Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi: Inconvenient Truth

Kelas Filsafat Sains Program Magister Astronomi ITB mengadakan kegiatan (bagian dari diskusi rutin perkuliahan) nonbar alias nonton bareng. Film yang diangkat adalah An Inconvenient Truth. Film ini mengusung isu global warming, krisis yang dihadapi dunia saat ini. Berminat? Silahkan datang dan menikmati (plus merenung-renung) serta berdiskusi. Kegiatan bertempat di Ruang Seminar 2 Program Studi Astronomi ITB pada tanggal 1 Mei 2007 pukul 9:00 WIB.

poster_aninconvenienttruthposter.jpg







Ratna Ratna menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister astronomi di Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung. Ia bergabung dengan sub Kelompok Keahlian Tata Surya dan menekuni bidang extrasolar planet khususnya mengenai habitable zone (zona layak-huni). Ia juga menaruh minat pada observasi transiting extrasolar planet.



7 Komentar untuk “Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi: Inconvenient Truth”

  1. cute says:

    Bagus, tp lamanya itu lho, ngalahin film India… ;p Pas pertama kali nonton, tertidur dgn suksesnya… Hahaha!

    Manusia mgkn dah keblinger dgn duniawi. Hanya krn kepentingan politik n’ ekonomi, hal yg bs bikin kedua ini gak berarti saat bumi hancur diabaikan begitu saja…

    Sebenernya bgs untuk bisa menyadarkan org agar lbh cinta pada lingkungannya tp mgkn krn aq dah cinta ma lingkungan jd gak ngaruh sepertinya. Halah!

    Mencintai bumi kita hrs dimulai dr diri sendiri n’ kl bisa saling mengingatkan… Aq pernah negur temenq waktu dia mau buang bungkus permen ke jalan. Aq blg, sebungkus permen yg dia buang itu bisa bikin Jakarta banjir lbh parah drpd thn 2007. Agak gak rasional mgkn. Tp kl menurut butterfly effect, semua itu mgkn kan… N’ kayaknya dia mulai segan untuk buang sampah sembarangan lagi.. Setidaknya, dia gak buang sampah sembarangan di depanq… Hehehe!

    Ya, gitu deh…

  2. nupian says:

    film ini luar biasa bisa digunakan untuk mempersuasi masyarakat agar mereka mulai mau menghentikan pemanasan global ini. Film ini bisa banget dijadikan tontonan semua umur, ajak keluargamu untuk menonotonnya, dan untuk para orang tua berilah penjelasan pada anak – anak tentang pentingnya menjaga lingkungan. Ini semua demi keselamatan bumi tempat tinggal kita (just like what al gore said)

  3. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  4. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  5. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  6. ariel says:

    Hi…
    kebetulan saya buka web ini.
    saya tertarik nonton film ini, tapi rasanya ini bukan film yang gampang disewa di rental2 vcd ya? gimana cara dapetinnya ya.
    fyi, saya seorang calon pendeta (protestan) yang saat ini sedang antusias mengkampanyekan isu penyelamatan bumi dari kehancuran kepada umat. mungkin film ini cocok unuk diputar di gereja kami sebagai sebuah bentuk persuasi terhadap umat agar lebih peduli bumi,
    mohon info dan bantuannya
    thanks sebelumnya

  7. ivie says:

    ariel, kami punya filmnya, tapi anda dimana ya? tapi setau saya film ini juga dijual bebas di tempat penjualan dvd.

  8. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  9. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  10. [...] >> foto/poster diambil dari sini [...]

  11. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  12. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  13. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  14. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  15. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  16. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana itu.ba Tidak ada Komentar sejauh [...]

  17. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  18. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  19. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  20. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  21. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  22. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  23. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  24. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  25. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  26. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  27. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  28. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  29. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  30. [...] sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth” yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana [...]

  31. jovianandas says:

    saya suka dengan blog ini, kita jadi tahu apa sih global warming? yang secara umum masyarakat kita sama sekali tidak tahu makanan apa sih global warming? thank’s bro

  32. eco says:

    mantab juga yg ini…

Aturan Dalam Memberi komentar :

  1. Jika anda sudah memiliki akun di langitselatan, silahkan log masuk untuk memberi komentar
  2. Admin dan Moderator berhak untuk memoderasi setiap komentar yang masuk
  3. Diharapkan menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
  4. Bersikap Baik - Tidak menyerang pembaca yang lain ataupun penulis
  5. Dilarang memberikan komentar yang mengarah pada hal-hal terkait SARA.
  6. Berikan komentar yang singkat - Tidak menuliskan komentar yang bahkan lebih panjang dari artikel yang ada.
  7. Dilarang mengiklankan produk, jasa, dll.
  8. Jika melanggar, komentar akan langsung kami hapus

Beri Komentar