasi HF berikut antena yang sangat layak&#8230;<br />
Banyak lho anggota ORARI yang berminat dalam pengembangan ilmu&#8230;coba aja kontak dengan Dr. Onno W Purbo, beliau juga anggota ORARI aktif.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Radial Anwar</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-344</link>
		<dc:creator>Radial Anwar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2007 00:35:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-344</guid>
		<description>untuk db, selamat mencoba. bagi2 ya ntar pengalamannya. "kucuba", kok sepertinya aksen ini familiar ya....?

untuk says 4x, kalo di indonesia, setau saya satu2nya tempat ya di ITB.  mengenai masa depan anda, anda sendirilah yang harus memutuskan, ingin masa depan yang cerah, atau sebaliknya. tidak ada jaminan suatu disiplin ilmu dapat membuat masa depan anda cerah atau suram.

untuk aq diciniiiii, kenapa harus "nunggu"? kenapa ga "mulai"? kalo anda berhasil, ada kemungkinan andalah astronom radio pertama di bekasi :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk db, selamat mencoba. bagi2 ya ntar pengalamannya. &#8220;kucuba&#8221;, kok sepertinya aksen ini familiar ya&#8230;.?</p>
<p>untuk says 4x, kalo di indonesia, setau saya satu2nya tempat ya di ITB.  mengenai masa depan anda, anda sendirilah yang harus memutuskan, ingin masa depan yang cerah, atau sebaliknya. tidak ada jaminan suatu disiplin ilmu dapat membuat masa depan anda cerah atau suram.</p>
<p>untuk aq diciniiiii, kenapa harus &#8220;nunggu&#8221;? kenapa ga &#8220;mulai&#8221;? kalo anda berhasil, ada kemungkinan andalah astronom radio pertama di bekasi <img src='http://langitselatan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aq diciniiiii</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-342</link>
		<dc:creator>aq diciniiiii</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 14:09:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-342</guid>
		<description>berapa lama kita kudu nunggu buat adanya RADIO ASTRONOMI ini?
duuuhh.. adain di bekasii yaaaaaaaaaaaaaaaaa.. TT__________TT</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berapa lama kita kudu nunggu buat adanya RADIO ASTRONOMI ini?<br />
duuuhh.. adain di bekasii yaaaaaaaaaaaaaaaaa.. TT__________TT</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: says says says says</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-341</link>
		<dc:creator>says says says says</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 14:06:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-341</guid>
		<description>Kalo mw kul astronomi bagusnya dimana??
Terjamin gga nt masa depannya? (ya iyalah,guoblok)..
Plz d blzzzzzzz!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo mw kul astronomi bagusnya dimana??<br />
Terjamin gga nt masa depannya? (ya iyalah,guoblok)..<br />
Plz d blzzzzzzz!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DeWan9_bLaCk_PaRadE</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-340</link>
		<dc:creator>DeWan9_bLaCk_PaRadE</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 14:03:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-340</guid>
		<description>SETUJUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SETUJUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: db</title>
		<link>http://langitselatan.com/2007/08/02/astronom-radio-kenapa-tidak/comment-page-1/#comment-339</link>
		<dc:creator>db</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 10:30:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://langitselatan.com/2007/08/02/membangun-awarreness-radio-astronomi-di-indonesia/#comment-339</guid>
		<description>menarik !!

suatu saat kucuba.


in-partibus infidelium,
db</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menarik !!</p>
<p>suatu saat kucuba.</p>
<p>in-partibus infidelium,<br />
db</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
